Rizki Dinda, Alumni MA Unggulan Nuris 2026, Bawa Hobi Memasak ke Pendidikan Tata Boga UM

Rizki Dinda kini menapaki jalan baru untuk mengembangkan hobinya menjadi bekal menuju cita-cita sebagai chef

Pesantren Nuris — Ada dua dunia yang kini berjalan beriringan dalam perjalanan Rizki Dinda Mas’adah. Di satu sisi, ia memiliki pengalaman menghafal nazam Alfiyah Ibnu Malik hingga 1.002 bait. Di sisi lain, ia memiliki kecintaan pada dunia memasak yang kini membawanya ke bangku perguruan tinggi.

Alumni MA Unggulan Nuris tahun 2026 asal Jembrana, Bali, tersebut kini melanjutkan pendidikan di Universitas Malang (UM), Program Studi Pendidikan Tata Boga. Pilihan tersebut menjadi langkah Rizki untuk mengembangkan minatnya pada dunia kuliner sekaligus mendekatkan diri pada cita-citanya menjadi chef dan orang sukses.

Ketika mengetahui dirinya diterima di perguruan tinggi, Rizki menyambutnya dengan rasa syukur. Baginya, kesempatan tersebut menjadi awal baru untuk terus berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

“Alhamdulillah, rasa syukur,” ungkapnya.

Ketertarikannya terhadap dunia memasak tidak berhenti sebagai hobi. Di luar kegiatan kuliah, Rizki juga senang membuat berbagai sesuatu yang dapat dijual. Aktivitas tersebut menjadi ruang baginya untuk terus mencoba, berkreasi, sekaligus mengembangkan minat di bidang yang ia pilih.

(Baca juga: Elly, Alumni MA Unggulan Nuris 2026, Mengubah Hobi Memasak Menjadi Langkah Menuju Ahli Gizi)

Namun, jauh sebelum memasuki dunia Tata Boga, Rizki telah memiliki pengalaman yang berbeda selama berada di Nuris. Ia aktif mengikuti Paskibra dan juga menekuni hafalan nazam Alfiyah.

Kemampuan tersebut mengantarkannya meraih Juara 1 MHN Alfiyah 500 Bait dalam ajang Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) dan Musabaqah Hifdzun Nazham (MHN) tingkat sekolah yang diselenggarakan MA Unggulan Nuris. Ia juga tercatat sebagai peraih terbaik ke-3 dalam Musabaqah Hifdzun Nazham Alfiyah 500 Bait.

Tidak berhenti pada 500 bait, Rizki juga telah menghafalkan nazam kitab Alfiyah Ibnu Malik hingga 1.002 bait. Di bidang Al-Qur’an, hafalannya juga telah berjalan hingga 3 juz.

Jejak tersebut memperlihatkan perjalanan Rizki yang cukup beragam. Ia tumbuh dalam lingkungan pendidikan yang mempertemukan kegiatan keagamaan, organisasi, dan pengembangan minat. Kini, pengalaman tersebut menjadi bagian dari bekalnya memasuki dunia perkuliahan.

Bagi Rizki, tiga tahun di MA Unggulan Nuris juga meninggalkan kesan tersendiri. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas ilmu yang telah diperolehnya selama menempuh pendidikan.

“Terima kasih atas ilmunya yang telah diberi selama saya tiga tahun di sana,” ungkapnya.

Untuk almamaternya, Rizki berharap MA Unggulan Nuris terus berkembang dan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Kini, dari Jembrana, Bali, Rizki membawa langkahnya menuju dunia Pendidikan Tata Boga. Hobi memasak yang sebelumnya menjadi bagian dari keseharian, perlahan ia arahkan menjadi keahlian yang ingin dikembangkan secara serius.

Di satu sisi, ia pernah menghafalkan ribuan bait Alfiyah. Di sisi lain, ia kini belajar mengolah minat memasaknya menjadi bekal masa depan. Dari dua perjalanan yang berbeda itu, Rizki sedang menyiapkan satu tujuan: menjadi chef yang sukses dan terus berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya. [LA.Red]

Nama                  : Rizki Dinda Mas’adah

Alamat                : Jembrana, Bali

Hobi                    : Memasak

Cita2                   : Chef

Lembaga            : MA Unggulan Nuris

Tahun Lulus      : 2026

Kuliah                 : Pendidikan di Universitas Malang (UM), Program Studi Pendidikan Tata Boga

Related Post