Setiap Tetes Peluh adalah Bukti Perjuangan tanpa Keluh hingga Alumni MA Unggulan Nuris Raih Sarjana

Maafaatkan Kesempatan memulai Bisnis hingga Kerja Paruh Waktu, tetap Fokus Tuntaskan Studi Sarjana

Pesantren Nuris – Meraih gelar sarjana tak selalu mudah bagi setiap orang sebab perjalanan studi sarjana tak selalu sama. Kegigihan dan terus memperjuangkan adalah sebuah keniscayaan yang harus dilakukan seperti yang dilakukan oleh Zillah Verina Romadhani hingga berhasil meraih gelar sarjana hukum di UIN KH. Achmad Siddiq (KHAS) Jember usai melewati berbagi lika-liku kehidupan.

Meski selama nyantri di Pesantren Nuris Jember dan belajar di MA Unggulan Nuris, Zillah—sapaan akrabnya—berada di kelas program IPA, keyakinannya betul-betul mantap untuk belajar ilmu hukum. Ia memiliki alasan tersendiri apalagi ilmu hukum baginya terbilang dinamis dalam dunia karier dan implementatif di kehidupan sehari-hari.

“Saya memilih Hukum Tata Negara di UIN KHAS Jember karena ingin memahami bagaimana Islam dan konstitusi berjalan beriringan dalam membangun negara yang adil dan beradab. Saya percaya bahwa perubahan nyata dimulai dari pemahaman mendalam tentang hukum yang mengatur jalannya bangsa.” Tukas santri cantik asal Situbondo ini.

(baca juga: Bangga Raih Master of Arts di UGM Yogyakarta, Alumni MA Unggulan Nuris Sefenomenal Itu)

Selama studi sarjana di UIN KHAS Jember, gadis kelahiran Oktober 2003 ini juga aktif dalam kegiatan organisasi seperti IKMARIS (Ikatan Mahasiswa Alumni Nuris) dan Ikatan Mahasiswa Situbondo (IKMAS). Baginya organisasi merupakan rumah kedua dalam berproses dan menempa mental kepemimpinan dan sosial dirinya.

Perjalanan kuliahnya juga terbilang berwarna saat menghadapi pandemi Covid-19. Bukan berpangku tangan dan membiarkan waktu luang tersia-sia, ia justru memanfaatkannya untuk membuka usaha kecil-kecilan dengan menjual sosis goreng, burger mini, dan telur gulung sebagai bentuk kemandirian di tengah ketidakpastian.

(baca juga: Muhammad Helmi Fauzan Kamil, Santri Berprestasi MA Unggulan Nuris, Jawara MSQ Fisfala 2025 di UIN Maliki Malang)

Tak cukup di situ, di sela pengerjaan skripsi pun ia tetap bekerja paruh waktu di sebuah outlet makanan dekat kampus. “Bagi saya, ini bukan sekadar soal uang saku. Ini tentang belajar menghargai setiap tetes keringat dan memahami betapa tidak mudahnya mencari rezeki dengan tangan sendiri. Ini menjadi pelajaran yan harus saya ambil hikmah agar di masa depan tak mudah menyerah.”

Perlahan dan pasti, skripsi berjudul “Tanggung Jawab  Pemerintah Daerah dalam Melakukan Pengawasan Terhadap Kendaraan Bertonasi Berat Guna Memberikan Kenyamanan bagi Pengguna Jalan (Studi di Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo)” mampu ia sidangkan pada 03 November 2025. Akhirnya gelar sarjana hukum pun berhak ia sematkan di belakang namanya usai diwisuda pada 23 April 2026 kemarin.

“Harapan terbesar saya setelah lulus adalah, insya Allah dapat menjadi seorang Aparatur Sipil Negara. Saya percaya bahwa ilmu yang saya peroleh dari jurusan Hukum Tata Negara akan menjadi bekal yang sangat berarti dalam menjalankan tugas dan amanah tersebut.” Tutup lulusan sarjana ber-IPK 3,74 ini.[AF.Red]

Nama                    : Zillah Verina Romadhani
Alamat                  : Kendit, Situbondo
Lembaga              : MA Unggulan Nuris, Jurusan IPA, tahun2021
Kampus                : UIN KHAS JEMBER, S-1 Hukum Tatanegara

Related Post