Dari Mengenal Kunci hingga Bongkar Motor, Pak Dhani Bikin Belajar Makin Seru
Pesantren Nuris – Belajar teknik otomotif tidak cukup hanya dengan memahami teori di dalam kelas. Keterampilan menggunakan peralatan bengkel dan ketelitian saat melakukan pekerjaan menjadi kemampuan penting yang harus dikuasai calon mekanik. Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan fun learning mata pelajaran Perbaikan dan Perawatan Sepeda Motor di SMK Nuris Jember yang diikuti siswa kelas X Teknik Sepeda Motor (TSM).
Kegiatan yang dipandu oleh Bapak Dhani Suherman, S.T. ini mengajak siswa mengenal lebih dekat berbagai jenis kunci dan alat ukur yang biasa digunakan dalam pekerjaan perawatan maupun perbaikan sepeda motor. Tidak sekadar mengetahui nama dan bentuknya, siswa juga mempelajari fungsi, cara penggunaan, serta langkah-langkah menjaga peralatan agar tetap aman dan layak digunakan.
Pada sesi awal, Pak Dhani menjelaskan materi secara terperinci. Berbagai jenis kunci diperkenalkan kepada siswa, mulai dari bentuk, kegunaan, hingga pemilihan alat yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Begitu pula dengan alat ukur, siswa diarahkan memahami pentingnya ketepatan pengukuran dalam proses pemeriksaan komponen kendaraan.
(Baca juga: Grammar Tak Lagi Bikin Pusing! Fun Learning Bahasa Inggris di SMK Nuris Jember Bikin Siswa XI TKJ Makin Antusias)
Penjelasan tersebut menjadi bekal sebelum siswa memasuki kegiatan praktik. Mereka kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok dan mendapatkan tugas membongkar bagian roda belakang sepeda motor. Tantangan ini membuat suasana pembelajaran semakin hidup karena setiap kelompok harus bekerja sama menyelesaikan pekerjaan sesuai arahan dan prosedur yang telah dijelaskan.
Menariknya, setiap anggota kelompok memiliki peran masing-masing. Ada yang bertugas menyiapkan peralatan, mengamati komponen, melakukan pekerjaan pembongkaran, hingga memastikan peralatan yang digunakan tetap tertata. Pembagian tugas tersebut melatih siswa memahami bahwa pekerjaan di bengkel membutuhkan koordinasi dan tanggung jawab setiap anggota tim.
Selama praktik berlangsung, siswa belajar memilih kunci yang tepat, menggunakan alat sesuai fungsinya, serta memperhatikan keamanan ketika bekerja. Mereka juga dibiasakan mengembalikan dan merawat peralatan setelah digunakan. Kebiasaan sederhana ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja bengkel yang tertib, disiplin, dan profesional.
Melalui pengalaman langsung tersebut, siswa tidak hanya mengembangkan keterampilan teknis, tetapi juga mengasah ketelitian, kekompakan, serta kemampuan berkomunikasi. Mereka belajar bahwa kesalahan dalam memilih alat atau kurang cermat ketika bekerja dapat memengaruhi hasil pekerjaan. Karena itu, setiap tahapan perlu dilakukan dengan penuh perhatian.
Salah satu siswa, Fahril, mengaku kegiatan praktik kelompok membuatnya lebih mudah memahami fungsi berbagai peralatan bengkel. “Biasanya kami hanya mengenal nama dan fungsi alat dari penjelasan di kelas. Kali ini kami bisa langsung mencoba dan mengetahui cara menggunakannya. Kami juga belajar bekerja sama karena setiap anggota kelompok punya tugas masing-masing,” ungkap Fahril.
Kegiatan fun learning ini menjadi pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa kelas X TSM SMK Nuris Jember. Dengan memadukan penjelasan materi dan praktik langsung, pembelajaran diharapkan mampu membentuk siswa yang terampil, teliti, disiplin, serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja bidang otomotif. (MFAF.Red)
Mapel : Teknik Sepeda Motor
Tema : Kunci dan Alat Ukur
Pemateri : Dhani Suherman, S.T.
Peserta : Siswa Kelas X TS
Lembaga : SMK Nuris Jember
