Dalami Seni Peran Sejak di Sekolah, Rhamdan Adi Putra Alumni SMA Nuris Jember Raih Juara 2 Monolog Tingkat Universitas Jember

Sukses Perankan Tokoh Penjual Gelar di Ajang Pekan Seni Mahasiswa, Mahasiswa Sastra Indonesia Ini Siasati Padatnya Jadwal Kuliah

Pesantren Nuris – Jejak prestasi membanggakan terus diukir oleh para alumni SMA Nuris Jember di jenjang perguruan tinggi. Kali ini, prestasi gemilang datang dari Rhamdan Adi Putra, alumni jurusan MIPA SMA Nuris Jember lulusan tahun 2025. Mahasiswa yang kini menempuh studi di Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jember (UNEJ) tersebut, sukses menyabet gelar Juara 2 dalam ajang bergengsi Lomba Pekan Seni Mahasiswa tingkat Universitas Jember Tahun 2026.

Menariknya, kompetisi di bidang seni teater ini merupakan panggung perdana bagi pemuda asal Arjasa, Jember tersebut sejak resmi menyandang status sebagai mahasiswa.

“Tentunya saya merasa sangat senang dan bangga. Ini adalah perlombaan pertama yang saya ikuti pasca menjadi mahasiswa di UNEJ, dan benar-benar tidak disangka-sangka langsung bisa mendapatkan juara,” ungkap Rhamdan dengan bahagia.

Dalam perlombaan tersebut, Rhamdan unjuk gigi membawakan sebuah naskah monolog yang sarat akan kritik sosial. Ia dituntut untuk memerankan sebuah karakter yang memiliki tingkat kompleksitas psikologis yang cukup mendalam.

“Karakter yang saya perankan di monolog ini adalah seorang penjual gelar akademis, mulai dari tingkat S1 sampai doktor, yang akhirnya harus terjerumus ke dalam penjara karena ulahnya. Tokoh ini diceritakan tidak terima dipenjara sendirian karena ia merasa tidak adil jika hanya penjual yang ditangkap, sementara para pembelinya dibiarkan bebas begitu saja,” jelas pemuda yang kini tengah duduk di bangku semester 2 menuju semester 3 ini.

(Baca juga : Tembus Panggung Provinsi, Nita Arini Rohmah Siswi SMA Nuris Jember Amankan Peringkat 3 Olimpiade Astronomi OSN-K)

Sebagai aktor pemula, Rhamdan mengakui bahwa kesulitan terbesar dalam membawakan monolog terletak pada teknik vokal, mulai dari kejelasan artikulasi hingga ketepatan intonasi. Demi menampilkan performa maksimal, ia melakukan riset mendalam untuk menjiwai karakter tersebut.

“Saya mencoba menelisik unsur-unsur psikologis dari tokoh yang dimainkan. Caranya dengan membuat riwayat hidup rekaan tokoh tersebut sejak ia masih kecil hingga masuk ke lini masa saat ia diperankan. Dari riwayat hidup itulah saya mengaitkan unsur psikologis yang lebih ilmiah untuk menghidupkan karakternya,” tambahnya.

Keberhasilan Rhamdan meraih trofi juara tidak lepas dari proses persiapan yang sangat panjang dan melelahkan. Di bawah arahan tim kreatif, ia harus menjalani serangkaian tahapan mulai dari bedah naskah, reading, blocking, hingga running yang diselingi dengan latihan vokal serta olah rasa.

Selama proses latihan, Rhamdan sempat dihadapkan pada tantangan besar berupa manajemen waktu. Jadwal latihannya sempat bertabrakan dengan tumpukan tugas kuliah dan perannya sebagai relawan aktor (volunteer actor) di proyek seni lainnya.

“Cara saya mengatasi kewalahan mengatur jadwal tersebut adalah dengan menentukan skala prioritas. Di saat ada waktu senggang, saya langsung mencicil tugas kuliah. Sementara untuk proyek relawan aktor, saya memilih berkomunikasi dan izin baik-baik kepada sutradaranya untuk rehat latihan dulu sampai perlombaan universitas ini berakhir,” kata Rhamdan.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras tim yang solid. Sosok paling berperan di belakang layarnya adalah tim kolektif dari UKM Kesenian Universitas Jember, mulai dari tim produksi hingga tim kreatif yang terus mendampinginya hingga siap naik ke atas panggung. Selain aktif di UKM Kesenian, di lingkungan kampus Rhamdan juga aktif berorganisasi di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) serta UKM Penelitian dan Penalaran UNEJ.

Bakat akting dan menulis Rhamdan sejatinya telah diasah dengan sangat baik sejak ia masih menjadi siswa di SMA Nuris Jember. Pihak sekolah mencatat, Rhamdan pernah tampil membawakan monolog dalam acara resmi di lingkungan sekolah.

Tak hanya jago akting, ia juga memiliki rekam jejak prestasi yang mentereng sejak di bangku sekolah, di antaranya: Juara 3 Esai “COBS_UTM” tingkat Nasional di Universitas Trunojoyo Madura (2023), Juara 3 Esai “Nulis Opini Pendidikan” tingkat Kabupaten di Universitas Muhammadiyah Jember (2024), dan Juara 1 Puisi “Lomba Puisi Santri” tingkat Provinsi di UIN KHAS Jember (2024).

Bagi Rhamdan, gelar juara yang didapatnya saat ini barulah sebuah awal dari perjalanan panjangnya di dunia seni peran.

“Motivasi terbesar saya ikut lomba ini sebenarnya adalah ingin menambah pengalaman dan jam terbang di dunia seni peran, juara hanyalah bonus. Harapan saya ke depan, semoga prestasi ini bisa menjadi pijakan awal yang kuat untuk terus meningkatkan kemampuan diri dan kembali menorehkan prestasi-prestasi selanjutnya,” pungkas alumni bertalenta tersebut. [ANF.Red]

 

Nama                   : Rhamdan Adi Putra

Alamat                 : Arjasa, Jember

Lembaga             : SMA NURIS JEMBER, Jurusan MIPA, Tahun 2025

Kuliah                   : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Jember (UNEJ)

Prestasi                : Juara 2 dalam Ajang Lomba Pekan Seni Mahasiswa tingkat Universitas Jember Tahun 2026.

Riwayat Prestasi :       

  1. Juara 3 Esai “COBS_UTM” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Universitas Trunojoyo Madura (Rhamdan Adi Putra) 04 Maret 2023
  2. Medali Perak Olimpiade Biologi “OSI” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Puskanas (Rhamdan Adi Putra) 25 Maret 2023
  3. Juara 3 Essay “Nulis Opini Pendidikan 2024” tingkat Kabupaten diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Jember (Rhamdan Adi Putra) 27 Januari 2024
  4. Juara 1 Puisi “Lomba Puisi Santri” tingkat Provinsi diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember (Rhamdan Adi Putra) 22 Juli 2024
  5. Juara 3 Essai “Enviro Science Innovation” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Universitas Jember (Rhamdan Adi Putra, Dwi Kalsya A) 13 Oktober 2024
  6. Khatam Enam Kitab (Tarbiyatus Shibyan, Kailani, Taqrib, Aqidatul ‘Awam, Luqmatus Saighoh, dan Jurumiyah)
Related Post