SMK Nuris Jember Monitoring PKL, Kepala Sekolah Pantau Langsung Proses Belajar Siswa di Lapangan

SMK Nuris Jember Sambangi Tempat PKL, Jaga Silaturahmi dan Kualitas Belajar

Pesantren Nuris – Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) bukan sekadar kegiatan untuk memenuhi kewajiban pembelajaran siswa SMK. Di tempat praktik, siswa berhadapan langsung dengan dunia kerja, belajar mengikuti ritme pekerjaan, membangun komunikasi, sekaligus mengasah kompetensi yang selama ini dipelajari di sekolah. Karena itu, SMK Nuris Jember melakukan monitoring langsung ke sejumlah tempat PKL pada Senin, 5 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala SMK Nuris Jember, Aniyatul Karimah, S.Si., bersama jajaran kepala bidang keahlian dan humas. Mereka mendatangi beberapa Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA) yang menjadi tempat siswa menjalani PKL, yakni Bengkel Gunawan Motor, Suzuki United Motor Center, PT. KAI Daop 9, dan Fakultas Teknik Universitas Jember.

Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana siswa menjalankan kegiatan praktik. Bagi sekolah, monitoring menjadi kesempatan untuk mengetahui perkembangan peserta didik di lapangan, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, hingga kesesuaian kegiatan yang dilakukan dengan kompetensi keahlian masing-masing.

Dari satu lokasi ke lokasi lainnya, Ibu Aniyatul Karimah juga berdialog dengan pihak DUDIKA. Percakapan tersebut menjadi ruang untuk saling bertukar informasi mengenai perkembangan siswa selama mengikuti PKL. Masukan dari pihak tempat praktik menjadi bahan penting bagi sekolah untuk melakukan evaluasi sekaligus memberikan pendampingan yang lebih tepat kepada peserta didik.

Lebih dari sekadar memantau siswa, kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara SMK Nuris Jember dan mitra DUDIKA. Hubungan yang baik antara sekolah dan dunia kerja dinilai penting agar pelaksanaan PKL tidak berhenti pada kegiatan praktik semata, tetapi berkembang menjadi kerja sama yang saling memberikan manfaat.

“Monitoring ini bukan hanya untuk melihat apakah anak-anak hadir dan menjalankan tugasnya. Kami ingin memastikan mereka benar-benar mendapatkan pengalaman, ilmu, dan pembiasaan kerja yang sesuai dengan bidangnya,” ujar Aniyatul Karimah.

(Baca juga: Bawa Bekal dari TKJ SMK Nuris Jember, Rifqy Maulana Mantapkan Langkah di Teknik Komputer Polije)

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh siswa selama PKL memiliki nilai yang berbeda dengan pembelajaran di ruang kelas. Siswa dapat melihat secara langsung bagaimana teori diterapkan, bagaimana pekerjaan diselesaikan dengan standar tertentu, serta bagaimana sikap profesional dibangun dalam lingkungan kerja.

Kehadiran Kepala SMK Nuris Jember di berbagai lokasi tersebut juga menunjukkan perhatian terhadap proses belajar siswa di luar lingkungan sekolah. PKL diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman sesaat, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.

Melalui monitoring secara langsung, SMK Nuris Jember terus berupaya menjaga kualitas pelaksanaan PKL sekaligus memperkuat jejaring dengan berbagai mitra. Dari bengkel, pusat layanan otomotif, lingkungan perkeretaapian, hingga perguruan tinggi, setiap tempat praktik memberikan pengalaman berbeda yang dapat memperkaya wawasan siswa.

Dengan komunikasi yang terjaga antara sekolah, siswa, dan DUDIKA, pelaksanaan PKL diharapkan mampu menjadi jembatan yang mempertemukan kompetensi dari ruang kelas dengan kebutuhan nyata di dunia profesional. [MFAF.Red]

Related Post