Layyin Nur Rohaniyati, Alumni MA Unggulan Nuris 2026, Pilih Psikologi untuk Hadir bagi Sesama

Layyin menapaki langkah menuju cita-citanya. Tak Berhenti di Sarjana, Bidik S-3 dan Profesi Psikolog

Pesantren Nuris — Rasa bahagia tak bisa disembunyikan Layyin Nur Rohaniyati, yang akrab disapa Layyin, ketika mengetahui dirinya diterima di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Bukan sekadar berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, ia juga mendapatkan kesempatan belajar di jurusan yang selama ini diimpikan, yakni Psikologi. Bagi alumni MA Unggulan Nuris Jember tahun 2026 ini, penerimaan tersebut menjadi langkah awal untuk mendekatkan diri pada cita-citanya menjadi seorang psikolog.

Keinginan Layyin mendalami Psikologi bukan tanpa alasan. Ia tertarik pada bidang ilmu yang dapat diterapkan untuk membantu orang-orang di sekitarnya yang membutuhkan. Baginya, pengetahuan akan semakin bermakna ketika tidak berhenti sebagai teori, tetapi juga dapat digunakan untuk memahami dan memberikan manfaat bagi orang lain. Ketertarikan inilah yang menguatkan pilihannya untuk menempuh pendidikan di bidang Psikologi.

Berasal dari Balung Kulon, Jember, Layyin kini memulai babak baru di lingkungan perguruan tinggi. Perjalanan menuju cita-cita yang diimpikannya tentu masih panjang. Namun, kesempatan kuliah di jurusan yang sesuai dengan minatnya menjadi modal awal untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan pendidikan berikutnya.

(Baca juga: Kemeriahan HSN 2026 dengan Prestasi Gemilang, Ahmad Nur Rahman Juara 2 LKTIQ Ajang MTQ Pemkab Jember)

Layyin memiliki harapan besar terhadap masa depannya. Ia ingin melanjutkan pendidikan hingga jenjang S-3 sekaligus menuntaskan pendidikan profesi. Target tersebut menunjukkan kesungguhannya dalam menekuni bidang Psikologi. Ia memahami bahwa menjadi psikolog membutuhkan proses belajar dan persiapan yang tidak sebentar. Karena itu, ia ingin menjalani setiap tahap pendidikan dengan sungguh-sungguh agar kelak memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan yang memadai.

Kehidupan Layyin setelah lulus dari MA Unggulan Nuris tidak hanya diwarnai aktivitas perkuliahan. Ia juga menjalani kehidupan di ma’had sebagai mahasantri. Dua lingkungan tersebut menjadi bagian dari kesehariannya saat ini. Sebagai mahasiswa, ia menempuh pendidikan akademik, sedangkan kehidupan di ma’had memberinya pengalaman menjalani rutinitas dalam lingkungan pesantren. Keduanya menjadi babak baru dalam perjalanan pendidikannya.

Sebelum sampai di titik ini, Layyin lebih dahulu menempuh pendidikan di MTs Unggulan Nuris, kemudian melanjutkan ke MA Unggulan Nuris Jember. Perjalanan pendidikan di lingkungan Nuris menjadi bagian penting dalam prosesnya bertumbuh hingga akhirnya melanjutkan studi ke kampus impian. Dari madrasah, ia melangkah menuju lingkungan akademik yang lebih luas dengan membawa harapan untuk terus mengembangkan diri.

Selama menjadi siswi MA Unggulan Nuris, Layyin aktif sebagai anggota GRAPARIS dan IPPNU. Keterlibatannya dalam organisasi menjadi bagian dari pengalaman selama menempuh pendidikan di madrasah. Selain belajar di kelas, pengalaman berorganisasi turut mewarnai masa sekolahnya dan menjadi kenangan yang menyertai langkahnya setelah lulus.

Di luar aktivitas akademik dan organisasi, Layyin memiliki hobi memasak. Kegiatan tersebut menjadi salah satu hal yang disukainya di tengah rutinitas. Memasuki kehidupan perkuliahan dan ma’had, ia kini menjalani keseharian dengan pengalaman yang berbeda dari masa sekolah. Lingkungan baru ini memberinya kesempatan untuk belajar lebih mandiri sekaligus mengenal berbagai pengalaman dalam proses pendewasaan diri.

Ada rasa terima kasih yang ingin disampaikan Layyin kepada MA Unggulan Nuris. Baginya, madrasah tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkannya hingga dapat melanjutkan pendidikan di universitas dan jurusan impian. Ia berharap MA Unggulan Nuris terus berkembang dan mampu melahirkan generasi yang berprestasi serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan saya sampai bisa mengantarkan saya ke universitas dan jurusan impian. Semoga MA Unggulan Nuris ke depannya semakin maju dan terus melahirkan generasi-generasi hebat yang bisa membanggakan dan bermanfaat bagi banyak orang,” ungkap Layyin.

Kini, Layyin tengah menjalani langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya menjadi psikolog. Perjalanan panjang menuju pendidikan lanjutan hingga S-3 dan profesi masih menantinya. Namun, dengan kesempatan belajar di bidang yang diimpikan serta keinginan untuk memberikan manfaat bagi orang lain, ia memiliki tujuan yang ingin terus diperjuangkan.

Dari MA Unggulan Nuris, lalu melanjutkan pendidikan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, perjalanan Layyin menjadi bagian dari proses merangkai masa depan. Ia tidak hanya ingin meraih gelar akademik, tetapi juga berharap ilmu yang dipelajarinya kelak dapat menjadi bekal untuk membantu orang-orang di sekitarnya. Sebuah cita-cita yang ingin ia wujudkan melalui kesungguhan belajar dan langkah-langkah yang dijalani dengan penuh harapan. [LA.Red]

Nama                  : Layyin Nur Rohaniyati

Alamat                : Balung Kulon, Jember

Hobi                    : Masak

Cita2                   : Psikolog

Lembaga            : MA Unggulan Nuris, 2026

Kuliah                 : Psikologi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Related Post