Kerja Keras di Balik Hafalan yang Terus Terjaga
Pesantren Nuris — Ada ketekunan yang tidak selalu terlihat, tetapi perlahan membentuk sebuah pencapaian. Bagi Syifaul Hasanah, siswi kelas VII H MTs Unggulan Nuris Jember Tahun Ajaran 2026/2027, menjaga hafalan Al-Qur’an menjadi bagian dari kesehariannya. Ketekunan itu akhirnya berbuah manis setelah Syifaul berhasil menuntaskan ujian Tasmi’ Bil Ghoib kategori Juz 7 dalam Program Tahfidzul Qur’an MTs Unggulan Nuris Jember.
Ujian tersebut menjadi momen bagi Syifaul untuk membuktikan sejauh mana hafalan yang selama ini ia jaga. Di hadapan dewan penguji, ia melantunkan seluruh ayat dalam Juz 7 tanpa melihat mushaf. Dengan tajwid yang terjaga, makhraj yang fasih, serta bacaan yang tenang, Syifaul mampu melewati setiap bagian ujian hingga dinyatakan lulus. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa hafalan yang dirawat secara konsisten dapat memberikan rasa percaya diri ketika diuji.
Di balik kelancaran saat ujian, ada kebiasaan muroja’ah yang terus ia lakukan. Mengulang hafalan menjadi salah satu cara Syifaul menjaga ayat-ayat yang sudah dihafalnya agar tetap kuat dalam ingatan. Bimbingan para pembina Tahfidz MTs Unggulan Nuris Jember juga membantunya memperbaiki bacaan dan menjaga kualitas hafalan.
“Saya berusaha rutin muroja’ah supaya hafalan Juz 7 tetap lancar. Saat ujian sempat merasa tegang, tetapi saya mencoba mengingat kembali hafalan dan tetap fokus,” ungkap Syifaul.
Perjalanan menghafal hingga Juz 7 tentu membutuhkan kesabaran. Ada kalanya hafalan perlu diulang berkali-kali agar semakin melekat. Bagi Syifaul, proses tersebut justru mengajarkannya untuk tidak mudah menyerah. Ia belajar bahwa menjadi penghafal Al-Qur’an bukan hanya tentang seberapa banyak juz yang mampu diselesaikan, tetapi juga bagaimana menjaga hafalan tersebut dengan sungguh-sungguh.
(Baca juga: Dzaki AL Fawwaz, Siswa MTs Unggulan Nuris Jember Sukses Tuntaskan Ujian Tasmi’ Bil Ghoib)
Dukungan orang tua dan madrasah turut menjadi sumber semangat dalam perjalanan Syifaul. Doa dari keluarga serta bimbingan para pembina membuatnya merasa tidak berjalan sendirian dalam menjaga hafalan.
“Saya bersyukur bisa menyelesaikan ujian Juz 7. Terima kasih kepada orang tua dan para pembina yang selalu mendoakan, membimbing, dan memberikan semangat kepada saya,” tuturnya.
Setelah berhasil menuntaskan Juz 7, Syifaul tidak ingin berhenti sampai di sini. Ia berharap dapat terus menjaga hafalan yang sudah dimiliki sekaligus melanjutkan hafalan menuju juz-juz berikutnya.
“Semoga saya bisa lebih rajin muroja’ah, hafalannya semakin kuat, dan bisa menyelesaikan juz berikutnya dengan lancar,” harapnya.
Capaian Syifaul Hasanah mendapat apresiasi dari keluarga besar MTs Unggulan Nuris Jember. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi keberkahan bagi madrasah dan Pesantren Nuris sekaligus memberikan inspirasi bagi siswi lainnya untuk terus dekat dengan Al-Qur’an. Dari Juz 7 yang berhasil dituntaskan, Syifaul menunjukkan bahwa hafalan yang dijaga dengan ketekunan bukan hanya melahirkan sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi proses untuk membentuk pribadi yang sabar, disiplin, dan berakhlak Qur’ani. [SM.RED]
Nama : Syifaul Hasanah
Kelas : VII H (Tahun Ajaran 2026/2027)
Lembaga : MTs Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Lulus Ujian Tasmi’ Bil Ghoib Juz 7 dalam Program Tahfidzul Qur’an MTs Unggulan Nuris Jember
