Wildan Bawa Pengalaman TKJ ke Perjalanan Kuliah
Pesantren Nuris – Latar belakang pendidikan kejuruan tidak selalu menentukan satu arah perjalanan seseorang. Hal itu terlihat dari langkah Wildan Sabiq Mujtaba, alumni jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Nuris Jember yang lulus pada 2026. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, pemuda asal Patrang, Jember, tersebut memilih melanjutkan pendidikan tinggi di Program Studi Manajemen, Universitas Pendidikan Argopuro Jember.
Pilihan tersebut menjadi babak baru bagi Wildan setelah sebelumnya cukup akrab dengan dunia teknologi selama menempuh pendidikan di SMK Nuris Jember. Di bangku TKJ, ia mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya berkaitan dengan kompetensi kejuruan, tetapi juga membentuk kebiasaan untuk berpikir terstruktur, menyelesaikan tugas, dan bekerja secara bertanggung jawab.
Selama menjadi siswa, Wildan dikenal sebagai pribadi yang percaya diri. Ia tidak ragu menyampaikan pendapat dan berusaha terlibat dalam berbagai proses pembelajaran. Kepercayaan diri tersebut menjadi salah satu modal yang kemudian membantunya menghadapi lingkungan baru ketika memasuki dunia perkuliahan.
(Baca juga: Khatam 3 Kitab di SMK Nuris Jember, Rifky Jaga Keseimbangan Belajar dan Kegiatan Pondok)
Selain percaya diri, Wildan juga dikenal sebagai siswa yang rajin. Ia terbiasa menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan dan berusaha mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh. Kebiasaan tersebut menjadi bekal penting ketika ia harus beradaptasi dengan pola belajar di perguruan tinggi yang menuntut mahasiswa lebih mandiri.
Kini, dunia perkuliahan memberikan pengalaman yang berbeda. Jika di SMK ia banyak bersentuhan dengan kompetensi teknologi dan jaringan komputer, di Program Studi Manajemen Wildan mulai memperluas pemahamannya mengenai pengelolaan organisasi, sumber daya, dan berbagai aspek yang berkaitan dengan dunia manajemen.
Perbedaan bidang tersebut tidak membuat pengalaman selama belajar di TKJ menjadi sia-sia. Menurut Wildan, masa sekolah justru memberikan banyak pelajaran yang masih relevan untuk menjalani perkuliahan, terutama dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan keberanian untuk mencoba hal baru.
“Awalnya memang ada perbedaan antara apa yang saya pelajari di TKJ dengan jurusan yang saya ambil sekarang. Tapi saya melihatnya sebagai kesempatan untuk belajar hal baru. Selama di SMK Nuris Jember, saya terbiasa mengerjakan tugas, belajar dengan rajin, dan berani menyampaikan pendapat. Kebiasaan itu yang sekarang saya bawa ke bangku kuliah,” ungkap Wildan.
Ia juga mengaku bahwa keputusan melanjutkan kuliah di bidang manajemen menjadi bagian dari keinginannya untuk memperluas wawasan. Baginya, pendidikan tidak harus selalu berjalan dalam jalur yang sama sejak awal. Pengalaman sebelumnya dapat menjadi dasar untuk memasuki bidang baru.
“Saya ingin terus berkembang dan tidak berhenti belajar hanya karena sudah lulus SMK. Saya berharap ilmu yang saya dapat di perkuliahan nantinya bisa menjadi bekal untuk bekerja dan berkontribusi di masyarakat. Saya juga berterima kasih kepada guru-guru di SMK Nuris Jember yang selama ini memberikan ilmu dan membentuk saya menjadi lebih percaya diri serta rajin,” lanjutnya.
Perjalanan Wildan menjadi gambaran bahwa masa sekolah dapat menjadi titik awal untuk mengenali kemampuan sekaligus membuka peluang baru. Dari ruang kelas TKJ SMK Nuris Jember, kini ia melanjutkan langkah di dunia manajemen dengan membawa pengalaman dan kebiasaan baik yang telah dibangun sejak sekolah. (MFAF.Red)
Nama : Wildan Sabiq Mujtaba
Tahun Lulus : 2026
Alamat : Patrang, Jember
Lembaga : SMK Nuris Jember
Jurusan : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Kuliah : Prodi Manajemen, Universitas Pendidikan Argopuro, Jember
Riwayat Prestasi:
- Khatam 3 Kitab Kuning (101 Hadis, Safinatunnajah, dan Ta’limul Muta’allim)
