Fina Nailatul, Alumni MA Unggulan Nuris 2026, Menata Masa Depan Lewat Perencanaan Wilayah dan Kota

Dari panggung pidato ke ruang perencanaan, Fina membawa keberanian berbicara dan ketertarikannya pada STEM untuk menapaki dunia baru di Universitas Jember

 Pesantren Nuris — Tidak banyak yang menyangka bahwa pengalaman berdiri di panggung dan berbicara di hadapan banyak orang akan mengantarkan Fina Nailatul Izzah pada dunia perencanaan wilayah. Alumni MA Unggulan Nuris tahun 2026 tersebut kini menempuh pendidikan di Fakultas Teknik, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember.

Kabar diterima di perguruan tinggi disambut Fina dengan rasa senang. Pilihan terhadap Perencanaan Wilayah dan Kota lahir dari ketertarikannya pada bidang STEM. Selain itu, ia memang ingin tetap melanjutkan pendidikan di Jember.

Pilihan tersebut menjadi langkah baru bagi Fina untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang planner. Ia berharap kelak dapat menjadi future planner yang berdedikasi dan mampu memberikan kontribusi melalui bidang yang dipelajarinya.

Sebelum memasuki dunia perkuliahan, Fina telah memiliki pengalaman yang cukup beragam selama berada di lingkungan Nuris. Saat masih menjadi siswa MTs Unggulan Nuris, ia pernah bergabung dalam OSIM. Ketika melanjutkan ke MA, ia memilih tidak aktif dalam organisasi sekolah, tetapi tetap aktif di lingkungan pondok dengan bergabung dalam kepengurusan Divisi Keamanan.

Selain kegiatan kepengurusan, Fina juga mengikuti ekstrakurikuler public speaking. Kemampuan berbicara di depan umum tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu bidang yang membawanya meraih sejumlah prestasi.

(Baca juga: Fauzan Muhtar, Alumni MA Unggulan Nuris 2026, Menembus FTMD ITB Usai Sempat Ditolak FMIPA)

Namanya tercatat dalam berbagai kompetisi pidato dan speech tingkat nasional. Ia pernah meraih Juara 3 English Speech dalam National Speech Competition English Explore 2024 tingkat nasional yang diselenggarakan STKIP PGRI Bangkalan Madura. Ia juga meraih Juara Harapan 2 Speech Contest dalam Competition Ambitious Bright Generation 2024 tingkat nasional yang diselenggarakan UIN KHAS Jember.

Prestasi lainnya datang dari bidang yang sama, di antaranya medali emas Olimpiade Bahasa Inggris dan piala pidato Bahasa Inggris. Fina juga meraih Juara Harapan 2 Speech dalam NECESA 3.0 tingkat nasional yang diselenggarakan ESA UNIWARA Pasuruan.

Sementara itu, pada 2025, ia kembali membawa pulang prestasi melalui piala Bahana Muharram yang diselenggarakan Remas Al Baitul Amien Jember. Deretan capaian tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan public speaking yang ia tekuni selama sekolah terus berkembang melalui berbagai kesempatan berkompetisi.

Kini, Fina memasuki lingkungan yang berbeda. Dunia perkuliahan di Fakultas Teknik akan mempertemukannya dengan bidang perencanaan, analisis, dan berbagai persoalan mengenai wilayah dan kota. Untuk sementara, ia belum bergabung dengan UKM maupun organisasi mahasiswa karena masih beradaptasi dengan kehidupan perkuliahan.

Di balik berbagai pencapaian tersebut, Fina juga memiliki sisi sederhana. Ia mengaku hobi “rebahan”. Namun, di balik kesederhanaan itu, ia menyimpan target yang cukup serius untuk masa depannya: menjadi seorang planner yang berdedikasi.

Untuk almamaternya, Fina menyampaikan harapan singkat, “Semoga bisa lebih maju.”

Pengalaman berbicara di atas panggung menjadi bagian dari masa lalunya, sementara dunia Perencanaan Wilayah dan Kota menjadi ruang baru untuk mengembangkan potensi dan menata masa depan.

Dari seorang siswa yang terbiasa menyampaikan gagasan melalui pidato, Fina kini belajar bagaimana gagasan itu dapat diterjemahkan ke dalam perencanaan ruang dan wilayah. Langkahnya baru dimulai, tetapi satu hal sudah jelas: ia ingin menjadi planner yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga berdedikasi pada bidang yang dipilihnya. [LA.Red]

Nama                  : Fina Nailatul Izzah

Alamat                : Wuluhan, Jember

Hobi                    : Rebahan

Cita2                   : Planner

Lembaga            : MA Unggulan Nuris

Tahun Lulus      : 2026

Kuliah                 : Fakultas Teknik, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Jember

Related Post