Sukses Raih Gelar Sarjana Sains di ITS, Listya Berhasil Taklukkan Tantangan Demi Sebuah Impian
Pesantren Nuris – Kabar membanggakan kembali datang dari alumni SMA Nuris Jember. Listya Gandhini Maulita, S.Si., lulusan tahun 2021, membuktikan bahwa keteguhan karakter dan semangat belajar yang ditempa di pesantren mampu membawanya menaklukkan tantangan di salah satu kampus teknik terbaik Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Saat pertama kali mengetahui dirinya lolos di ITS, gadis yang akrab disapa Listya ini mengaku sangat bersyukur. Baginya, kesempatan belajar di kampus bereputasi nasional adalah sebuah anugerah besar. “Saya merasa lingkungan belajar adalah faktor paling krusial bagi perkembangan diri, dan Alhamdulillah, saya mendapatkan lingkungan yang sangat mendukung itu di ITS,” ungkapnya dengan penuh syukur.
Listya berhasil lolos di jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Analitika Data ITS melalui jalur SBMPTN atau saat ini dikenal dengan SNBT. Ketertarikan Listya pada dunia sains sebenarnya berakar dari kecintaannya pada lingkungan. Saat akan melanjutkan studi, ia sempat mempertimbangkan dua opsi, yakni Teknik Lingkungan dan Kimia. Baginya, kedua jurusan tersebut memiliki kaitan erat dengan pelestarian alam serta menawarkan prospek kerja yang luas.
“Alasan saya memilih Kimia karena sebenarnya lingkungan di sekitar kita merupakan hasil dari berbagai macam reaksi kimia. Dari situ rasa keingintahuan saya muncul untuk mendalami ilmu tersebut,” ungkap Listya menjelaskan motivasinya.
Selama masa kuliah, Listya tidak hanya fokus pada akademik. Dengan IPK yang memuaskan yakni 3,36, ia menyelesaikan tugas akhir berjudul “Pengaruh Variasi Konsentrasi Pelarut Terhadap Kandungan Fenolat, Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Biji Beras”. Ia pun resmi diwisuda pada 24 September 2025.
Menjalani kehidupan sebagai mahasiswa rantau di Surabaya tentu bukan hal mudah. Listya mengaku sempat mengalami kesulitan, terutama karena tidak memiliki kendaraan pribadi. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya. Bahkan, ia dikenal aktif sebagai Dirjen Kajian Strategis Lingkungan di BEM ITS, bergabung dengan berbagai komunitas lingkungan, hingga mengisi waktu luang sebagai tutor online.
“Kesulitan pasti ada, apalagi saya tidak memiliki kendaraan pribadi selama merantau. Namun, berkat dukungan teman-teman yang baik dan kemandirian yang saya pelajari sejak di pesantren, semuanya bisa teratasi,” tambahnya.
Tak butuh waktu lama bagi Listya untuk terjun ke dunia profesional. Saat ini, ia telah bekerja di PT Mitra Usaha Abadi sebagai Analis Quality Control (QC). Capaian ini menjadi bukti bahwa lulusan pesantren mampu bersaing secara kompetitif di industri sains dan teknologi.
Mengenang masa-masa di SMA Nuris Jember, Listya merasa bekal selama mondok sangat membantu membentuk karakternya. Dulu, ia aktif di ekstrakurikuler Bahasa Inggris (TOEFL) dan menjadi bagian dari Kamar Bahasa.
“Saya sangat bersyukur bisa mondok di Nuris. Di sana saya belajar hidup mandiri, mendalami ilmu alam, dan yang paling utama adalah penguatan aqidah serta akhlak,” pungkas alumni yang berasal dari Rambuji, Jember ini.
Harapannya ke depan, Listya ingin terus mengembangkan diri dan menjadi sosok yang memberikan dampak positif bagi banyak orang, sembari mengejar cita-citanya untuk berkeliling dunia. [ANF. Red]
Nama : Listya Gandhini Maulita, S.Si.
Alamat : Kaliwining Bedadung Kulon, Rambipuji, Jember
Hobi : Membaca, mendengarkan musik, dan menonton film untuk belajar bahasa
Cita – cita : Jadi orang yan bermanfaat dan bisa traveling keliling dunia
Lembaga : SMA Nuris Jember, Tahun 2021
Kuliah : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Analitika Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Wisuda : 24 September 2025
Pekerjaan : Analis QC di PT Mitra Usaha Abadi
