Tertib, Lancar, dan Penuh Kedisiplinan, Semangat Baru di Hari Pertama ASAS Genap SMA Nuris Jember

Diikuti Kelas X dan XI, Tingkat Kehadiran Siswa Capai 98 Persen di Tengah Pengawasan Ketat Tim Kesiswaan

Pesantren Nuris – SMA Nuris Jember resmi memulai agenda rutin kalender akademik, Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap (ASAS GENAP) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin, 8 Juni 2026. Ujian yang dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juni 2026 mendatang ini, khusus diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas X dan XI.

Sejak pagi, suasana tertib dan kondusif sudah terasa di lingkungan sekolah. Sebelum bel masuk berbunyi, para siswa dengan penuh tanggung jawab telah bergotong-royong menyiapkan ruang ujian mereka, mulai dari menyapu hingga merapikan bangku. Kesiapan fisik ini berbanding lurus dengan kesiapan mental mereka. Secara umum, para siswa tampak lebih tenang menghadapi lembar soal dibanding pelaksanaan ujian tahun lalu. Kelengkapan wajib seperti alat tulis, kartu ujian, hingga atribut seragam pun telah memenuhi aturan sebesar 90%.

Pelaksanaan ASAS Genap ini dibagi menjadi dua sesi setiap harinya. Sesi 1 dimulai tepat pukul 07.00 s.d. 08.30 WIB, sementara Sesi 2 berlangsung pukul 09.00 s.d. 10.30 WIB. Pada hari pertama ini, para siswa diuji dengan mata pelajaran Bahasa Daerah di sesi pertama dan Pendidikan Agama Islam (PAI) di sesi kedua.

(Baca juga : Ananda Miftahul Fahmi Ukir Prestasi di SMA Nuris Jember dengan Raih Medali Perunggu Olimpiade Ekonomi Nasional)

Berdasarkan data dari Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan SMA Nuris Jember, Ibu Eva Yulianita, S.Pd., tingkat kehadiran siswa pada hari pertama ini sangat memuaskan, yakni mencapai 98%. Hampir seluruh siswa hadir tepat waktu di dalam kelas sebelum ujian dimulai. Kendati demikian, tercatat ada 19 siswa dan didominasi oleh kelas XI yang datang terlambat.

“Siswa yang terlambat langsung kami berikan teguran lisan dan datanya sudah direkap oleh tim kesiswaan sebagai bahan evaluasi kedisiplinan,” ungkap Ibu Eva Yulianita, S.Pd.

Selain masalah keterlambatan, panitia juga menemukan beberapa pelanggaran ringan. Terdapat siswa yang belum melegalisasi kartu ujian formal karena belum menyelesaikan ujian diniyah, serta beberapa siswa yang masih mengantre untuk mengambil kartu ujian. Sebagai langkah pembinaan, siswa-siswa tersebut dipindahkan untuk mengerjakan ujian di halaman Gedung 16. Untuk hari pertama ini, penanganan yang diberikan masih bersifat pembinaan dan peringatan, namun pihak sekolah menegaskan akan menerapkan sanksi tegas sesuai tata tertib jika pelanggaran tersebut diulangi di hari berikutnya.

Kesuksesan hari pertama ini tidak lepas dari matangnya persiapan panitia. Sehari sebelum ujian dimulai, para guru pengawas telah melakukan briefing intensif guna menyamakan persepsi dan menjamin kelancaran pelaksanaan ASAS. Pihak kesiswaan dan staff serta OSIS juga sudah menyiapkan ruang ujian dengan semaksimal mungkin.

Meski secara umum berjalan dengan sangat lancar, pihak sekolah langsung bergerak cepat melakukan evaluasi di akhir hari pertama. Rekomendasi utama dari evaluasi hari ini adalah menginstruksikan siswa yang belum menyelesaikan ujian diniyah agar segera menuntaskannya guna mendapatkan kartu ujian formal. Di samping itu, guru pengawas diharapkan bisa lebih tegas, terutama pada menit-menit awal saat ujian baru dimulai.

Secara keseluruhan, hari pertama ASAS Genap di SMA Nuris Jember sukses memadukan antara kesiapan akademik siswa dan ketegasan sistem sekolah. Manajemen sekolah berharap, asmosfer positif dan tingkat kedisiplinan ini dapat terus ditingkatkan hingga hari terakhir ujian nanti. Sebab, setiap lembar yang dipelajari hari ini adalah jejak kecil menuju mimpi-mimpi besar yang menanti di masa depan. Melalui seluruh perjuangan ini, SMA Nuris Jember mantap melangkah maju, selaras dengan semboyan kebanggaannya: “Road to Bright Future.”. [ANF. Red]

Related Post