Lolos Jurusan Ilmu Sejarah UNEJ, Rensi Anggia Pratista Alumni SMA Nuris Jember Buktikan Minat Kuat dengan Lolos SNBP

Andalkan Konsistensi Belajar dan Doa untuk Perdalam Sejarah, Santriwati Pramuka Ini Sukses Taklukkan Jalur SNBP 2026

Pesantren Nuris – Kebahagiaan luar biasa tengah menyelimuti salah satu alumni berprestasi SMA Nuris Jember lulusan tahun 2026. Rensi Anggia Pratista, siswi kelas XII IPS 2, secara resmi dinyatakan diterima di Universitas Jember (UNEJ) pada program studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya. Pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang dirilis pada 30 Maret 2026 tersebut menjadi bukti nyata bahwa keseriusan dalam menekuni bidang yang diminati sejak sekolah mampu membuka gerbang perguruan tinggi negeri.

Bagi Rensi, memilih Ilmu Sejarah adalah langkah mantap untuk mengobati rasa penasarannya pada masa lalu. “Alasan saya memilih jurusan tersebut karena saya menyukai pelajaran yang berhubungan dengan jurusan tersebut. Jadi, saya ingin memperdalam ilmu sejarah di bangku perkuliahan,” ungkap putri dari pasangan Bapak Hori dan Ibu Hoslidawati ini dengan penuh semangat.

Keberhasilan gadis asal Badean, Bangsalsari, Jember ini tidak didapatkan secara instan. Sebagai alumni SMP Nuris Jember yang telah menimba ilmu selama enam tahun di pesantren, Rensi dikenal sebagai sosok siswi yang sangat rajin. Mengenai kiat suksesnya menembus jalur tanpa tes yang ketat ini, ia menekankan pentingnya mental pantang menyerah dan realistis. “Kalau menurut saya, selalu belajar pastinya dan selalu berdoa, urusan gagal itu nanti. Dan juga harus memilih jurusan sesuai yang kita minat, jangan hanya yang kita inginkan,” jelas Rensi mengenai usaha kerasnya.

(Baca juga : Terapkan Target Belajar Tanpa Tunda, Putri Maulidia Siswi SMA Nuris Jember Berhasil Khatamkan 7 Kitab)

Ketangguhan mental Rensi ini salah satunya dibentuk melalui keaktifannya dalam ekstrakurikuler Pramuka di sekolah. Melalui kegiatan tersebut, Rensi banyak belajar tentang nilai kedisiplinan, kemandirian, dan manajemen waktu yang baik. Manfaat positif itu ia terapkan secara seimbang dalam kehidupan di asrama. Terbukti, selain sukses di bidang akademik, pada momen Wisuda Kitab dan Tahfizh ke-X lalu, ia juga berhasil mengkhatamkan 7 kitab, yaitu Hidayatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, dan Kailani.

Enam tahun hidup jauh dari rumah juga memberikan banyak pelajaran berharga bagi kehidupan pribadinya. “Hikmah mondok bagi saya adalah bisa melatih kemandirian, belajar menghargai proses, serta membentuk karakter yang lebih sabar dan tegar berkat lingkungan pesantren yang agamis,” tuturnya hangat.

Melangkah sebagai calon mahasiswi sejarah, gadis yang akrab disapa Rensi ini menyampaikan doa dan harapan terbaiknya. “Harapan saya untuk diri sendiri adalah semoga bisa menjalani perkuliahan dengan lancar dan ilmu yang didapat menjadi barokah. Sementara untuk Pesantren Nuris Jember, semoga selalu konsisten mencetak generasi santri yang unggul dan makin jaya di masa depan,” pungkasnya.

Kisah Rensi Anggia Pratista mengajarkan kita tentang arti pentingnya sebuah ketulusan dalam belajar, memilih jalan yang sesuai dengan minat dan kemampuan, dan memperjuangkan tanpa rasa takut akan kegagalan. Jangan pernah ragu melangkah, karena minat yang dirawat dengan kerja keras pasti akan membuahkan hasil yang manis! [ANF. Red]

 

Nama                     : Rensi Anggia Pratista

Alamat                   : Badean, Bangsalsari, Jember

Lembaga               : SMA Nuris Jember, Jurusan IPS, Tahun 2026

Kuliah                    : Program studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember 

Riwayat Prestasi : Khatam 7 Kitab (Hidayatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, dan Kailani)

Related Post