Puluhan Karya dan Prestasi Santri Bawa Inspirasi Jejak Budaya Literasi di MA Unggulan Nuris
Pesantren Nuris – Sebuah kebanggaan dan penghormatan yang tinggi diterima oleh Ning Balqis Al Humairo selaku Kepala MA Unggulan Nuris atas kontribusinya sebagai penggerak literasi digital di lingkungan madrasah dari Dr. Santoso, S.Ag., M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember pada Senin, 10 Agustus 2026 lalu.
Penganugerahan apresiasi sebagai penggerak literasi digital di lingkungan madrasah dari Kepala Kankemenag Jember bukan tanpa alasan. Pasalnya, setiap tahun MA Unggulan Nuris konsisten menelurkan karya literasi santri baik berupa kumpulan puisi, cerpen, hingga novel bahkan kumpulan karya tulis ilmiah.
Penghargaan ini diterima langsung oleh perwakilan MA Unggulan Nuris, Latifah Muzayyana, selaku Wakil Kepala MA Unggulan Nuris. “Ning Balqis berhalangan hadir karena masih ada kegiatan lain yang tak bisa ditinggalkan. Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Kankemenag Jember beserta jajarannya telah memberikan apresiasi ini yang otomatis semakin memacu semangat kami dalam pengembangan literasi santri yang lebih berkualitas.”
(baca juga: Kualitas Tahfizul Qur’an MA Unggulan Nuris Berkelas, Taklukkan MTQ 2026 Tingkat Provinsi Bali)
Tak hanya sekadar konsisten dalam pengembangan karya literasi santri, Ning Balqis Al Humairo terus membawa MA Unggulan Nuris terpacu dalam meraih berbagai prestasi bergengsi. Yang terkini, para santri MA Unggulan Nuris meraih juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Moderasi Beragama Tingkat Provinsi Jawa Timur pada Juni 2026 lalu.
Sebelum meraih penghargaan dan apresiasi dari Kepala Kankemenag Jember ini, MA Unggulan Nuris sering melibatkan diri dalam berbagai agenda giat literasi level nasional seperti Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) yang diselenggarakan oleh Menyala Fest. MA Unggulan Nuris juga terlibat dalam program Kankemenag Jember 2 tahun lalu dalam agenda bertajuk Gerakan Literasi Seribu Buku (Gelis Serbu). Guru dan murid MA Unggulan Nuris turut menyumbang karya mencetak sekitar 7 buku dalam agenda tersebut.
(baca juga: Juarai LKTI Moderasi Beragama 2026 Tingkat Provinsi, Geliat Prestasi Santri MA Unggulan Nuris Bidang Literasi)
MA Unggulan Nuris juga pernah dinobatkan sebagai madrasah literasi oleh Kankemenag Jember. Seperti yang telah disampaikan oleh bapak Nurhuda, selaku Kepala Pendma Kankemenag Jember sebelum penyerahan apresiasi ini menegaskan bahwa literasi tidak boleh dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis maupun hanya dikaitkan dengan mata pelajaran tertentu. Literasi juga menyangkut kemampuan memahami ilmu, membaca realitas, mengolah informasi, serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Latifah, setelah menerima apresiasi ini mewakili Ning Balqis, juga menuturkan, “Kami bersyukur memiliki pemimpin yang memiliki perhatian dan kepedulian terhadap semangat literasi. Semoga prestasi ini bukan hanya predikat, tetapi berdampak pada kemajuan lembaga dan dampak bagi khalayak serta turut menginspirasi dari generasi ke generasi.”[AF.Red]

