Berangkat dari Ketertarikan pada Bidang Sosial dan Kegiatan yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat
Pesantren Nuris — “Alhamdulillah, senang.” Begitulah Liya, sapaan akrab Mauliyatut Tazkiyatul Arifin, menggambarkan perasaannya ketika diterima di Universitas Jember. Bagi alumni MA Unggulan Nuris Jember tahun 2026 ini, kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi menjadi awal perjalanan baru. Setelah melewati masa belajar di madrasah, kini ia bersiap memperluas wawasan dan mencari pengalaman yang dapat membantunya membangun masa depan.
Liya, yang lahir di Lumajang pada 2007 dan berasal dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, memilih Program Studi Penyuluhan Pertanian di Universitas Jember. Pilihan tersebut didasari ketertarikannya pada hal-hal yang berkaitan dengan sosial dan kegiatan yang memungkinkan dirinya terjun langsung ke lapangan. Ia ingin menjalani pendidikan yang memberinya kesempatan untuk mengenal kehidupan masyarakat sekaligus memahami persoalan yang dihadapi dalam keseharian.
Pilihan universitasnya juga menjadi bagian dari pertimbangan keluarga. Liya mengungkapkan bahwa orang tuanya mengizinkannya melanjutkan kuliah di wilayah Jember. Karena itu, Universitas Jember menjadi tempatnya meneruskan pendidikan. Di tengah pertimbangan tersebut, ia menyambut kesempatan kuliah dengan rasa syukur dan semangat untuk menjalani proses baru sebagai mahasiswa.
Bagi Liya, masa kuliah bukan hanya tentang mengikuti perkuliahan dan menyelesaikan tugas akademik. Ia berharap dapat memperoleh wawasan yang lebih luas, menjalin relasi dengan banyak orang, serta dikenal sebagai pribadi yang baik. Keinginan itu menunjukkan bahwa ia ingin memanfaatkan masa perkuliahan untuk berkembang, baik dalam pengetahuan maupun dalam membangun hubungan dengan lingkungan sekitarnya.
(Baca juga: Geliat Riset Santri MA Unggulan Nuris, Rafa dkk Raih Juara LKTI Nasional Ajang Hazaroby 2026 di Ponorogo)
Ketika berbicara tentang cita-cita, Liya menyampaikan keinginannya untuk menjadi orang sukses. Ia tidak membatasi kesuksesan pada satu jabatan atau profesi tertentu. Baginya, perjalanan menuju masa depan merupakan kesempatan untuk terus belajar, mencoba berbagai hal, dan menemukan pengalaman yang dapat mendukung perkembangan dirinya.
Program Studi Penyuluhan Pertanian menjadi pilihan yang menarik bagi Liya karena bidang ini berkaitan dengan pertanian, komunikasi, dan pendampingan masyarakat. Melalui perkuliahan, ia berkesempatan mempelajari bagaimana pengetahuan dapat disampaikan dan diterapkan untuk mendukung kehidupan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan ketertarikannya pada kegiatan sosial dan pengalaman yang melibatkan interaksi langsung dengan orang lain.
Sebelum menjadi mahasiswa Universitas Jember, Liya menempuh pendidikan di MA Unggulan Nuris Jember. Masa belajar di lingkungan Nuris menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya. Ia membawa pengalaman dari madrasah sebagai bekal untuk menghadapi lingkungan baru dengan tantangan dan kesempatan yang berbeda.
Selama menjadi siswi, Liya mengikuti kegiatan PMR. Keterlibatannya dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu pengalaman di luar pembelajaran kelas. Sementara itu, dalam bidang akademik, ia pernah meraih juara harapan 1 Olimpiade Bahasa Inggris. Prestasi ini menjadi bagian dari catatan perjalanan belajarnya selama di madrasah.
Di luar kegiatan pendidikan, Liya memiliki hobi memasak, berbelanja, dan menikmati waktu untuk menyegarkan pikiran. Ia juga menyukai beragam kegiatan yang tidak selalu sama dari waktu ke waktu. Kini, sebagai mahasiswa, ia memiliki kesempatan untuk mengenal lingkungan baru, mencoba pengalaman yang berbeda, dan memperluas pergaulan.
Ada rasa terima kasih yang ingin disampaikan Liya kepada para guru MA Unggulan Nuris. Ia mengapresiasi ilmu, arahan, serta pelajaran tentang sopan santun yang telah diberikan selama masa pendidikan. Menurutnya, dukungan para guru turut menjadi bagian dari perjalanan hingga ia bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengajar saya karena telah memberikan ilmu yang bermanfaat dan mengajari sopan santun. Tanpa panjenengan semua, tidak mungkin saya berada di titik ini. Ini semua juga berkat arahan panjenengan semua,” ungkap Liya. Ia berharap MA Unggulan Nuris ke depannya semakin baik dan terus berkembang.
Kini, Liya memulai babak baru sebagai mahasiswa Penyuluhan Pertanian Universitas Jember. Dengan keinginan untuk memperluas wawasan, membangun relasi, dan menjadi pribadi yang dikenal baik, ia memiliki kesempatan untuk terus bertumbuh melalui proses perkuliahan maupun pengalaman di luar kelas. Perjalanan ini menjadi ruang baginya untuk mengenali potensi diri dan mempersiapkan masa depan.
Bagi Liya, kesuksesan bukan sekadar tujuan yang ingin dicapai, melainkan sesuatu yang perlu diperjuangkan melalui proses belajar dan pengembangan diri. Berbekal rasa syukur, dukungan keluarga, serta pengalaman selama di MA Unggulan Nuris, ia kini melangkah ke dunia perkuliahan dengan harapan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. [LA.Red]
Nama : Mauliyatut Tazkiyatul Arifin
Alamat : Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah
Hobi : Memasak, berbelanja, dan menikmati waktu
Cita-cita : Orang Sukses
Lembaga : MA Unggulan Nuris
Tahun Lulus : 2026
Kuliah : Program Studi Penyuluhan Pertanian di Universitas Jember
