Berangkat dari Inspirasi Guru Hebat Lulusan Sastra, tak Sekadar Sarjana Indonesia, tetapi juga Produktif Berkarya
Pesantren Nuris – Berawal dari inspirasi para guru hebat yang pernah ditemuinya di Pesantren Nuris Jember, Alya Latifatul Fitriyah, pun bergeming pada pilihan utamanya menjalani studi sarjana di Universitas Jember (UNEJ) pada jurusan Sastra Indonesia. Luar biasanya, ia bukan sekadar menuntaskan pendidikan sarjana, tetapi juga dikenal produktif bekarya dan kerap menorehkan prestasi di kancah nasional.
Santri cerdas lulusan MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 1, tahun 2022 ini tak hanya dikenal pandai membaca kitab kuning dan lalaran nazam Alfiyah ibnu Malik, melainkan juga dikenal produktif berkarya dan berprestasi. Beberapa karya puisi dan cerpennya berhasil menembus kompetisi nasional bahkan langganan terbit di jurnal pesantren hingga sukses menerbitkan buku karya solonya.
Buku antologi puisi Alya, sapaan akrabnya di Pesantren Nuris Jember, berjudul Elegi Lintang, Asap Kopi Bromo, dan Bunga Edelweis bahkan telah dibedah dalam agenda bedah buku karya kreatif di Pesantren Nuris Jember. Tak heran, setamat dari pesantren, ia mantap menjalani kuliah Sastra Indonesia.
(baca juga: Sandang Gelar Licence dari Universitas Al Azhar Mesir, Alumni MA Unggulan Nuris Lulus Membanggakan)
“Motivasi kuliah di sastra Indonesia karena bertemu guru, ustazah dan tenaga didik potensial di Nuris jebolan sastra Indonesia. Selain itu, karena saya saat menjadi santri beberapa kali menjuarai lomba penulisan baik cerpen maupun puisi sehingga berangkat dari itu saya memiliki keinginan besar kuliah di sastra.” Ungkap Alya.
Selama kuliah, Alya bukan tipikal santriwati “mageran”. Baginya bangku kuliah merupakan kesempatan memperluas cakrawala pengetahuan dan pengalaman yang strategis. Ia tercatat aktif berkhidmah di keorganisasian alumni Nuris bernama Formaris (Forum Mahasiswa Alumni Nuris) sebagai Koordinator Bidang Keilmuan dan PMII Rayon Fakultas Ilmu Budaya UNEJ.
Meski dengan seabrek kegiatan organisasi dan padatnya jadwal kuliah, ia tak lantas stagnan pada rutinitas. Gadis kelahiran April 2004 ini juga aktif di berbagai kompetisi nasional bahkan pernah meraih juara 1 penulisan naskah lakon di Udayana Bali. Ia juga pernah meraih juara 3 penulisan cerpen tingkat nasional yang diselenggarakan oleh UNEJ.
(baca juga: Santri Leader Alumni MA Unggulan Nuris Raih Gelar Sarjana di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
Rasa penasarannya pada karya sastra tak hanya dalam karya sastra yang diciptakannya, tetapi juga dalam penelitian yang dituangkan dalam skripsinya. Dengan percaya diri, ia menuntaskan skripsi fantastis berjudul “Humanisme dalam Novel Putri Cina Karya Sindhunata Kajian Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann”. Ia mempresentasikannya dengan maksimal di hadapan para dosen penguji pada 20 Februari 2026 kemarin.
Sarjana Sastra pun berhak disematkan di belakang nama santriwati asal Sukoreno. Umbulsari, Jember tersebut. Hebatnya lagi, ia dinyatakan lulus membanggakan dengan raihan skor IPK 3,71. Seraya menunggu jadwal wisuda, ia berharap dapat terus berkarya, mandiri berkarier, hingga bermanfaat bagi sesama terlebih kebahagiaan kedua orang tua.[AF.Red]
Nama : Alya Latifatul Fitriyah, S.S.
Alamat : Sukoreno, Umbulsari, Jember
Lembaga : MTs Unggulan Nuris tahun 2019; MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 1, tahun 2022
Kuliah : S-1 Sastra Indonesia Universitas Jember

