Rentetan Prestasi Gemilang Santri MA Unggulan Nuris di Ajang Kompetisi Sains Nasional 2026

Tak hanya Khatam 10 Kitab, Lina Aulia juga Berprestasi di Bidang Keterampilan Berbahasa Asing

Pesantren Nuris – Ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PUSKASNAS menjadi ladang prestasi bagi segenap santri MA Unggulan Nuris, termasuk salah satunya adalah Lina Auliya. Ia berhasil membawa pulang medali perunggu olimpiade bahasa Inggris pada 03 Mei 2026 kemarin.

Torehan prestasi putri dari bapak M. Hariyono dan ibu Marhona ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, ia kerap meraih prestasi gemilang di bidang keterampilan berbahasa asing lainnya salah satunya adalah juara harapan 2 pidato bahasa Arab. Ia juga pernah meraih medali perak olimpiade bahasa Indonesia, dan juara 1 lomba gobak sodor santri.

“Iya alhamdulillah saya sangat senang dan bangga bisa meraih medali perunggu olimpiade bahasa Inggris. Saya memang menyukai mata pelajaran bahasa daripada sains. Makanya saat ada lomba olimpiade atau pidato, saya sangat tertarik. Bagi saya ya teruslah belajar dan jangan mudah menyerah.” Tukas Lina, sapan akrabnya di Pesantren Nuris Jember.

Sedari bangku MTs Unggulan Nuris hingga kini di MA Unggulan Nuris, santri cerdas asal Sumberbaru, Jember ini telah berhasil mengkhatamkan 10 kitab kuning. Ini yang membuatnya memilih program keagamaan saya belajar di MA Unggulan Nuris, di kelas X B. Baginya, pengetahuan kitab kuning itu berawal dari kemampuan berbahasa yang baik agar dapat mengungkap dan mengkaji dengan tepat secara tekstual dan kontekstual.

(baca juga: Santri Zaman Now Raih Medali Emas Olimpiade Nahwu Sharraf Dong, Amelia Bikin Bangga MA Unggulan Nuris)

Meski belajar di pesantren dengan berbagai peraturan yang cukup ketat, tak mengurangi tekad dan semangat berprestasi bagi Lina. Justru dengan kondisi pesantren membuatnya pandai mengatur waktu secara mandiri, mendapat berbagai pembelajaran yang intens, bahkan peluang mengembangkan potensi diri sangat terbuka dan terfasilitasi di MA Unggulan Nuris.

Dengan hobi membaca, remaja kelahiran April 2010 ini selalu memperkaya pengetahuan hingga kelak bercita-cita menjadi seorang dosen bahasa Inggris atau Arab. Hobi membaca bukan sekadar meningkatkan keterampilan berpikir, melainkan juga sebagai ajang refreshing di antara sekian padatnya pembelajaran di pesantren.

Ustazah Qonita, selaku Wali Kelas Lina Auliya menyatakan, “Dengan bangga kami mengucapkan selamat dan sukses untuk Lina atas pencapaian prestasi yang membanggakan ini. Semoga terus menginspirasi bagi santri lainnya untuk berani berkompetisi dan berprestasi. Saya meyakini para santri memiliki minat belajar tertentu yang perlu ditingkatkan.”[AF.Red]

Related Post