Mengawali Sekolah dengan Doa, Olahraga, dan Ziarah, Hari Kedua MPLS SMK Nuris Jember Penuh Makna Hidup

MPLS Hari Kedua Didominasi Kegiatan Outdoor

Pesantren Nuris – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SMK Nuris Jember pada Selasa (14/7/2026) berlangsung dengan suasana yang berbeda. Jika hari pertama lebih banyak diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah dan sistem pembelajaran di dalam ruangan, maka hari kedua didominasi berbagai kegiatan di luar ruangan yang menggabungkan pembiasaan hidup sehat, penguatan karakter, serta penanaman nilai spiritual kepada seluruh peserta didik baru.

Kegiatan diawali di Aula SMK Nuris Jember dengan pembacaan Surah Yasin, Nadhom Aqidatul Awwam, dan doa bersama. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pembiasaan tersebut dengan khidmat sebagai bentuk ikhtiar mengawali aktivitas belajar dengan memohon keberkahan dan kemudahan. Tradisi tersebut sekaligus menjadi bagian dari budaya religius yang terus dibangun di lingkungan SMK Nuris Jember.

Usai kegiatan pembuka, seluruh peserta didik baru diarahkan menuju GOR Nuris untuk mengikuti senam bersama. Dipandu oleh guru Pendidikan Jasmani, para siswa tampak antusias mengikuti setiap gerakan yang diperagakan. Suasana GOR menjadi semakin semarak dengan iringan musik yang membangkitkan semangat peserta. Meski sebagian siswa masih tampak malu-malu pada awal kegiatan, mereka perlahan mulai menikmati suasana dan bergerak bersama teman-teman baru.

(Baca juga : Bidik Momen dengan Lensa, Siswa SMK Nuris Ini Raih Juara Harapan 2 FLS3N Fotografi Tingkat Kabupaten 2026)

Kegiatan senam tidak hanya bertujuan menyegarkan tubuh setelah mengikuti aktivitas di dalam ruangan, tetapi juga mengenalkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup pelajar. Semangat kebersamaan terlihat ketika seluruh peserta bergerak serempak mengikuti instruksi instruktur hingga senam berakhir.

Setelah berolahraga, peserta memperoleh waktu istirahat selama kurang lebih lima belas menit. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk melepas lelah, menikmati makanan ringan, dan berbincang dengan teman-teman satu kelompok. Suasana akrab mulai terbangun di antara para siswa yang sebelumnya belum saling mengenal.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut di halaman SMK Nuris Jember. Seluruh peserta berkumpul sesuai kelompok masing-masing bersama pendamping dari OSIS sebelum berjalan menuju makam almarhum Gus Abdurrahman Fathoni, mantan Kepala SMK Nuris Jember sekaligus salah satu tokoh yang memiliki jasa besar dalam perkembangan sekolah.

Di area makam, seluruh peserta bersama guru dan pengurus OSIS melaksanakan pembacaan Surah Yasin serta doa bersama. Momen tersebut berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Selain mendoakan almarhum, kegiatan ini juga menjadi sarana mengenalkan sejarah serta nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh beliau kepada generasi penerus SMK Nuris Jember.

Melalui kegiatan ziarah tersebut, peserta didik baru diajak memahami bahwa keberadaan SMK Nuris Jember tidak terlepas dari dedikasi para pendahulu yang telah mengabdikan tenaga dan pikirannya demi kemajuan pendidikan. Nilai penghormatan kepada guru serta rasa syukur atas perjuangan mereka menjadi pesan penting yang ingin ditanamkan sejak awal masa sekolah.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan luar ruangan selesai, peserta kembali ke aula untuk mengikuti sesi materi. Materi pertama disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Theriq, yang membahas 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para siswa membangun kebiasaan-kebiasaan positif sebagai fondasi dalam meraih prestasi, mulai dari disiplin, tanggung jawab, semangat belajar, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Selanjutnya, Bapak Hilman memberikan materi mengenai Bimbingan dan Konseling (BK). Pada kesempatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan peran layanan BK di sekolah sebagai tempat berdiskusi, mencari solusi, dan mengembangkan potensi diri. Para siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, membangun komunikasi yang baik, serta tidak ragu meminta bantuan ketika menghadapi kesulitan selama menjalani pendidikan.

“Kegiatan hari ini seru sekali sekaligus penuh haru. Kami bersama adik-adik mengenang kembali sosok Almarhum Gus Abduh. Kegiatan yang dipadukan dengan aktivitas outdoor juga membuat adik-adik lebih antusias,” ujar Irdina, salah satu anggota OSIS SMK Nuris Jember.

Seluruh rangkaian kegiatan hari kedua MPLS ditutup dengan doa bersama. Dengan perpaduan aktivitas fisik, pembinaan karakter, penguatan spiritual, dan edukasi mengenai layanan sekolah, hari kedua MPLS menjadi pengalaman yang berkesan bagi peserta didik baru. Melalui kegiatan ini, SMK Nuris Jember tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, kepedulian, dan penghormatan kepada para pendahulu sebagai bekal penting dalam perjalanan pendidikan mereka selama tiga tahun ke depan. (MFAF.Red)

Related Post