Pantang Menyerah Sebelum Juara, Kisah Chintiya Menaklukkan Tantangan
Pesantren Nuris – Rasa haru bercampur bangga menyelimuti hati Chintiya Ramadhani, siswi kelas XI MIPA 3 SMA Nuris Jember. Berangkat dari Ledokombo, Jember, ia berhasil membawa pulang medali perak Olimpiade Biologi dalam ajang “Airlangga Competition 20” yang diselenggarakan oleh Global Youth Competition Indonesia (GYCI), Minggu, 13 Agustus 2026. Prestasi tersebut menjadi buah dari kesungguhan belajar dan keberaniannya menantang diri untuk terus berkembang.
Bagi Chintiya, mengikuti kompetisi bukan semata-mata tentang mengejar sebuah medali. Ia menjadikan perlombaan sebagai kesempatan untuk mendapatkan pengalaman sekaligus memperluas wawasan. Keinginannya untuk belajar lebih banyak membuat Chintiya berani mencoba menghadapi soal-soal Biologi yang tidak selalu mudah.
“Awalnya saya mengikuti lomba ini untuk mencari pengalaman dan menambah wawasan. Alhamdulillah, ternyata saya bisa mendapatkan medali perak. Saya merasa sangat bahagia, terharu, dan bangga,” ungkap Chintiya.
Perjalanan menuju podium tentu tidak selalu berjalan mulus. Salah satu tantangan yang dirasakan Chintiya adalah ketika harus menghadapi soal-soal dengan tingkat kesulitan yang cukup rumit. Namun, kesulitan tersebut justru menjadi bagian dari proses yang membuatnya semakin tertantang untuk belajar dan memahami materi dengan lebih baik.
Untuk menghadapi kompetisi, Chintiya mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Ia berusaha memperdalam pemahaman Biologi dan tidak mudah menyerah ketika menemukan materi yang belum dikuasai. Baginya, kegigihan menjadi kunci penting dalam mengejar sebuah pencapaian.
“Motivasi saya adalah pantang menyerah sebelum menjadi juara. Kalau menemukan soal yang sulit, saya berusaha belajar lagi dan terus semangat dalam memahami Biologi,” tuturnya.
Di luar kegiatan pembelajaran, Chintiya juga aktif mengembangkan minat dan kemampuannya melalui ekstrakurikuler KIR Biokes dan gamelan. Beragam aktivitas tersebut menjadi ruang baginya untuk belajar, berproses, sekaligus melatih kedisiplinan. Pengalaman mengikuti kompetisi pun semakin menambah keyakinannya bahwa belajar dapat dilakukan melalui banyak cara.
(Baca juga: SMA Nuris Jember Kembali Berprestasi, Dwi Yuliati Raih Medali Perak Olimpiade Biologi Tingkat Nasional)
Putri dari Bapak Ahmad Hofi Ansori dan Ibu Siti Holifatur Rohmah itu kini memiliki cita-cita yang ingin diwujudkan melalui pendidikan. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Nuris Jember, Chintiya berharap dapat melanjutkan kuliah di universitas yang diinginkannya. Ia juga ingin setiap langkah yang ditempuhnya kelak menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua.
“Semoga saya bisa terus semangat belajar, bisa kuliah di universitas yang saya inginkan, dan membuat orang tua bahagia serta bangga,” harap Chintiya.
Selamat dan sukses untuk Chintiya Ramadhani atas capaian medali perak Olimpiade Biologi “Airlangga Competition 20”. Semoga prestasi ini menjadi pijakan untuk meraih pencapaian-pencapaian berikutnya, sekaligus menginspirasi para santri dan pelajar lainnya untuk berani mencoba, tekun belajar, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. [RY.Red]
Nama : Chintiya Ramadhani
Alamat : Ledokombo, Jember
Kelas : XI MIPA 3
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Prestasi : Medali Perak Olimpiade Biologi “Airlangga Competition 20” yang diselenggarakan oleh Global Youth Competition Indonesia (GYCI) (Chintiya Ramadhani)_ Minggu, 13 Agustus 2026
