Dari Pengalaman Baru Menuju Podium Nasional, Natasya Terus Belajar dan Bertekad Membanggakan Keluarga serta Guru
Pesantren Nuris – Rasa penasaran untuk mencoba pengalaman berbeda justru mengantarkan Natasya Salsabila Puteri kembali naik podium. Setelah sebelumnya meraih medali perunggu Olimpiade Kedokteran KSPI tingkat nasional, siswi XI MIPA 1 Tahfiz Kitab SMA Nuris Jember itu kembali mencatatkan prestasi dengan memperoleh medali perunggu Olimpiade Kedokteran Airlangga Competition 20 yang diselenggarakan Global Youth Competition Indonesia (GYCI) pada 13 Agustus 2026.
Bagi Natasya, mengikuti perlombaan merupakan kesempatan untuk menguji diri sekaligus menambah pengalaman. Ia terdorong untuk mencoba bidang baru karena ingin berkembang, sekaligus memberikan kebanggaan bagi orang tua dan dirinya sendiri. Putri dari Bapak Ahmad Soim dan Ibu Roisatul Atizah tersebut juga membawa harapan besar untuk masa depannya, termasuk mewujudkan cita-cita memiliki klinik kecantikan, menjadi MUA, atau menjadi dokter kulit.
Namun, perjalanan menuju podium tidak selalu mudah. Natasya harus berhadapan dengan beberapa bentuk soal yang menurutnya cukup rumit. Bahkan, terdapat pertanyaan yang berbeda dengan apa yang telah dipelajarinya sehingga ia perlu berusaha memahami dan menyesuaikan diri dengan tipe soal yang muncul dalam perlombaan.
(Baca juga: Bahasa Indonesia Ditaklukkan, Zairotur Rohmah Persembahkan Medali Emas untuk SMA Nuris Jember)
Untuk mempersiapkan diri, ia tidak hanya mengandalkan materi yang telah diperoleh di sekolah. Natasya memperbanyak latihan soal yang diperkirakan relevan dengan kompetisi, membaca buku dari perpustakaan, serta mencari berbagai artikel sebagai bahan tambahan. Cara tersebut membantunya memperluas pemahaman sebelum menghadapi perlombaan.
“Ikuti semua perlombaan, urusan kalah atau menang itu belakangan. Yang terpenting adalah mendapatkan pengalaman dan berani untuk mengikuti lomba-lomba,” ungkap Natasya.
Siswi asal Bangsalsari, Jember, itu pun mengaku sangat senang dapat mengikuti kompetisi hingga akhirnya memperoleh juara. Rasa syukur turut menyertai pencapaiannya. Selain belajar dan mengikuti kompetisi, Natasya aktif dalam KIR Biokes, kegiatan yang selaras dengan ketertarikannya pada bidang kesehatan dan sains.
Prestasi tersebut semakin memperkuat tekad Natasya untuk terus berkembang. Ia berharap dapat melangkah lebih maju, membanggakan keluarga dan guru-gurunya, serta membuktikan kemampuan dirinya. Lebih jauh, ia ingin prestasi dan proses yang dijalaninya menjadi bagian dari perjalanan mewujudkan cita-cita serta keinginan terbaik bagi dirinya dan keluarga.
Kisah Natasya menunjukkan bahwa mencoba hal baru tidak selalu berakhir pada ketidakpastian. Bagi siswa-siswi SMA Nuris Jember, keberanian mengikuti kompetisi dapat menjadi langkah awal untuk menemukan kemampuan, pengalaman, dan prestasi baru. Teruslah mencoba hal-hal positif, belajar dari setiap proses, dan jangan menjadikan hasil sebagai alasan untuk berhenti melangkah. [ANF. Red]
Nama : Natasya Salsabila Puteri
Alamat : Bangsalsari, Jember
Hobi : Menulis. Membaca, Mencoba hal baru
Cita-Cita : Mempunyai Klinik Kecantikan / Mua / Dokter Kulit
Kelas : XI MIPA 1 Tahfiz Kitab
Lembaga : SMA Nuris Jember
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Kedokteran “Airlangga Competition 20” yang diselenggarakan oleh Global Youth Competition Indonesia (GYCI), Minggu, 13 Agustus 2026
Riwayat Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Kedokteran “KSPI (Kompetisi Sains Pelajar Idonesia) ” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional), 26 Juli 2026
