Siswa Kelas XII SMK Nuris Jember Menatap TKA Usai PKL
Pesantren Nuris – Perjalanan praktik kerja lapangan (PKL) siswa kelas XII SMK Nuris Jember di berbagai Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA) resmi memasuki tahap akhir. Pada Jumat dan Sabtu, 16–17 Oktober 2026, para siswa menjalani proses penarikan dari tempat PKL masing-masing. Momen ini sekaligus menandai berakhirnya masa praktik yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan belajar mereka di dunia pendidikan vokasi.
Selama menjalani PKL, siswa dari kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), serta Teknik Sepeda Motor (TSM) mendapatkan kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung. Mereka tidak hanya menerapkan keterampilan yang dipelajari di sekolah, tetapi juga berhadapan dengan berbagai situasi nyata yang menuntut ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi.
Berada di lingkungan profesional memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran di kelas. Para siswa dapat mengamati cara kerja tenaga profesional, memahami alur penyelesaian tugas, serta belajar membangun komunikasi dengan rekan kerja dan pihak lain. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan setelah lulus nanti.
Penarikan siswa dari tempat PKL bukan sekadar penanda selesainya kegiatan praktik. Lebih dari itu, momen ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk merefleksikan pengalaman yang telah mereka dapatkan selama berada di DUDIKA. Berbagai pengetahuan dan keterampilan baru yang diperoleh diharapkan dapat memperkaya kompetensi mereka sekaligus membentuk sikap kerja yang lebih matang.
(Baca juga: Fun Learning di SMK Nuris Jember, Function Composition Battle Bikin Belajar Matematika Lebih Menyenangkan)
Meski masa PKL telah berakhir, perjalanan belajar siswa kelas XII belum selesai. Mulai Rabu, 21 Oktober 2026, seluruh siswa kelas XII TKJ, TKR, dan TSM SMK Nuris Jember dijadwalkan kembali ke sekolah. Mereka akan melanjutkan kegiatan pembelajaran sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan presentasi laporan hasil PKL.
Dua agenda tersebut menjadi tahapan penting yang membutuhkan persiapan serius. Dalam menghadapi TKA, siswa perlu kembali menguatkan pemahaman materi akademik. Sementara itu, penyusunan dan presentasi laporan PKL menjadi kesempatan untuk mendokumentasikan pengalaman kerja, menjelaskan kegiatan yang telah dilakukan, serta menunjukkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama praktik.
Pengalaman di tempat kerja diharapkan membuat siswa lebih percaya diri ketika kembali mengikuti pembelajaran di sekolah. Mereka kini membawa bekal yang tidak hanya berupa pengetahuan teknis, tetapi juga pengalaman menghadapi persoalan, menyelesaikan pekerjaan, dan memahami pentingnya profesionalisme.
Berakhirnya masa PKL bukan berarti berakhir pula proses belajar dari dunia kerja. Sebaliknya, pengalaman tersebut menjadi jembatan antara pembelajaran di sekolah dan kebutuhan nyata di lapangan. Dengan bekal yang telah diperoleh, siswa SMK Nuris Jember diharapkan mampu mengikuti tahapan akhir pendidikan dengan lebih siap, baik dalam menghadapi TKA maupun mempertanggungjawabkan hasil PKL melalui presentasi laporan.
Kini, saatnya para siswa membawa pengalaman dari dunia kerja ke ruang kelas, mengolahnya menjadi pembelajaran, dan melangkah lebih mantap menuju kelulusan. (MFAF.Red)
