Kisah Rafi, Si Murid Jenaka dari Kelas 4C MI Unggulan Nuris Jember yang Sukses Khatam Kitab Aqidatul Awam

Dikenal Jahil saat Bermain, tapi Urusan Tauhid Langsung Sat-set Kelar Lahir Batin 

Pesantren Nuris – Prestasi membanggakan kembali lahir dari bangku kelas 4C MI Unggulan Nuris Jember. Muhammad Rafi Hidayat, atau yang akrab disapa Rafi, sukses mengkhatamkan hafalan Kitab Aqidatul Awam. Pencapaian luar biasa ini membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk menguasai kitab tauhid yang melegenda. Bagi yang belum familier, Kitab Aqidatul Awam adalah kitab klasik berbentuk nadhom (bait syair) yang berisi dasar-dasar ilmu akidah dan tauhid dalam Islam, seperti sifat-sifat wajib bagi Allah dan para rasul. Memahami dan menghafal kitab ini menjadi fondasi penting bagi seorang Muslim sejak dini.

Menariknya, Rafi mengaku tidak memiliki strategi khusus atau “resep rahasia” dalam proses menghafal. Kuncinya ternyata sangat sederhana namun konsisten. Salah satu cara hafalan mulusnya yaitu berkat program unggulan rutinitas pagi di MI Unggulan Nuris. Setiap pagi sebelum bel pelajaran pertama berbunyi, seluruh siswa rutin melantunkan nadhoman Kitab Aqidatul Awam bersama-sama. Kebiasaan inilah yang membuat bait-bait syair itu melekat erat di ingatan Rafi dan siswa-siswi lainnya dengan mudah.

Di balik prestasinya yang gemilang, Rafi dikenal sebagai sosok yang sangat ceria dan aktif. Baik di rumah maupun di sekolah, ia kerap dikenal sebagai anak yang “jahil”. Namun, sifat jahilnya ini muncul karena ia dikelilingi oleh teman-teman yang asyik dan lingkungan yang penuh keakraban. Rasa nyaman itulah yang membuatnya selalu ekspresif saat bermain.

(Baca juga : Terkenal Anteng di Kelas, Aril Siswa MI Unggulan Nuris Jember Sukses Raih Capaian Al-Qur’an!)

Meski jahil saat bermain, siswa yang sangat menyukai mata pelajaran IPAS dan Pancasila ini memiliki motivasi yang luar biasa mulia di balik hafalannya. “Rafi ingin bisa mengajari teman-teman di kelas yang hafalannya belum lancar. Kalau sudah besar nanti, Rafi juga ingin bisa berbagi ilmu ini ke lebih banyak orang lagi,” ungkapnya penuh semangat.

Keberhasilan Rafi tentu membawa kebahagiaan besar bagi orang tuanya. Mereka mengaku sangat bangga atas ketekunan dan pencapaian yang diraih oleh putra tercintanya tersebut. Rasa bangga yang sama juga dirasakan oleh wali kelas 4C. Sang guru menyampaikan bahwa prestasi Rafi adalah bukti nyata bahwa karakter anak yang aktif dan jenaka jika diarahkan dengan program sekolah yang tepat seperti pembiasaan mengaji pagi bisa menghasilkan prestasi yang luar biasa.

Keberhasilan Rafi ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai prestasi pribadi, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi siswa-siswi MI Unggulan Nuris lainnya. Pihak sekolah berharap, lewat program pembiasaan nadhoman setiap pagi, akan lahir “Rafi-Rafi” baru yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam ilmu agama sejak dini. Karakter Rafi yang seimbang bisa menempatkan diri kapan harus seru-seruan bermain dan kapan harus serius belajar, menjadi contoh nyata bahwa menjadi anak berprestasi itu tetap bisa menyenangkan.

Kini, dengan kitab Aqidatul Awam yang sudah terpatri di luar kepala, Rafi siap melangkah ke tantangan berikutnya tanpa kehilangan keceriaannya sebagai anak-anak. Langkah kecil Rafi di kelas 4C ini adalah awal dari perjalanan panjangnya untuk mewujudkan mimpi menjadi sosok yang bermanfaat dan gemar berbagi ilmu. Teruslah tumbuh menjadi anak yang membanggakan, Rafi! Tetaplah asyik dalam pertemanan, dan selalu hebat dalam meraih masa depan. [SR.Red]

 

Nama       : Muhammad Rafi Hidayat

Kelas        : IV C

Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember

Prestasi   : Khatam Kitab Aqidatul Awam 57 Bait

Tanggal     : Oktober 2025

Related Post