Sinergi Metode Visual-Kognitif dan Target Ziyadah 5 Kaca Sehari, Langkah Mantap Siswi Kelas IX I Menuju Masa Depan Sukses dan Beruntung
Pesantren Nuris – Menuntut ilmu di era modern menuntut para pelajar untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual. Prinsip inilah yang dipegang teguh oleh Freya Annisa Putri Faisal, siswi kelas IX I MTs Unggulan Nuris Jember. Di tengah ketatnya persaingan akademis tingkat akhir, remaja yang akrab disapa Freya ini sukses menorehkan capaian spiritual yang luar biasa dengan mengukuhkan hafalan Al-Qur’an hingga mencapai 15 juz.
Santriwati tangguh lulusan SDN 1 Sumber Jambe ini berasal dari Gladak Langsep, Sumber Jambe, Jember. Di lingkungan pesantren, sosok yang memiliki perpaduan hobi memasak dan membaca ini dikenal memiliki visi masa depan yang sangat jelas dan terarah. Tak tanggung-tanggung, Freya secara kompetitif telah membidik masa depannya untuk melanjutkan studi ke sekolah kedinasan elit milik pemerintah, yaitu STAN (Politeknik Keuangan Negara) atau IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri).
Guna mengunci ingatan hingga pertengahan kitab suci Al-Qur’an tersebut, Freya menerapkan kombinasi metode yang mengandalkan ketajaman visual dan ingatan kognitif. “Metode hafalan yang saya gunakan sehari-hari adalah melihat, membaca, kemudian mengingat,” ungkapnya. Kedisiplinannya pun tecermin dari pengalaman paling berkesan yang ia lalui di pesantren, di mana ia mampu menjaga ritme ziyadah (menambah hafalan baru) secara konsisten sebanyak 5 kaca (halaman) penuh dalam sehari.
Kendati mampu melesat dengan target harian yang tinggi, grafik perjuangan Freya di pesantren tetap menemui ujian yang menuntut kesabaran ekstra. Ia mengakui bahwa fase paling berat bukanlah saat menambah hafalan baru, melainkan merawat apa yang sudah tertanam di kepala. “Kesulitan terbesar yang saya rasakan selama proses menghafal adalah pada bagian murajaah, yaitu menjaga hafalan yang telah dihafalkan sebelumnya agar tidak pudar,” aku Freya secara jujur.
Namun, kejenuhan dan kesulitan tersebut berhasil ia tepis berkat motivasi spiritual yang begitu mendalam. Bagi Freya, mendekap Al-Qur’an adalah kebutuhan mutlak jiwa. Motivasi terbesarnya menjadi seorang hafidzah adalah karena ingin hidupnya lebih dekat dan mendalam dengan Al-Qur’an, sekaligus meraih cita-cita besarnya menjadi orang yang sukses dan beruntung, baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Menatap gerbang kelulusan madrasah yang sudah di depan mata, Freya menggantungkan harapan yang sangat mulia setelah ia berhasil menyelesaikan seluruh target hafalannya. Ia berharap karunia ilmu yang digenggamnya saat ini bisa membentuknya menjadi pribadi yang jauh lebih baik, serta ilmu yang telah didapatkan dapat memberikan kontribusi nyata dan berguna bagi orang lain. Dengan bekal karakter tangguh dan hafalan 15 juz, Freya siap melangkah mantap menggapai impian besarnya mengabdi pada negara. [SM.Red]
Nama Lengkap : Freya Annisa Putri Faisal
Alamat : Gladak Langsep, Sumber Jambe, Jember
Lembaga & Kelas : MTs Unggulan Nuris Jember, Kelas IX I
Prestasi : Tahfizh 15 Juz
