Patuhi Dawuh Orang Tua, Wafiatul Hasanah, Alumni SMA Nuris Jember Tekuni Ilmu Akidah Filsafat di Ma’had Aly Nuris Jember

Lolos Jalur Tes, Wafiatul Hasanah Tekuni Kuliah Sambil Mengabdi di Asrama Pesantren Nuris Jember

Pesantren Nuris – Bagi Wafiatul Hasanah, atau yang akrab disapa Wafia, perjalanan menempuh pendidikan tinggi bukan sekadar mengejar gelar, melainkan wujud bakti kepada orang tua. Alumni SMA Nuris Jember jurusan IPS tahun 2024 ini kini tengah menjalani tahun keduanya sebagai mahasiswi semester 4 di Ma’had Aly Nuris Jember.

Mengambil konsentrasi di Fakultas Ushuluddin dengan program studi Akidah Filsafat, Wafia mengaku pilihannya ini merupakan arahan langsung dari keluarga. “Jujur ada perasaan senang, sedikit sedih, dan di sisi lain merasa tantangannya besar karena saya kuliah di sini atas saran orang tua,” ungkap alumni yang berasal dari Jalan Rembangan, Lingkungan Glisat, Jember tersebut.

Masuk ke Ma’had Aly bukanlah perkara mudah. Mengingat kampus ini berada di pesantren jadi berfokus pada pendalaman kitab kuning. Wafia mengaku masuk ke Ma’had Aly harus melewati jalur tes yang ketat. Persiapan utamanya pun sangat spesifik dan religius, yakni tekun mendalami bacaan kitab agar bisa lolos seleksi.

(Baca juga : Ahmad Farhan Halimi, Alumni SMA Nuris Jember Kini Kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Jember)

Uniknya, program studi Akidah Filsafat yang ia ambil termasuk salah satu jurusan eksklusif di kampus yang tergolong baru tersebut. Hal ini menjadikan Wafia sebagai salah satu alumni yang mendalami pemikiran Islam mendalam di lingkungan pesantrennya sendiri.

Meski jadwal kuliah di semester 4 kian padat, Wafia tetap memegang teguh prinsip santri, yakni pengabdian. Di sela-sela kesibukannya memahami logika filsafat, ia aktif mengajar di asrama Pesantren Nuris Jember. Hal ini selaras dengan cita-citanya yang ingin menjadi seorang guru.

Selama bertahun-tahun nyantri di Pesantren Nuris Jember, Wafia merasa telah mendapatkan harta yang tidak ternilai berupa ilmu dan persaudaraan. “Kesan saya selama di pondok sangat senang karena punya banyak teman baru dan pengalaman berharga,” ujarnya.

Menutup perbincangan, Wafia menyampaikan harapannya agar kelak bisa lulus tepat waktu dan mendapatkan pekerjaan yang relevan dengan ilmunya. Ia ingin membuktikan bahwa menjalankan amanah orang tua dalam pendidikan akan membuahkan berkah di masa depan. “Semoga Pesantren Nuris semakin maju dan terus mencetak santri yang berakhlak mulia serta berilmu luas,” pungkasnya. [ANF.Red]

 

Nama       : Wafiatul Hasanah

Alamat     : Jl. Rembangan, Lingkungan Glisat, Jember

Hobi          : Berenag, Memasak

Cita-Cita  : Guru

Lembaga : SMA Nuris Jember, Jurusan IPS, tahun 2024

Kuliah       : Mahasiswi Semester 4, Program Studi Akidah Filsafat, Ma’had Aly Nuris Jember

Related Post