Tekad Membahagiakan Orang Tua Jadi Motivasi Utama Menjaga Hafalan Al-Qur’an
Pesantren Nuris – Semangat para santri MTs Unggulan Nuris Jember dalam menghafal Al-Qur’an terus menghadirkan kisah inspiratif. Salah satunya datang dari siswi kelas IX-I bernama Martiana Rizqi Salsabila yang akrab disapa Ana. Santri asal Dusun Srino Pandan, Sukosari, Sukowono ini telah berhasil menempuh hafalan sebanyak 10 juz di tengah perjuangan menjaga konsistensi murajaah setiap harinya.
Ana dikenal sebagai pribadi yang tenang dan tekun. Di sela kesibukannya menghafal, ia memiliki hobi membaca, menulis, dan memasak. Selain bercita-cita menjadi seorang dokter, Ana juga memiliki impian besar untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Gadjah Mada maupun Universitas Airlangga pada Fakultas Kedokteran.
Dalam proses menghafal Al-Qur’an, Ana menggunakan metode membaca ayat berulang kali kemudian menghafalkannya sedikit demi sedikit hingga benar-benar melekat. Baginya, pengulangan menjadi salah satu cara paling efektif agar hafalan lebih kuat dan tidak mudah lupa.
(Baca juga : Semangat Menjadi Hafidzah! Nafisa Sabila Siswi MTs Unggulan Nuris Tempuh Hafalan 13 Juz dengan Penuh Ketekunan)
Meski begitu, perjalanan menghafal tentu tidak selalu mudah. Ana mengaku sering mengalami kesulitan saat menemui lafadz yang sulit dihafal, rasa kantuk ketika murojaah, hingga tantangan menjaga hafalan agar tetap lancar. Namun semua itu tidak membuat semangatnya surut untuk terus melanjutkan hafalan Al-Qur’an.
Motivasi terbesar Ana dalam menjadi hafidzah adalah ingin memberikan mahkota kemuliaan kepada kedua orang tuanya kelak. Semangat tersebut menjadi penguat saat dirinya mulai merasa lelah selama proses menghafal.
Pengalaman paling berkesan baginya adalah ketika berhasil ziyadah hafalan sebanyak tiga halaman dalam satu hari. Momen tersebut menjadi pencapaian yang sangat membahagiakan dan menambah rasa percaya dirinya dalam menghafal.
Ana juga menyampaikan rasa syukurnya karena bisa menjadi bagian dari perjuangan menghafal Al-Qur’an meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi. Ia berharap dapat terus istiqamah menjaga hafalan yang telah diperoleh dan mampu menyelesaikan hafalan 30 juz secara mutqin.
“Semoga bisa mutqin 30 juz dan bermanfaat untuk semua orang,” ungkapnya penuh harap.
Melalui perjuangan para santri seperti Martiana Rizqi Salsabila, MTs Unggulan Nuris Jember terus membuktikan komitmennya dalam membentuk generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi, dan berakhlakul karimah. [SM.Red]
Nama : Martiana Rizqi Salsabila
Kelas : IX-I
Asal : Sukosari, Sukowono
Jumlah Hafalan : 10 Juz
Cita-cita : Hafidz Qur’an dan Pengusaha
