Bangga Raih Master of Arts di UGM Yogyakarta, Alumni MA Unggulan Nuris Sefenomenal Itu

Bikin Circle Positif Pacu Semangat Studi Pascsarjana Sambil Aktif Gerakkan Media Digital hingga Mandiri Finansial

Pesantren Nuris – Kabar membanggakan datang dari santri cerdas lulusan MTs dan MA Unggulan Nuris. Pasalnya, Nihayatus Zaen berhasil meraih gelar master of arts (M.A.) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta usai mengikuti proses wisuda yang digelar pada Kamis, 23 April 2026 kemarin dengan predikat excellenct.

Tesis berjudul “Ulama Perempuan Pesantren: Biografi Nyai Zainiyah As’ad Situbondo, Jawa Timur  1950—2005” berhasil dituntaskan dan disidangkan oleh Nia, sapaan akrabnya di Pesantren Nuris Jember, pada 12 Januari 2026 lalu. Dengan torehan skor Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,8 menjadi prestasi tersendiri di tengah kesibukannya sebagai pegiat media digital dan influencer ternama.

(baca juga: Terinspirasi M. Quraish Shihab, Alumni MA Unggulan Nuris Dalami Ushuludin di Universitas Al Azhar Mesir)

“Mengerjakan tesis jujur bukan hal yang mudah bagi saya apalagi saya juga sambil bekerja untuk membiayai pendidikan dan riset saya. Karena dua-duanya harus saya jalani, alhamdulillah saya bisa melewati itu semua. Meskipun itu berat, saya tidak menyesal sebab saya bisa mewujudkan impian saya ingin sekolah tinggi. Setelah lulus ini pun saya juga tidak bingung soal pekerjaan karena saya sudah memiliki pekerjaan jauh sebelum kelulusan ini.” Tukas gadis asal Cempakaan, Sukorambi, Kabupaten Jember tersebut.

Ia juga membeberkan kunci suksesnya menjalani pekerjaannya yang cukup padat serta perkuliahan di UGM Yogyakarta yang super ketat. “Saya berusaha berada di circle yang positif karena pekerjaan saya di Medsos saya sengaja mem-follow orang-orang yang menurut saya inspiratif dan patut dijadikan contoh. Saya menyerap energinya dan sering ikut komunitas, berkumpul dengan orang-orang yang semangat belajar apalagi di Yogyakarta ekosistemnya sangat mendukung.”

Meski dengan seabrek kesibukan pekerjaan dan studi, Nia juga memberikan waktu luang untuk me-refresh diri dengan traveling baik daerah domestik hingga internasional. Baginya ini merupakan cara untuk mengembalikan mood kreatifnya. Apalagi, ia memang dikenal sebagai pegiat media digital, conten creator, influencer, pengisi materi kelas afiliator, pengisi seminar, dan motivator di beberapa kampus. Kegiatan tersebut justru mendukung kekayaan ide dan prospek pekerjaannya.

(baca juga: Santri Berprestasi Internasional Berkat Inovasi dan Kreativitas, Alumni MA Unggulan Nuris ini Kece Abis)

Setelah tamat kuliah di Yogyakarta, ia berencana akan pulang kampung dan berkreasi di Jember. Meski akan pulang ke Jember,  ia juga menyampaikan ingin tetap terus mengembangkan kompetensi diri bahkan barangkali tetap bolak-balik Jember-Yogyakarta. Sebagai seorang kreator konten, ia berharap dapat terus produktif dan tetap mengembangkan diri melakukan sesuatu yang bermakna apalagi kelak berharap dapat turut serta mengembangkan Jember layaknya kota gudeg tersebut.

“Lega sekali akhirnya sudah menyelesaikan kuliah sehingga bisa membaca buku apa pun, tidak lagi fokus pada riset saja. Meski di sisi lain kayaknya ada kekosongan sebab biasanya kan ada jadwal belajar seperti sebelumnya, tetapi saya berusaha untuk tetap membangun ekosistem belajar mandiri. Yang terpenting juga bagaimana saya harus bisa menghadapi stigma di rumah tentang perempuan di kampung agar saya tetap inovatif dan produktif.” Tutup santri kelahiran Juli 2000 ini.[AF.Red]

Nama                    : Nihayatuz Zaen, S.Hum., M.A.
Alamat                 : Cempakaan, Sukorambi, Kabupaten Jember
Lembaga        : MTs Unggulan Nuris tahun 2015; MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 1, tahun 2018
Kuliah             : S-1 Sejarah Kebudayaan Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; S-1 Magister Sejarah UGM Yogyakarta
Karier         : Kreator Konten akun Tik Tok @Niazayn16 , Influencer, afiliator shopee @niaazayn, dan motivator

Related Post