Fairozetin Nabila Raih Capaian Khatam 12 Kitab
Pesantren Nuris — Prestasi membanggakan kembali hadir dari lingkungan MA Unggulan Nuris Jember. Salah satu siswi kelas XII E, Fairozetin Nabila, berhasil menuntaskan pembelajaran dan khatam 12 kitab selama menempuh pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Capaian tersebut menjadi bukti kesungguhan dalam menekuni ilmu agama sekaligus menjaga konsistensi belajar di tengah berbagai aktivitas pendidikan formal maupun diniyah.
Siswi yang akrab disapa Abel ini berasal dari Kecamatan Arjasa, Jember. Memiliki hobi memasak dan bercita-cita menjadi seorang guru, Abel menunjukkan bahwa ketekunan dan semangat belajar mampu mengantarkan santri mencapai target yang telah ditetapkan.
Selama mengikuti program pembelajaran kitab di MA Unggulan Nuris Jember, Abel berhasil mengkhatamkan 12 kitab, yaitu Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, dan Fiqih Tradisionalis. Kitab-kitab tersebut menjadi bekal penting dalam memperdalam akidah, fikih, akhlak, tata bahasa Arab, hingga dasar-dasar keilmuan Islam yang menjadi ciri khas pendidikan pesantren.
Perjalanan menuju khatam kitab tentu tidak selalu mudah. Abel mengaku tantangan terbesar yang dihadapinya adalah menjaga hafalan agar tetap melekat. Proses murojaah yang harus dilakukan secara rutin menjadi pekerjaan yang membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, dan kemauan yang kuat. Menurutnya, menghafal akan terasa jauh lebih mudah apabila terus diulang setiap hari.
(Baca juga : Siswi MA Unggulan Nuris Jember Arina Manasikana Sukses Khatam Kitab, Seimbangkan Prestasi dan Ilmu Pesantren)
Karena itu, metode yang paling sering diterapkannya adalah murojaah atau mengulang kembali materi yang telah dipelajari. Kebiasaan tersebut membuat hafalan menjadi lebih kuat sekaligus membantu memahami isi kitab secara bertahap. Baginya, konsistensi jauh lebih penting daripada belajar dalam jumlah banyak tetapi tidak berkelanjutan.
Keberhasilan Abel menyelesaikan target khatam kitab juga didukung oleh tekad untuk terus memperbaiki diri. Ia percaya bahwa setiap proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan memberikan hasil yang baik di masa depan. Bekal ilmu yang diperoleh selama belajar di pesantren diharapkan dapat menjadi modal berharga ketika kelak mengabdikan diri sebagai seorang pendidik.
Abel juga menyampaikan pesan kepada adik-adik santri agar tetap semangat dalam menempuh proses menghafal dan mempelajari kitab. Menurutnya, setiap tantangan pasti dapat dilewati apabila disertai kesungguhan dan kemauan untuk terus belajar.
Ke depan, ia berharap kemampuan hafalan yang dimiliki dapat terus meningkat dan menjadi lebih baik lagi. Selain itu, ia juga berharap semakin banyak santri MA Unggulan Nuris Jember yang mampu menyelesaikan program khatam kitab sehingga tradisi keilmuan pesantren terus berkembang dari generasi ke generasi.
Capaian Fairozetin Nabila menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan di MA Unggulan Nuris Jember tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan penguasaan ilmu-ilmu keislaman. Semoga keberhasilannya menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus bersemangat menuntut ilmu, menjaga hafalan, serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. [LA.Red]
Nama : Fairozetin Nabila
Hobi : Memasak
Cita2 : Guru
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Kelas Formal : XII E
Prestasi : Khatam 12 kitab (Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, dan Fiqih Tradisionalis)
