Kejar Cita-Cita di Laboratorium Medis, Nuzil Raih Medali Nasional
Pesantren Nuris — Cita-cita sering kali membuat seseorang menemukan alasan untuk terus belajar. Hal itu pula yang dirasakan Nuzila Safitri Khodriyyatul Wahida, atau yang akrab disapa Nuzil. Siswi kelas XI-F MA Unggulan Nuris Jember asal Kemuningsari Lor, Panti, Jember, tersebut mulai serius mengembangkan kemampuannya di Biologi sebagai bekal menuju jurusan yang diimpikannya.
Langkah itu kemudian membawanya mengikuti ajang Kompetisi Sains Pelajar Indonesia (KSPI) yang diselenggarakan oleh PUSKASNAS pada Minggu, 2 Agustus 2026. Dalam kompetisi tersebut, Nuzil berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Biologi dan menambah satu pengalaman penting dalam perjalanan akademiknya.
Keikutsertaan Nuzil dalam kompetisi bukan tanpa alasan. Ia memiliki target untuk melanjutkan pendidikan di jurusan Teknologi Laboratorium Medis. Menurutnya, bidang tersebut membutuhkan pemahaman yang baik terhadap Biologi. Karena itu, mengikuti kompetisi menjadi salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan di dua bidang yang relevan dengan cita-citanya.
“Karena saya ingin masuk jurusan Teknologi Laboratorium Medis. Jurusan ini membutuhkan ilmu Biologi, jadi saya ingin mengembangkan diri di bidang ini,” jelas Nuzil.
Keinginan untuk berkembang juga semakin kuat setelah melihat pengalaman kakak-kakak kelasnya. Banyak alumni dan kakak kelas MA Unggulan Nuris Jember yang berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi bergengsi. Bagi Nuzil, pencapaian mereka menjadi motivasi sekaligus gambaran bahwa ia juga bisa memiliki kesempatan yang sama jika terus berusaha.
“Saya melihat kakak kelas yang banyak masuk di universitas bergengsi. Saya ingin seperti mereka,” ungkapnya.
Namun, perjalanan menuju prestasi tentu tidak selalu mudah. Nuzil mengaku masih menemukan banyak materi yang belum dipelajari. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri ketika harus menghadapi soal-soal dalam kompetisi.
(Baca juga: Belajar dari Persaingan, Fatra Ukir Prestasi Nasional untuk MA Unggulan Nuris Jember)
Alih-alih menjadikannya alasan untuk berhenti, Nuzil memilih menghadapinya dengan belajar. Ia memanfaatkan waktu untuk mempelajari materi yang dibutuhkan sebagai persiapan sebelum mengikuti lomba.
Kebiasaan belajar tersebut juga sejalan dengan hobinya membaca. Bagi Nuzil, membaca menjadi salah satu cara untuk menambah wawasan sekaligus membantu memahami berbagai materi yang sedang dipelajari.
Di MA Unggulan Nuris Jember, Nuzil juga aktif dalam ekstrakurikuler Kimia. Lingkungan belajar dan kegiatan tersebut menjadi ruang baginya untuk semakin dekat dengan bidang yang ingin ia kembangkan.
Medali Perunggu yang diraih dalam KSPI 2026 menjadi salah satu hasil dari proses tersebut. Meski masih duduk di kelas XI, Nuzil sudah mulai membangun pengalaman kompetisi sebagai bagian dari persiapan menuju pendidikan tinggi.
Ke depan, Nuzil berharap dapat terus berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik. Ia tidak ingin berhenti pada satu pencapaian, tetapi menjadikan pengalaman ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya.
“Semoga menjadi orang yang lebih baik,” harapnya.
Saat mengetahui dirinya berhasil meraih medali, Nuzil mengaku merasa senang. Baginya, prestasi ini menjadi pengalaman positif sekaligus pengingat bahwa proses belajar yang dilakukan sejak sekarang dapat menjadi bekal untuk masa depan.
Dengan cita-cita menjadi seseorang yang sukses dan berguna, Nuzil kini punya arah yang ingin dituju. Biologi bukan lagi sekadar mata pelajaran, melainkan bagian dari perjalanan menuju dunia Teknologi Laboratorium Medis yang ingin ia tekuni.
Dari kelas XI-F MA Unggulan Nuris Jember, Nuzil mulai menyiapkan langkahnya sedikit demi sedikit. Medali Perunggu KSPI 2026 menjadi salah satu pijakan awal dalam perjalanan tersebut bukan sebagai akhir, tetapi sebagai alasan untuk terus belajar dan berkembang. [LA.Red]
Nama : Nuzila Safitri Khodriyyatul Wahida
Hobi : Membaca
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Kelas Formal : XI F
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Biologi Kompetisi Sains Pelajar Indonesia (KSPI) 2026 oleh PUSKASNAS
