Bermula dari Mimpi, Alumni Nuris Ini Senator di Jakarta, IPK Cumlaude

Bermula dari Mimpi, Alumni Nuris Ini Senator di Jakarta, IPK Cumlaude

Pesantren Nuris – Satu lagi kiprah alumni santri Pesantren Nuris Jember yang patut untuk diinformasikan. Kuliah di Jakarta, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Analisa Putri juga aktif di berbagai organisasi. Putri sulung dari ayahanda Andi Fastori ini juga sosok senator terpilih di keanggotan Senat Mahasiswa.

Gadis kelahiran Jember, 29 Desember 1998 ini merasa dirinya tidak terlalu pintar saat masih di SMA Nuris Jember. Meski berada di kelas IPA Sains, dia tergolong biasa saja. Justru itu yang melecutkan mimpinya untuk meraih pendidikan tinggi hingga ke kota metropolitan. Sebab, menurutnya, melalui mimpi—meski sempat sebatas khayalan dan ditanggapi candaan—asal kita mampu dan mau pasti bisa diraih.

(baca juga: Kuliah dengan Beasiswa, Aktivis, Alumni Nuris Lulus dengan Predikat Terbaik)

Di akhir masa nyantri dan sekolah di SMA Nuris Jember tahun 2015, perlahan mindset-nya mulai berkembang. Berkat guru-guru dan pesan dari KH. Muhyiddin Abdusshomad, Analisa membangun motivasinya untuk bisa tembus pendidikan tinggi di Jakarta. Jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum di UIN Syarif Hidayatullah lah pilihannya.

“Pendidikan dan ilmu yang dimiliki seseorang lah yang menjadi pembeda derajat seseorang. Di situlah saya menaruh harapan terhadap mimpi saya untuk terus menempus pendidikan tinggi. Yang penting terus berusaha, berdoa, dan taklukkan segala nasib tak baik dalam diri kita.” Ungkap Lisa, panggilan akrabnya di Pesantren Nuris Jember.

Baginya sekadar kuliah saja membawa ijazah pulang ke rumah bukan lah suatu yang mengesankan. Di tengah kesibukannya belajar, dia memilih aktif di organisasi PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Bidang 1, Kaderiasi. Selain itu, dara yang bercita-cita ingin mengabdi kepada bangsa dan negara sebagai negarawan sejati ini juga resmi terpilih sebagai anggota Senat Mahasiswa (SEMA).

(baca juga: Lulus Pascasarjana di IPB Bogor dengan Beasiswa, Alumni Nuris Ini Sangat Inspiratif)

Meski kesibukan dan totalitas Lisa terhadap studi dan organisasi tergolong padat, tidak membuatnya kedodoran dalam hasil belajar. Terbukti, gadis cantik, periang, dan mahir menyanyi ini memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) cumlaude yakni, 3, 64. Luar biasa bukan? Karena kecerdasannya inilah sehingga Lisa terpilih sebagai anggota SEMA.

“Orang tua di rumah yang selalu mendukung saya adalah alarm dan korektor saya selama ini. meski banyak yang bilang pasti keteteran kuliah jika aktif di organisasi, tetapi berkat mereka Alhamdulillah membuat saya terus berpacu dalam semangat belajar, ibadah dan lain-lain.”

“Aktif di organisasi dan tetap fokus studi menjadi suatu pengalaman yang sangat berharga. Akan sangat hebat jika mampu memadukan keduanya dengan sama baiknya. Pesantren Nuris Jember telah mengajarkan semuanya, untuk terus meningkatkan kualitas diri baik secara akademik maupun psikomotornya.”

(baca juga: Berkat Beasiswa Kemenperin, Alumni Nuris Ini Langsung Berkarier di Disperindag Jember)

“Saya bersyukur berkat didikannya selama di Nuris yang membimbing anak didiknya secara total dengan mengenalkan banyak hal sehingga memacu saya untuk semangat belajar. Guru-guru dan Pengasuh Pesantren Nuris Jember sangat memedulikan masa depan santrinya.”

“Harapan saya kepada adik-adik yang masih berjuang di Nuris, dengan mengutip kata bijak Soekarno, Gantunglah mimpi setinggi langit, maka ketika kau jatuh, kau akan jatuh di antara bintang. Semoga Nuris terus meningkatkan mutu adik-adik hingga kuliah ke luar negeri sekali pun.”

Klo bahasa aktipis itu ya, ngopi lu kurang jauh der. Artinya sejauh apa pun mimpi itu, berjuanglah, berusaha terus, dan kencengin ngelobi Tuhan. Insya Allah ada jalan akan terkabulkanya harapan dan doa. Semoga Nuris terus Berjaya dan sukses. Amin.” Tutupnya.[AF.Red]

 

 

 

 

 

 

Related Post