Manfaatkan Waktu Belajar Mandiri, Masayu Rosyidah Siswi SMA Nuris Jember Amankan Medali Kedokteran Nasional

Setia Nyantri Sejak SMP dan Aktif di Tim Basket, Pelajar Asal Jember Ini Tekun Kejar Impian Tembus PTN Lewat Jalur Prestasi

Pesantren Nuris – Jejak meraih prestasi di lingkungan SMA Nuris Jember kembali terukir indah. Kali ini kabar membanggakan datang dari Masayu Rosyidah Nurma Andini, siswi yang menimba ilmu sejak jenjang SMP Nuris Jember hingga kini resmi melangkah ke kelas XII MIPA 1. Remaja yang akrab disapa Masayu ini sukses membawa pulang Medali Perunggu dalam ajang Olimpiade Kedokteran “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional yang digelar oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional pada 26 April 2026 lalu. Saat itu Masayu masih duduk di bangku kelas XI MIPA 1.

Keberhasilan santriwati asal Kalisat, Jember ini menunjukkan betapa kuatnya tekad belajar mandiri dalam menembus batas materi pelajaran sekolah demi membentangkan jalan menuju perguruan tinggi impian. Keputusan Masayu untuk terjun ke kompetisi sains kedokteran didasari oleh perhitungan masa depan yang matang. Sebagai anak jurusan MIPA yang juga aktif di ekstrakurikuler olahraga basket, ia memandang olimpiade nasional ini bukan sekadar ajang adu gengsi, melainkan sarana efektif untuk mencuri start mempelajari materi keanekaragaman biokimia dan medis yang belum diajarkan di dalam kelas reguler.

Ketekunan belajarnya pun sejatinya sudah terbukti sejak awal masuk sekolah, di mana ia sukses mencatatkan rekam jejak akademik cemerlang dengan meraih Peringkat 3 di kelas X-1 pada Penilaian Akhir Semester Gasal Tahun Ajaran 2024/2025. Langkah ini terus ia jaga demi mengumpulkan portofolio sertifikat berbobot agar peluangnya masuk kuota eligible dan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) semakin terbuka lebar.

“Niat awal saya ikut lomba kedokteran ini untuk menambah wawasan materi baru yang memang belum dipelajari di kelas, sekaligus sebagai tabungan sertifikat prestasi buat pendaftaran universitas nanti. Motivasi terbesar saya adalah ingin masuk kuota eligible dan lolos SNBP di kampus impian. Makanya saya harus rajin memupuk prestasi dari sekarang,” tutur Masayu.

(Baca juga : Awali Langkah dengan Semangat, MPLS SMA Nuris Jember Cetak Generasi Berkarakter, Sehat, dan Siap Berprestasi)

Perjuangan Masayu mengamankan medali di kancah nasional tentu diwarnai ujian yang tidak ringan. Di dalam ruang ujian, ia dihadapkan pada deretan soal istilah medis tingkat tinggi yang belum pernah ia temui sebelumnya. Situasi tersebut sempat membuatnya ragu dan bingung menentukan jawaban yang paling tepat.

Kendati demikian, Masayu berhasil menghadapi kendala tersebut berkat kebiasaannya memanfaatkan fasilitas laboratorium internet di sekolah untuk melakukan riset materi serta memperbanyak latihan soal secara mandiri.

“Kesulitan yang paling terasa pas lomba itu sewaktu ketemu soal-soal istilah medis yang sama sekali belum pernah diketahui atau dipelajari sebelumnya, jadi sempat bingung mau jawab apa. Tapi saya tetap berusaha setenang mungkin dan menganggapnya sebagai ajang latihan. Untuk persiapannya sendiri, saya rutin belajar dan memanfaatkan fasilitas searching materi di lab internet sekolah,” kenang siswi yang bercita-cita menjadi dokter ini.

Meski raihan medali perunggu nasional sudah menjadi capaian yang sangat membanggakan, Masayu tetap bersikap rendah hati. Pengalaman berharga bertanding di tingkat nasional ini diakuinya menjadi pemicu semangat baru untuk terus mengasah kemampuannya di masa-masa akhir bangku sekolah menengah.

“Perasaan saya pastinya sangat senang dan bahagia bisa dapat medali ini. Awalnya tentu ada harapan ingin bisa langsung meraih medali emas, tetapi meskipun saat ini belum berhasil sampai di sana, saya tetap sangat bersyukur. Hasil ini justru bikin saya makin semangat belajar lagi dan semoga ke depannya bisa meraih pencapaian yang jauh lebih baik,” ungkapnya penuh rasa syukur.

Kegigihan Masayu Rosyidah Nurma Andini dalam belajar mandiri menjadi cermin ketekunan yang sangat berharga bagi seluruh pelajar SMA Nuris Jember. Keberaniannya mengikuti olimpiade kedokteran menjadi membuktikan bahwa keterbatasan awal tidak pernah menjadi penghalang selama ada kemauan untuk mengeksplorasi sumber belajar secara mandiri. Semangat Masayu menuju capaian yang lebih tinggi menegaskan bahwa proses perjuangan meraih cita-cita adalah sebuah perjalanan panjang yang menuntut konsistensi, pemanfaatan peluang, dan pantang berpuas diri. [ANF. Red]

 

Nama : Masayu Rosyidah Nurma Andini

Alamat : Kalisat, Jember

Hobi : Membaca

Cita-Cita : Dokter

Kelas : XI MIPA 1

Lembaga : SMA Nuris Jember

Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Kedokteran “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (26 April 2026)

Riwayat Prestasi : Peringkat 3 di kelas X-1 pada Penilaian Akhir Semester Gasal Tahun 2024/ 2025

 

Related Post