Kemeriahan HSN 2026 dengan Prestasi Gemilang, Ahmad Nur Rahman Juara 2 LKTIQ Ajang MTQ Pemkab Jember

Jadikan Riset sebagai Ajang Mengasah Bakat, Menebar Gagasan hingga Memperluas Manfaat

Pesantren Nuris – Geliat riset di Pesantren Nuris Jember, khususnya di lembaga MA Unggulan Nuris semakin meningkat signifikan. Para santri tak lagi minder untuk menuangkan gagasan mereka melalui karya tulis ilmiah hingga memublikasikannya baik melalui media internal pesantren hingga diikutkan ajang bergengsi bertaraf nasional.

Yang terkini, Ahmad Nur Rahman, santri yang duduk di kelas XI A MA Unggulan Nuris, berhasil memenangi ajang bergengsi bertajuk MTQ 2026 tingkat Kabupaten Jember pada 17 Oktober 2026 kemarin. Bersamaan dengan agenda Hari Santri Nasional (HSN) 2026, ia tak hanya turut memeriahkan, tetapi juga membuktikan bahwa santri patut diperhitungkan dalam pembangunan manusia yang berkesinambungan.

Rahman, sapaan akrab remaja asal Umbulsari, Jember ini, berhasil menjadi juara 2 cabang LKTIQ (Lomba Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an) di ajang MTQ 2026 tersebut. Baginya kemenangan ini bukan sekadar prestasi yang selesai menerima piala, tetapi ada tanggung jawab untuk terus melakukan terobosan melalui gagasan ilmiah para santri.

(baca juga: Terinspirasi Keindahan Murottal Al Qur’an, Riset Santri MA Unggulan Nuris Juara 2 LKTI Nasional di ITS Surabaya)

“Alhamdulillah sangat senang dan bangga bisa juara 2 LKTIQ ini. Kebetulan peserta cabang lomba ini memang tak banyak pesertanya, tak seperti cabang lomba lain. Akan tetapi, justru itu tantangannya, ini juga menegaskan bahwa lomba menulis ilmiah ilmiah itu tak mudah, butuh kesabaran, ketelatenan dalam berpikir, lalu menuangkan gagasan yang logis dan kritis.” Tukas Rahman.

Sebagai santri yang fokus belajar kitab kuning di MA Unggulan Nuris, memberikannya cukup bekal untuk membedah Al Qur’an untuk menuangkan gagasan yang dapat memberikan solusi permasalahan keseharian masyarakat yang kini lagi nge-tren. Sebelum mengikuti lomba ini, ia harus mempersiapkan diri sekitar 3 minggu lebih untuk memperbanyak bacaan, berlatih menuang gagasan, dan riset sederhana.

(baca juga: Tak hanya Gemar Belajar Bahasa Arab, Santri MA Unggulan Nuris Juara 2 Pencak Silat Bupati Cup 2026)

Sebelum menjuarai ajang LKTIQ ajang MTQ Pemkab Jember ini, pemuda kelahiran Maret 2010 ini juga telah membukukan beberapa prestasi cemerlang di antaranya, medali perunggu olimpiade sosiologi tingkat nasional ajang Kompetisi Sains Pelajar Indonesia pada Agustus 2026, dan salah satu anggota tim LKTI MA Unggulan Nuris yang meraih juara Harapan 1 di UIN Ponorogo pada 04 Oktober 2026 kemarin.

Santri yang juga dikenal aktif dalam kegiatan ekskul PMR dan Jurnalistik ini juga menyatakan bahwa apa yang telah diraihnya bukan hal mudah. Ia melatih kepekaan terhadap berbagai fenomena lalu merekamnya menjadi ide menulis bermula dari kegiatan jurnalistik. Sementara, PMR menjadi wadah baginya untuk melatih kepemimpinan dan kemampuan berbicara di muka umum.

Ia berharap dapat terus melatih menulis karya ilmiah yang lebih intens dan meneladani KH. Muhyiddin Abdusshomad yang produktif dalam menelurkan berbagai karya buku dan kitab. Rahman kini juga tengah bersiap untuk melanjutkan kiprahnya dalam ajang MTQ cabang lomba LKTIQ dalam tingkat provinsi tahun 2027 mendatang.[AF.Red]

Related Post