Sukses dalam Olimpiade, Ais Naily Sania Lengkapi Prestasi Bahasa Indonesia SMA Nuris Jember dengan Medali Emas

Berawal dari Medali Perak, Ais Berlanjut Raih Dua Medali Emas di Kompetisi Bahasa Indonesia Tingkat Nasional

Pesantren Nuris – Satu prestasi menjadi pijakan untuk mengejar pencapaian berikutnya. Perjalanan itulah yang terlihat dari capaian Ais Naily Sania, siswi XII IPS 1 SMA Nuris Jember asal Kaliwining, Rambipuji, Jember. Dalam rentang beberapa bulan pada 2026, Ais berhasil menorehkan tiga prestasi di bidang bahasa Indonesia, dimulai dari medali perak hingga dua medali emas dalam kompetisi tingkat nasional.

Prestasi terbaru diraih Ais melalui Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia “Olimpiade Prestasi Indonesia” yang diselenggarakan oleh Smart Student dan HMIP FISIP UI pada Minggu, 9 Agustus 2026. Capaian tersebut melengkapi dua prestasi yang sebelumnya telah diraihnya pada Mei dan Juli.

Bagi Ais, mengikuti kompetisi bukan semata-mata tentang mendapatkan penghargaan. Setiap perlombaan menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan, menambah wawasan, sekaligus mengetahui bagian yang masih perlu diperbaiki. Ketertarikannya pada bahasa Indonesia membuatnya terus tertantang untuk mempelajari materi lebih jauh.

“Saya mengikuti lomba karena ingin mengembangkan kemampuan yang saya miliki, menambah wawasan, dan mendapatkan pengalaman. Dari lomba, saya juga bisa mengetahui sejauh mana kemampuan saya,” ungkap Ais.

Untuk menghadapi kompetisi, Ais mempersiapkan diri dengan mempelajari kembali materi bahasa Indonesia yang telah diperoleh di sekolah. Ia juga berlatih mengerjakan berbagai soal agar lebih terbiasa menghadapi pertanyaan dengan tingkat kesulitan yang beragam. Baginya, latihan tidak hanya membantu memahami materi, tetapi juga melatih ketelitian saat menentukan jawaban.

(Baca juga: Keren! Andien Sabet Medali Emas Olimpiade Biologi Tingkat Nasional untuk SMA Nuris Jember)

Salah satu tantangan yang dihadapinya adalah ketika menemukan soal dengan pilihan jawaban yang hampir memiliki makna serupa. Kondisi tersebut membuat Ais harus lebih cermat membaca pertanyaan dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Materi yang belum sepenuhnya dikuasai juga menjadi bagian dari tantangan yang harus ia hadapi melalui belajar dan latihan tambahan.

“Salah satu kesulitannya ketika ada pilihan jawaban yang hampir sama, sehingga harus benar-benar teliti. Kalau ada materi yang belum saya pahami, saya mencoba mempelajarinya kembali dan berlatih melalui soal-soal,” jelasnya.

Perjalanan prestasi Ais pada 2026 sebenarnya telah dimulai pada 10 Mei. Saat itu, ia berhasil memperoleh Medali Perak Olimpiade Bahasa Indonesia Lembaga Prestasi Belajar X HMD Geografi Universitas Indonesia tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia. Tidak berhenti pada medali perak, Ais kembali mengikuti kompetisi dan meraih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia “KSPI (Kompetisi Sains Pelajar Indonesia)” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional) pada 26 Juli 2026. Sebulan setelahnya, ia kembali mencatatkan medali emas melalui Olimpiade Prestasi Indonesia.

Rangkaian capaian tersebut membuat Ais semakin memahami bahwa prestasi membutuhkan proses yang berkelanjutan. Baginya, keberhasilan pada satu kompetisi bukan alasan untuk berhenti belajar, tetapi menjadi dorongan untuk mencoba tantangan berikutnya. Dukungan orang tua turut menjadi bagian penting dalam perjalanan Ais. Bapak Moh. Mahfudi dan Ibu Juna’edah memberikan dukungan serta dorongan agar Ais terus percaya pada kemampuan dirinya. Selain kegiatan pembelajaran, saat kelas X dan XI Ais juga aktif dalam ekstrakurikuler Paskibra, yang memberinya pengalaman mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama.

Ketika mengetahui dirinya kembali berhasil meraih medali emas, Ais merasakan kebahagiaan sekaligus rasa syukur. Baginya, capaian tersebut menjadi pengalaman berharga setelah melalui berbagai proses belajar dan latihan.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur. Setelah sebelumnya mendapatkan perak dan kemudian emas, saya semakin bersemangat untuk terus belajar dan mengikuti kompetisi lainnya,” tuturnya.

Ais yang memiliki cita-cita menjadi psikolog berharap pengalaman dari berbagai kompetisi dapat memberikan manfaat bagi masa depannya. Ia ingin terus memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan, dan tidak berhenti mencari pengalaman baru.

“Harapan saya, semoga saya bisa terus mengembangkan kemampuan, mendapatkan lebih banyak pengalaman, dan ilmu yang saya pelajari bisa bermanfaat untuk masa depan,” harapnya.

Perjalanan Ais dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi SMA Nuris Jember untuk tidak takut mencoba. Prestasi tidak harus dimulai dengan kemampuan yang sempurna, tetapi dapat tumbuh melalui kemauan belajar, latihan yang konsisten, dan keberanian mengambil kesempatan. [ANF. Red]

Nama                          : Ais Naily Sania

Alamat                        : Kaliwining, Rambipuji, Jember

Cita-cita                      : Psikolog

Kelas                           : XII IPS 1

Lembaga                    : SMA Nuris Jember

Prestasi                       : Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia “Olimpiade Prestasi Indonesia” yang diselenggarakan oleh Smart Student dan HMIP FISIP UI, Minggu, 9 Agustus 2026

Riwayat Prestasi        :

  • Medali Perak “Olimpiade Bahasa Indonesia Lembaga Prestasi Belajar X HMD Geografi Universitas Indonesia” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia, 10 Mei 2026
  • Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia “KSPI (Kompetisi Sains Pelajar Indonesia)” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional), 26 Juli 2026
Related Post