Aktif di OSIS SMK Nuris dan Broadcasting, Djimi Tetap Bersinar dengan Sabet Medali Perunggu Olimpiade PKN Nasional

Ajang SMARTINI Jadi Panggung Pembuktian Djimi di Bidang PKN

Pesantren Nuris – Dalam olimpiade, jawaban yang paling tepat sering kali ditentukan oleh kemampuan membaca persoalan secara teliti dan memahami konteksnya. Tantangan semacam inilah yang dihadapi Djimi Ahmad Zain Michel, siswa kelas XI TKJ B SMK Nuris Jember asal Antirogo, Sumbersari, Jember, ketika mengikuti SMARTINI tingkat nasional pada April 2026 lalu.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade tersebut mempertemukan peserta dari berbagai daerah. Djimi berhasil menunjukkan kemampuannya di bidang Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan membawa pulang medali perunggu. Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi akademik yang membanggakan bagi SMK Nuris Jember.

Djimi tidak mengandalkan hafalan semata dalam menghadapi kompetisi. Ia berusaha memahami materi PKN melalui persoalan-persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, memahami alasan di balik sebuah konsep membuat materi lebih mudah diingat daripada sekadar menghafal definisi.

Selama persiapan, ia memperbanyak latihan soal dan mencatat bagian-bagian yang masih sering membuatnya keliru. Setelah mendapatkan jawaban yang salah, Djimi tidak langsung berpindah ke soal berikutnya. Ia mencoba mencari penyebab kesalahan tersebut agar tidak mengulanginya ketika menghadapi soal dengan pola serupa.

(Baca juga : Ketekunan Agil Berbuah Emas, SMK Nuris Jember Menambah Daftar Panjang Medali Olimpiade Nasional)

Cara belajar itu menjadi penting ketika ia mengikuti SMARTINI. Beberapa soal menuntut peserta untuk membandingkan konsep, memahami situasi tertentu, dan memilih jawaban yang paling sesuai. Djimi menyadari bahwa terburu-buru justru dapat membuatnya melewatkan kata atau informasi penting dalam soal.

Ia pun memilih mengatur tempo pengerjaan. Soal yang dirasa lebih mudah diselesaikan terlebih dahulu, sementara soal yang membutuhkan analisis lebih panjang dikerjakan setelahnya. Strategi sederhana tersebut membantunya tetap fokus hingga kompetisi berakhir.

Ketika hasil diumumkan, Djimi berhasil memperoleh medali perunggu bidang PKN tingkat nasional. Baginya, pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang cukup berkesan karena untuk pertama kalinya ia dapat mengukur kemampuan akademiknya dalam kompetisi dengan peserta dari berbagai daerah.

“Saya tidak merasa semua soal yang saya kerjakan waktu itu mudah. Ada beberapa yang membuat saya berhenti cukup lama karena harus membaca ulang pertanyaannya. Dari situ saya belajar bahwa kadang bukan karena materinya tidak tahu, tetapi karena kita kurang teliti memahami apa yang sebenarnya ditanyakan. Medali ini membuat saya ingin memperbaiki bagian itu,” ungkap Djimi.

Di sekolah, Djimi dikenal sebagai siswa yang rajin dan santun. Ia aktif sebagai anggota OSIS SMK Nuris Jember, sekaligus mengikuti ekstrakurikuler broadcasting. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran akademik. Melalui broadcasting, ia belajar berkomunikasi, bekerja dalam tim, dan memahami proses produksi sebuah informasi.

Keterlibatan dalam berbagai kegiatan membuat Djimi harus pandai membagi waktu. Ia berusaha menyelesaikan tanggung jawab organisasi dan ekstrakurikuler tanpa meninggalkan kewajiban belajar. Menurutnya, pengalaman di luar kelas justru membantu membentuk kedisiplinan yang kemudian berguna ketika mempersiapkan diri mengikuti kompetisi.

Raihan medali perunggu SMARTINI menjadi pengingat bagi Djimi bahwa prestasi tidak selalu bermula dari sesuatu yang besar. Kebiasaan belajar, keberanian mencoba, dan kemauan memperbaiki kesalahan menjadi bagian penting dalam perjalanannya. Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi pijakan untuk mengikuti kompetisi lain dengan persiapan yang lebih baik.

Bagi SMK Nuris Jember, prestasi Djimi Ahmad Zain Michel menambah deretan capaian siswa di tingkat nasional. Dari ruang kelas hingga arena SMARTINI, Djimi menunjukkan bahwa kemampuan memahami persoalan, ketelitian membaca, dan konsistensi belajar dapat membawa siswa SMK bersaing dalam bidang akademik sekaligus mengharumkan nama sekolah. (MFAF.Red)

 

Nama : Djimi Ahmad Zain Michel

Alamat : Antirogo, Sumbersari, Jember

Hobi : membaca buku

Cita-cita : Pebisnis

Lembaga : SMK Nuris Jember

Prestasi : Peraih Medali Perak pada Olimpiade Bidang Pendidikan Kewarganegaraan dalam Ajang SMARTINI Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)

Riwayat Prestasi : Peraih Medali Perak pada Olimpiade Bidang Pendidikan Kewarganegaraan dalam Ajang OSTN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)

Related Post