Bersama Al-Qur’an, Nefta Sarah Aprilia Putri Raih Beragam Prestasi
Pesantren Nuris — Di balik setiap keberhasilan seorang penghafal Al-Qur’an terdapat cerita perjuangan yang tidak selalu terlihat oleh banyak orang. Ada waktu yang dihabiskan untuk mengulang hafalan, ada kesabaran yang harus dijaga ketika menghadapi ayat-ayat yang sulit diingat, dan ada semangat yang terus diperbarui agar tetap istiqomah bersama Al-Qur’an. Semua proses tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidup Nefta Sarah Aprilia Putri, siswi kelas XII D MA Unggulan Nuris Jember yang terus berusaha menjaga hafalannya sembari mempersiapkan masa depan yang penuh harapan.
Siswi yang akrab disapa Sarah ini merupakan putri dari pasangan Bapak Lukman Hakim dan Ibu Desi Trisnawati. Sejak menempuh pendidikan di lingkungan Nuris, Sarah telah menunjukkan kesungguhannya dalam belajar dan mendalami Al-Qur’an. Perjalanan panjangnya dalam dunia tahfidz mencapai salah satu momen yang paling berkesan ketika ia berhasil menyelesaikan target hafalannya dan khatam pada tanggal 14 September 2023.
Momen khatam tersebut menjadi salah satu pencapaian yang sangat membahagiakan bagi Sarah dan keluarganya. Setelah melalui proses yang tidak singkat, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, doa, dan ketekunan mampu menghasilkan sesuatu yang membanggakan. Bagi Sarah, khatam bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menjaga hafalan yang telah diperoleh.
Sebelum melanjutkan pendidikan di MA Unggulan Nuris Jember, Sarah menempuh pendidikan di MTs Unggulan Nuris. Lingkungan pendidikan yang dekat dengan nilai-nilai keislaman membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang mencintai ilmu dan memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an. Berbagai pengalaman selama belajar di lingkungan Nuris turut membentuk karakter disiplin dan semangat belajar yang dimilikinya hingga saat ini.
(Baca juga : Banggakan MA Unggulan Nuris Jember, Laudia Rindra Tuntaskan 11 Kitab dan Raih Prestasi Nasional)
Di tengah kesibukannya sebagai santri dan pelajar, Sarah memiliki hobi membaca. Kegemaran tersebut menjadi salah satu aktivitas yang paling disukainya untuk mengisi waktu luang. Membaca tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperluas wawasan dan menambah pengetahuan. Kebiasaan membaca inilah yang turut mendukung kemampuannya dalam belajar dan memahami berbagai hal dengan lebih baik.
Motivasi terbesar Sarah dalam menjadi seorang penghafal Al-Qur’an adalah keinginannya untuk membanggakan kedua orang tua. Baginya, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar selain melihat orang tua tersenyum bangga atas usaha dan pencapaian yang berhasil diraih. Oleh karena itu, setiap ayat yang dihafalkan selalu ia niatkan sebagai bentuk bakti dan rasa terima kasih kepada ayah dan ibunya.
Motivasi tersebut menjadi sumber kekuatan yang terus menyertainya selama menjalani proses tahfidz. Ketika rasa lelah datang atau semangat mulai menurun, Sarah selalu mengingat tujuan awalnya untuk memberikan kebahagiaan kepada kedua orang tuanya. Dengan cara itulah ia mampu terus melangkah dan mempertahankan komitmennya terhadap Al-Qur’an.
Dalam proses menghafal, Sarah menggunakan metode yang sederhana namun efektif. Ia membaca ayat yang akan dihafalkan secara berulang-ulang hingga benar-benar melekat dalam ingatan. Pengulangan yang konsisten menjadi kunci utama yang membantunya memperkuat hafalan. Menurutnya, semakin sering ayat dibaca, maka semakin mudah pula ayat tersebut tersimpan dalam memori.
Metode tersebut mengajarkan bahwa keberhasilan sering kali lahir dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara terus-menerus. Tidak ada jalan pintas dalam menghafal Al-Qur’an. Yang dibutuhkan adalah kesabaran, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus mengulang hafalan setiap hari.
Kesungguhan Sarah dalam menjaga hafalan Al-Qur’an juga membuahkan prestasi yang membanggakan. Ia pernah meraih Juara 2 Musabaqah Hifzhil Qur’an kategori 5 Juz dalam ajang internal lembaga. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan pencapaian yang membanggakan.
Keberhasilan tersebut tentu tidak diperoleh dengan mudah. Dibutuhkan latihan yang konsisten, murojaah yang teratur, dan kesiapan mental untuk tampil dalam kompetisi. Namun berkat kerja keras dan dukungan dari para guru serta keluarga, Sarah mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih hasil yang membanggakan.
Prestasi yang diraih menjadi salah satu pengalaman berharga yang semakin menambah rasa percaya dirinya. Lebih dari sekadar penghargaan, pengalaman mengikuti lomba mengajarkannya tentang pentingnya disiplin, keberanian, dan semangat untuk terus belajar dari setiap proses yang dijalani.
Selain berkomitmen dalam bidang tahfidz, Sarah juga memiliki cita-cita besar untuk masa depannya. Setelah lulus dari MA Unggulan Nuris Jember, ia bercita-cita melanjutkan pendidikan di Universitas Jember. Keinginan tersebut menunjukkan semangatnya untuk terus menuntut ilmu dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Tidak hanya itu, Sarah juga memiliki impian yang cukup menarik dan inspiratif, yaitu menjadi seorang CEO. Cita-cita tersebut menunjukkan keberanian untuk bermimpi besar serta keinginan untuk menjadi sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi banyak orang. Dengan bekal karakter disiplin yang dibangun melalui proses tahfidz, ia memiliki modal yang kuat untuk meraih impian tersebut.
Menjadi seorang CEO tentu membutuhkan kemampuan kepemimpinan, kerja keras, kreativitas, dan ketekunan. Nilai-nilai tersebut sebenarnya telah mulai terbentuk melalui perjalanan panjangnya sebagai seorang penghafal Al-Qur’an. Oleh karena itu, Sarah percaya bahwa pengalaman yang diperoleh selama belajar di pesantren dan madrasah akan menjadi bekal berharga dalam menghadapi masa depan.
Nefta Sarah Aprilia Putri menjadi bukti bahwa Al-Qur’an tidak hanya mengajarkan tentang ibadah, tetapi juga membentuk karakter yang kuat untuk menghadapi kehidupan. Melalui hafalan yang dijaga dengan penuh kesungguhan, prestasi yang berhasil diraih, serta cita-cita besar yang terus diperjuangkan, Sarah menunjukkan bahwa seorang santri mampu menjadi pribadi yang unggul dalam berbagai bidang.
Semoga Nefta Sarah Aprilia Putri senantiasa diberikan kemudahan dalam menjaga hafalan Al-Qur’an, dimudahkan meraih pendidikan yang dicita-citakan di Universitas Jember, sukses menggapai impiannya menjadi seorang pemimpin yang bermanfaat, serta terus menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua, guru, dan keluarga besar MA Unggulan Nuris Jember. [LA.Red]
Nama : Nefta Sarah Aprilia Putri
Hobi : Membaca
Cita2 : CEO
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Kelas Formal : XII D
Prestasi : Khatam 30 Juz Al-Qur’an
