Asah Pola Pikir Kritis, Gaya Mengajar Ustadzah Triya Bikin Kelas Hidup
Pesantren Nuris — Suasana kelas XII E tampak berbeda saat pembelajaran Bahasa Indonesia berlangsung bersama Himmatul Ulya Alfitriyani, S.Pd., yang akrab disapa Ustadzah Triya. Kegiatan belajar kali ini terasa lebih hidup dan menyenangkan karena dikemas dengan metode yang interaktif melalui model Team Games Tournament.
Materi yang dipelajari adalah teks tanggapan kritis. Materi ini bertujuan melatih siswa untuk mampu memberikan tanggapan secara logis, sistematis, dan bertanggung jawab. Agar siswa tidak merasa jenuh, Ustadzah Triya menghadirkan suasana belajar yang lebih santai namun tetap fokus pada tujuan pembelajaran.
Dengan bantuan media PPT dan LKPD, guru memberikan pengantar materi mengenai definisi serta struktur teks tanggapan kritis. Penjelasan disampaikan secara ringkas agar siswa memiliki gambaran awal sebelum masuk ke kegiatan inti.
Memasuki tahap utama, siswa diberikan potongan teks tanggapan kritis yang disusun secara acak. Melalui aktivitas ini, siswa diminta untuk menganalisis struktur teks sekaligus menyusunnya kembali menjadi susunan yang tepat. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk permainan puzzle yang membuat siswa semakin tertarik dan bersemangat.
(Baca juga : Selamat Berkhidmat Mandataris Ketua Rayon, Langkah Besar Mahasiswa Hukum UNEJ Lulusan MA Unggulan Nuris)
Selama proses berlangsung, siswa aktif berdiskusi dengan kelompoknya. Mereka saling bertukar pendapat untuk menentukan bagian-bagian teks yang sesuai dengan struktur yang benar. Aktivitas ini tidak hanya melatih kemampuan analisis, tetapi juga meningkatkan kerja sama antar siswa.
Suasana kelas pun menjadi semakin hidup. Siswa terlihat antusias dan menikmati setiap tahap pembelajaran. Metode yang digunakan mampu mengubah pembelajaran yang biasanya terasa monoton menjadi lebih menarik dan menyenangkan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa mampu menganalisis struktur teks tanggapan kritis dengan tepat. Dengan pendekatan yang melibatkan praktik langsung, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata.
Manfaat yang dirasakan siswa cukup signifikan. Mereka menjadi lebih memahami definisi teks tanggapan kritis serta mengetahui cara menganalisis struktur teks dengan benar. Selain itu, kemampuan berpikir kritis siswa juga mulai terasah melalui kegiatan ini.
Ke depan, diharapkan siswa mampu menerapkan kemampuan berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat memberikan tanggapan atau komentar, termasuk di media sosial. Dengan demikian, siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam menyampaikan pendapat. [LA.Red]
Video pembelajaran bisa diakses di link berikut
https://vt.tiktok.com/ZSuwap3CB/
Data Fun Learning MA Unggulan NURIS JEMBER
Judul : Susun Puzzle Teks Tanggapan Kritis
Kelas : XII E
Guru Mapel : Himmatul Ulya Alfitriyani, S.Pd.
Mapel : Bahasa Indonesia
Materi Fun Learning : Teks Tanggapan Kritis
Subbab : Analisis Struktur Teks Tanggapan Kritis
Model : Team Games Tournament (TGT)
Metode : Diskusi dan Game (Puzzle)
Media : PPT, LKPD, dan Puzzle
