Najwa Aulia Putri, Santriwati Kreatif MTs Unggulan Nuris Kuasai Panggung Pidato Lintas Bahasa

Urai Benang Kusut Manajemen Waktu di Kelas, Siswi Asal Tanggul Ini Bidik Predikat Kelulusan Ideal demi Apresiasi Orang Tua

Pesantren Nuris – Relevansi pendidikan berbasis kitab klasika di era modern kian terpancar tatkala para pelakunya mampu mengawinkan disiplin intelektual pesantren dengan kecakapan komunikasi publik (public speaking). Mengiringi momentum kelulusan tahun ajaran ini, madrasah kembali mengetengahkan profil santriwati yang adaptif terhadap tuntutan zaman. Najwa Aulia Putri, siswi yang aktif di kelas IX H MTs Unggulan Nuris, sukses menuntaskan kurikulum hafalan kitab-kitab pilar pesantren sekaligus menancapkan reputasinya sebagai jawara orator muda.

Gadis anggun berpikiran ekspansif yang akrab dipanggil Najwa ini menatap masa depan dari sudut pandang yang segar. Berasal dari kawasan Tanggul, Jember, santriwati yang gemar menjelajah (traveling) ini menargetkan karier pasca-sekolah di ranah industri kreatif dan komersial sebagai seorang Wirausaha, Model, hingga Brand Ambassador (BA). Bagi Najwa, ekspresi diri di atas panggung kompetisi adalah laboratorium awal untuk melatih mentalitas bisnisnya kelak, di mana integritas moralnya tetap terjaga berkat bekal literatur keagamaan yang ia pelajari.

Kapasitas komunikasi Najwa terbukti sahih melalui lembar portofolio prestasinya yang impresif. Di panggung internal, ia sukses menyabet gelar Juara 3 Cipta Puisi, Harapan 1 Khitobah (Pidato Bahasa Arab), serta Harapan 2 Olimpiade Bahasa Arab. Tidak berhenti di situ, taji bahasanya kian tajam di ranah eksternal dengan sukses merebut gelar Harapan II dalam ajang English Speech (Pidato Bahasa Inggris) tingkat regional. Keberhasilan akademis ini berjalan beriringan dengan ketuntasannya mengkhatamkan hafalan barisan kitab utama, Tarbiyatul Shibyan, Aqidatul Awam, Imrithi, Taqrib, Ta’limul Muta’allim, Hidayatul Bariyah, Hujjah NU, Amsilatut Tasrifiyah, Hidayatush Shibyan, Kailani, Jurumiyah, serta kitab tauhid Jauharotut Tauhid.

(Baca juga : Murojaah Konsisten Antarkan Siswi MTs Unggulan Nuris Siti Sahwa Dwi Aqilla Genggam Ragam Prestasi Tartil dan Taqrib)

Namun, di balik kegemilangan tersebut, Najwa melewati fase adaptasi akademik yang menuntut ketahanan fisik tinggi. Ia membagikan pengalamannya mengenai titik paling krusial yang sempat menghambat ritme belajarnya di asrama. “Kendala terbesar saya muncul dari faktor eksternal, yaitu banyaknya jam kosong yang terjadi ketika saya menginjak kelas 7 dulu. Hal itu berdampak pada menumpuknya materi yang harus dipahami di kemudian hari, sehingga saya sempat kewalahan untuk mencerna dan menghafal tumpukan bab kitab yang sangat tebal dalam waktu bersamaan,” akunya secara objektif.

Motivasi yang mengembalikan fokus belajarnya bermuara pada kesadaran mendalam akan dedikasi keluarga serta harga diri akademis. Najwa tergerak untuk menyelesaikan seluruh target kurikulum ini karena dorongan batin untuk menghargai peluh kedua orang tuanya. Melalui ketekunan di fase akhir, ia bertekad membawa pulang rapor kelulusan yang membanggakan dengan raihan predikat komparatif Jayyid Jiddan demi mengukir senyum kepuasan di wajah ayah dan bundanya.

Merefleksikan dinamika studinya, Najwa menyampaikan evaluasi konstruktif yang bernilai tinggi bagi perbaikan ekosistem belajar madrasah di masa mendatang. Ia menyarankan agar manajemen sekolah membuat jadwal kegiatan yang jauh lebih terstruktur dan disiplin bagi para santri, guna mengeliminasi kebingungan akibat banyaknya agenda acara yang sering kali tumpang tindih. Sembari bersyukur atas limpahan wawasan baru selama di Pesantren Nuris, ia berharap agar almamaternya bertransformasi menjadi lembaga yang kian modern, inklusif, serta konsisten memfasilitasi bakat-bakat unik yang dimiliki oleh setiap siswa tanpa terkecuali. {SM.RED}

 

Nama Lengkap : Najwa Aulia Putri

Alamat Asal       : Tanggul, Jember

Lembaga            : MTs Unggulan Nuris Jember (Kelas IX H)

Prestasi               : Tarbiyatul Shibyan, Aqidatul Awam, Imrithi, Taqrib, Ta’limul Muta’allim, Hidayatul Bariyah, Hujjah NU, Amsilatut Tasrifiyah, Hidayatush Shibyan, Kailani, Jurumiyah, dan Jauharotut Tauhid.

Riwayat Prestasi : 

  1. Juara 3 Lomba Cipta Puisi, Harapan 1 Lomba Khitobah (Pidato Bahasa Arab), dan Harapan 2 Olimpiade Bahasa Arab.
  2. Juara Harapan II Lomba *English Speech* (Pidato Bahasa Inggris) tingkat regional.
Related Post