Tekun Melawan Rasa Malas, Aqil Buktikan Semangat Menuntut Ilmu demi Masa Depan
Pesantren Nuris – Menuntaskan 14 kitab menjadi pencapaian membanggakan bagi M. Aqil Syifaudzihni, siswa kelas IX A SMP Nuris Jember asal Wuluhan, Jember. Capaian ini menunjukkan kesungguhan Aqil dalam memperdalam ilmu agama melalui berbagai kitab yang dipelajari selama menempuh pendidikan di pesantren. Empat belas kitab tersebut meliputi Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Akhlak Lil Banin, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Safinatun Najah, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, dan Lubabul Hadis. Pencapaian ini melengkapi prestasi akademiknya, yakni juara kelas serta Juara 3 Olimpiade Bahasa Indonesia dan Sains.
Di balik pencapaian tersebut, Aqil mengakui bahwa tantangan terbesarnya adalah melawan rasa malas. Menjaga konsistensi belajar menjadi bagian penting agar proses memahami kitab dapat diselesaikan dengan baik. Aqil memegang prinsip bahwa usaha yang dilakukan saat ini akan memberikan manfaat pada masa mendatang. “Kamu harus yakin bahwa usahamu sekarang akan berguna suatu hari nanti,” menjadi motivasi yang terus ia tanamkan dalam dirinya.
(Baca juga: Banggakan SMP Nuris Jember, Muhammad Zidan Alfarisi Raih Juara Lomba Matematika NEOMA)
Bagi Aqil, khatam 14 kitab bukan sekadar menyelesaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperdalam pemahaman agama. Ia berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti sebagai pengetahuan pribadi, melainkan dapat diamalkan dan dibagikan kepada orang lain. Harapan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan belajar juga berkaitan dengan manfaat yang bisa diberikan kepada lingkungan. Karena itu, proses menuntut ilmu perlu diiringi kesungguhan dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai yang dipelajari.
Selain menekuni pelajaran dan kitab, Aqil memiliki hobi jalan-jalan serta bercita-cita menjadi pengusaha. Pengalaman belajar dan berbagai prestasi yang diraih menjadi bekal untuk mengembangkan diri dan merancang masa depan. Meski memiliki cita-cita di bidang usaha, Aqil tetap menaruh perhatian pada pentingnya ilmu sebagai bekal menjalani kehidupan. Ia ingin tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya berhasil bagi dirinya sendiri, tetapi juga berguna bagi masyarakat.
Khatam 14 kitab menjadi pencapaian yang diharapkan dapat mendorong Aqil untuk terus belajar dan mengamalkan ilmu. Ia menyampaikan harapan agar pengetahuan yang diperoleh selama ini semakin bermanfaat bagi orang lain. “Semoga dengan khatam kitab ini ilmu saya lebih bermanfaat lagi bagi orang lain,” ungkap Aqil. Harapan tersebut sejalan dengan keinginannya untuk menjadi orang yang berguna di masyarakat, sekaligus menjadikan ilmu sebagai bekal untuk berkontribusi bagi sesama. [DE.Red]
Nama : M. Aqil Syifaudzihni
Kelas : IX A
Lembaga : SMP Nuris Jember
Prestasi : Khatam 14 kitab, juara kelas, serta Juara 3 Olimpiade Bahasa Indonesia dan Sains.
