Sembilan Kitab Menjadi Jejak Perjalanan Ifa, SMP Nuris Jember Antar Wisudawan dengan Bekal Ilmu
Pesantren Nuris — Perjalanan Ruaifah Nurol Hidayah atau Ifa, siswi kelas IX G SMP Nuris Jember, mencapai titik istimewa ketika ia resmi menjadi wisudawan kitab pada 12 Mei 2026. Sebanyak sembilan kitab berhasil dituntaskannya, yakni Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, dan Kailani. Di balik pencapaian tersebut, Ifa harus berhadapan dengan keterbatasan waktu serta banyaknya hafalan, terlebih ketika belum memiliki jadwal khusus sehingga target hafalan sempat dianggap sepele. Namun, proses itu justru menjadi perjalanan berharga yang mengajarkannya bahwa belajar kitab bukan hanya tentang menghafal, melainkan memahami makna dan menerapkannya dalam kehidupan.
Prosesi Wisuda Kitab berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan ketika para siswa menerima penghargaan atas perjalanan mereka menuntaskan kitab yang telah dipelajari. Bagi Ifa, sembilan kitab yang berhasil diselesaikan menjadi bukti bahwa target yang sempat terasa berat akhirnya dapat dicapai ketika dijalani dengan kesungguhan. Perjalanan pendidikannya juga dihiasi Medali Emas Olimpiade IPA dalam Kejuaraan Sains Pelajar Indonesia (KSPI), Medali Perak Olimpiade IPA dalam Ajang Semarak Sains Nasional, serta Medali Perak Olimpiade Sains (IPA) dalam HOTS 3 Competition tingkat nasional. “Saya senang karena akan lulus menjadi wisudawan kitab,” ungkap Ifa, yang menjadikan momen tersebut sebagai salah satu penanda penting dalam perjalanan pendidikannya.
(Baca juga : Dari Lembar Kitab hingga Hari Wisuda, Talitha Tuntaskan 10 Kitab dengan Penuh Perjuangan)
Wali kelas Ifa turut menyampaikan apresiasi atas perjuangannya hingga berhasil menuntaskan sembilan kitab sebelum menyelesaikan pendidikan di SMP Nuris Jember. “Selamat untuk Ifa yang telah menyelesaikan sembilan kitab dengan segala proses dan tantangannya, semoga ilmu yang dipelajari tidak hanya tersimpan dalam hafalan, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan,” tutur wali kelasnya. Dukungan orang tua dan sekolah menjadi bagian penting yang menemani Ifa melewati proses belajar, terutama ketika ia harus membagi waktu antara berbagai aktivitas dan target hafalan. Dari target yang sempat tertunda hingga akhirnya berhasil diselesaikan, perjalanan Ifa ibarat langkah kecil yang perlahan membawa dirinya sampai ke gerbang wisuda.
Selepas menyelesaikan pendidikan di SMP Nuris Jember, Ifa berharap dapat terus menambah hafalan kitab meskipun telah meninggalkan sekolah tercintanya. Ia juga berharap dapat lulus dengan nilai yang memuaskan serta membawa pemahaman dan nilai-nilai kitab untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi Ifa, wisuda bukanlah halaman terakhir dari perjalanan ilmu, melainkan awal untuk menjaga apa yang telah dipelajari dan terus menambah bekal pengetahuan. Perjalanan tersebut sekaligus menjadi apresiasi bagi SMP Nuris Jember dan orang tua yang telah memberikan ruang, pendampingan, serta dorongan hingga para siswa mampu menutup masa SMP dengan ilmu yang menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh.[PUO.Red]
Nama : Ruaifah Nuroh Hidayah
Lembaga : SMP Nuris Jember
Kelas : IX G
Prestasi : Khatam 9 Kitab Kuning 2026
