Pak Theriq Sajikan Media Belajar Matematika yang Lebih Seru
Pesantren Nuris – Belajar matematika tidak harus selalu identik dengan rumus panjang dan hitungan yang membuat dahi berkerut. Suasana berbeda hadir di kelas XI TO SMK Nuris Jember melalui kegiatan fun learning matematika yang dipandu oleh Theriq Aziz Al Husein, S.Pd. Kali ini, materi komposisi fungsi dikemas dalam permainan kelompok bertajuk Function Composition Battle yang menggabungkan pemahaman konsep, ketelitian, dan kerja sama.
Sebelum permainan dimulai, Pak Theriq terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai komposisi fungsi secara terperinci. Untuk membantu siswa memahami materi yang cukup menantang tersebut, ia memanfaatkan media video animasi. Penyajian visual ini membantu siswa mengikuti alur materi dan memahami bagaimana suatu fungsi dapat dikomposisikan dengan fungsi lainnya.
Penggunaan video animasi menjadi langkah awal untuk membangun pemahaman siswa sebelum mereka menghadapi soal-soal latihan. Setelah penjelasan selesai, siswa tidak hanya diminta mengingat rumus, tetapi juga diajak menerapkan konsep melalui kegiatan yang lebih interaktif.
Kelas kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok bersiap mengikuti Function Composition Battle, sebuah permainan kompetitif yang menantang siswa menyelesaikan soal komposisi fungsi dengan tepat. Mereka harus mendiskusikan langkah pengerjaan, memeriksa perhitungan, serta memastikan jawaban yang dihasilkan benar sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
(Baca juga: Bukan Sekadar Jago Urusan Komputer, Ihsan Khatamkan 3 Kitab Kuning Selama Belajar di SMK Nuris Jember)
Keseruan permainan tidak berhenti ketika kelompok berhasil menemukan jawaban. Setiap tim juga harus membuktikan hasil pekerjaannya dengan menuliskan proses penyelesaian di depan kelas. Perwakilan kelompok kemudian menjelaskan langkah-langkah yang digunakan untuk memperoleh jawaban tersebut.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Siswa tidak cukup hanya memberikan hasil akhir, tetapi perlu memahami alasan di balik setiap langkah perhitungan. Dengan begitu, guru dan teman-teman sekelas dapat melihat apakah proses penyelesaiannya sudah sesuai dengan konsep komposisi fungsi.
Di tengah persaingan antarkelompok, diskusi menjadi kunci utama. Para siswa saling bertukar pendapat, memeriksa kemungkinan kesalahan, dan membantu anggota kelompok yang masih mengalami kesulitan. Ketelitian pun sangat diperlukan karena kekeliruan kecil dalam perhitungan dapat memengaruhi hasil akhir.
Salah satu siswa, Istabian, mengaku kegiatan tersebut membuat pembelajaran matematika terasa lebih menarik. “Awalnya saya cukup kesulitan memahami komposisi fungsi, apalagi ketika harus memastikan urutan dan hasil perhitungannya. Namun, setelah melihat penjelasan melalui video animasi dan berdiskusi bersama kelompok, saya mulai memahami cara mengerjakannya. Saat harus menjelaskan jawaban di depan kelas, kami juga belajar lebih teliti dan percaya diri,” ungkapnya.
Meski pada awalnya beberapa siswa masih kesulitan, suasana kelas tetap dipenuhi antusiasme dan keceriaan. Mereka terus mencoba, memperbaiki kesalahan, dan belajar dari penjelasan kelompok lain hingga akhirnya semakin memahami materi.
Melalui Function Competition Battle, SMK Nuris Jember menghadirkan pengalaman belajar matematika yang aktif dan bermakna. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep dapat tumbuh melalui perpaduan media pembelajaran, diskusi, tantangan, dan keberanian menyampaikan pendapat. Bukan sekadar memenangkan permainan, keberhasilan sesungguhnya adalah ketika siswa mampu memahami materi dan menerapkannya secara tepat. (MFAF.Red)
Mapel : Matematika
Tema : Komposisi Fungsi
Pemateri : Theriq Aziz Al Husein, S.Pd., Gr.
Peserta : Siswa Kelas XI TO
Lembaga : SMK Nuris Jember
