Belajar Tekun Bersama Teman Menjadi Bekal Ocha Menghadapi Lomba hingga Berhasil Membawa Pulang Medali Perunggu
Pesantren Nuris – Semangat untuk terus mengembangkan kemampuan menjadi salah satu kunci Roswatul Masyrofah, siswi SMA Nuris Jember, dalam menorehkan prestasi di tingkat nasional. Siswi yang akrab disapa Ocha tersebut berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional pada 26 April 2026.
Saat mengikuti kompetisi tersebut, Ocha masih duduk di kelas XI MIPA 1 SMA Nuris Jember. Kini, ia telah melanjutkan pendidikannya di kelas XII MIPA 1. Sebelum menempuh pendidikan di SMA Nuris Jember, Ocha merupakan siswi MTs Unggulan Nuris.
Keikutsertaan Ocha dalam olimpiade bahasa Inggris berawal dari keinginannya untuk meningkatkan kemampuan dalam mata pelajaran tersebut. Ia mengaku bahwa bahasa Inggris bukan menjadi salah satu pelajaran yang mudah baginya. Karena itu, ajang kompetisi tersebut dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman.
“Saya mengikuti lomba ini karena ingin meningkatkan kemampuan dalam pelajaran bahasa Inggris, karena saya tidak terlalu bisa dengan pelajaran bahasa Inggris,” ungkap Ocha.
Bagi Ocha, mengikuti kompetisi bukan sekadar mengejar hasil, tetapi juga menjadi bagian dari proses belajar. Ia pun mempersiapkan diri dengan belajar secara tekun sebelum perlombaan berlangsung. Dalam persiapannya, Ocha tidak belajar seorang diri. Ia juga belajar bersama teman yang memiliki kemampuan bahasa Inggris lebih baik untuk membantunya memahami materi dan soal.
(Baca juga : Nita Arini Rohmah Lolos Semifinal OSN Tingkat Nasional Bidang Astronomi, Harumkan Nama SMA Nuris Jember)
Persiapan tersebut menjadi bekal penting ketika Ocha menghadapi perlombaan. Salah satu tantangan yang dirasakannya adalah ketika berhadapan dengan soal-soal bahasa Inggris yang terkadang belum dipahami, baik dari segi pertanyaan maupun maksud yang ingin disampaikan dalam soal.
Meski demikian, kesulitan tersebut tidak membuatnya berhenti berusaha. Pengalaman menghadapi soal yang sulit justru menjadi bagian dari proses yang akhirnya mengantarkan Ocha meraih medali pada kompetisi tingkat nasional.
Semangat Ocha dalam belajar juga berpegang pada sebuah motivasi sederhana yang terus ia tanamkan dalam dirinya. “Jangan jadikan lelah sebagai alasan untuk berhenti belajar,” menjadi prinsip yang mendorongnya untuk tetap berusaha meskipun menghadapi kesulitan.
Prestasi tersebut bukan menjadi pengalaman pertama Ocha dalam mengikuti kompetisi. Sebelumnya, ia juga berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Kedokteran. Capaian tersebut menjadi tambahan pengalaman sekaligus motivasi baginya untuk terus mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.
Menariknya, perjalanan Ocha dalam kompetisi kali ini diwarnai beragam perasaan. Ia mengaku merasa sangat senang sekaligus gugup sebelum perlombaan dimulai. Perasaan tersebut kemudian berubah menjadi haru ketika mengetahui hasil pengumuman dan namanya dinyatakan berhasil memperoleh medali.
“Saya merasa senang sekali dan gugup sebelum lomba. Setelah mengetahui pengumuman mendapat medali, saya merasa terharu meskipun hasilnya belum sesuai harapan,” tuturnya.
Di luar kegiatan akademik dan kompetisi, Ocha juga aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) di SMA Nuris Jember. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari prosesnya dalam mengembangkan diri selama menempuh pendidikan di sekolah. Atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti berbagai kompetisi, Ocha menyampaikan apresiasinya kepada SMA Nuris Jember. Menurutnya, kesempatan mengikuti lomba menjadi pengalaman berharga yang dapat mendorong siswa untuk berani mencoba sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Terima kasih kepada SMA Nuris Jember telah memberikan kesempatan untuk mengikuti lomba-lomba seperti ini,” ujarnya.
Ke depan, Ocha berharap dapat terus berkembang menjadi siswa yang berprestasi dan mampu mewujudkan cita-citanya. Ia juga berharap prestasi siswa-siswi SMA Nuris Jember dapat terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. “Semoga ke depannya saya bisa menjadi anak yang berprestasi dan tercapai cita-citanya. Semoga prestasi di SMA Nuris Jember setiap bulannya bisa meningkat,” pungkasnya.
Prestasi Ocha menjadi bukti bahwa keterbatasan dalam memahami suatu bidang bukanlah alasan untuk berhenti mencoba. Dengan kemauan belajar, persiapan yang konsisten, serta dukungan dari lingkungan sekitar, setiap tantangan dapat menjadi bagian dari perjalanan untuk meraih prestasi yang lebih baik. [ANF.Red]
Nama : Roswatul Masyrofah
Alamat : Pakusari, Jember
Hobi : Membaca
Cita-Cita : Perawat atau Bidan
Kelas : XI MIPA 1
Lembaga : SMA Nuris Jember
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (26 April 2026)
Riwayat Prsetatsi :
- Medali Perunggu dalam Olimpiade Bahasa Inggris “Olimpiade Siswa Berprestasi National” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Prestasi
- Medali Perunggu Olimpiade Kedokteran “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (26 April 2026)
