Meriahkan Hari Pramuka, Jalan Pangandaran Berubah Jadi Panggung: Penampilan Drumband SMK Nuris Jember Curi Perhatian Warga

Derap Langkah dan Dentuman Drum SMK Nuris Beraksi Hiburan Warga

Pesantren Nuris – Suara tabuhan drum dan tiupan alat musik menggema di sepanjang Jalan Pangandaran hingga kawasan Perumahan Mahkota Raya Rengganis, Jember, pada Jumat, 14 Agustus 2026. Bertepatan dengan momentum Hari Pramuka, santri taruna bersama seluruh siswa SMK Nuris Jember turun ke jalan untuk mengikuti kegiatan latihan drumband sekaligus menghibur masyarakat yang berada di sepanjang rute.

Kegiatan tersebut menghadirkan suasana berbeda di sekitar Jalan Pangandaran. Derap langkah para siswa yang berjalan beriringan dengan irama musik drumband membuat perhatian masyarakat tertuju kepada rombongan. Sejumlah warga tampak berdiri di pinggir jalan untuk menyaksikan penampilan para siswa dari awal hingga rombongan melanjutkan perjalanan menuju kawasan Mahkota Raya Rengganis.

Bagi tim drumband SMK Nuris Jember, kegiatan tersebut bukan sekadar latihan di ruang terbuka. Turun langsung ke tengah masyarakat menjadi kesempatan untuk melatih kekompakan, ketahanan fisik, konsentrasi, sekaligus keberanian tampil di hadapan banyak orang.

Setiap anggota harus mampu menjaga tempo dan mengikuti aba-aba selama berjalan. Kesalahan kecil dalam ritme dapat memengaruhi permainan anggota lainnya. Karena itu, latihan semacam ini menjadi pengalaman penting untuk membangun koordinasi antarpemain.

(Baca juga: Dari Kelas TKJ SMK Nuris ke Olimpiade Sejarah, Djimi Pulang Membawa Medali Perunggu Olimpiade Tingkat Nasional)

Antusiasme masyarakat turut memberikan energi tersendiri bagi para siswa. Banyak warga yang memilih berhenti sejenak untuk melihat penampilan. Beberapa di antaranya tampak mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon seluler.

Kehadiran masyarakat yang menyaksikan dari sisi jalan membuat suasana semakin hidup. Penampilan drumband tidak hanya menjadi kegiatan internal sekolah, tetapi juga berubah menjadi hiburan sederhana yang dapat dinikmati warga sepanjang perjalanan.

Nikita Yuni Lestari, S.H., selaku pembina ekstrakurikuler drumband SMK Nuris Jember, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan anggota drumband agar tidak hanya memiliki kemampuan bermusik, tetapi juga siap tampil di tengah masyarakat.

“Latihan di jalan seperti ini penting untuk melatih kekompakan dan mental anak-anak. Mereka belajar menjaga ritme sambil berjalan, mengikuti aba-aba, dan tetap percaya diri ketika banyak masyarakat yang menyaksikan. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat antusias dan itu menjadi semangat tersendiri bagi mereka,” ujar Nikita.

Menurutnya, antusiasme warga juga menunjukkan bahwa kegiatan siswa dapat memberikan warna positif bagi lingkungan sekitar. Penampilan drumband yang dilakukan dalam suasana Hari Pramuka menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat.

Selain kemampuan bermusik, kegiatan tersebut juga menanamkan nilai kedisiplinan dan kebersamaan. Para siswa harus mengikuti barisan, menjaga jarak, memperhatikan instruksi, serta menyelesaikan rute bersama-sama. Semua anggota memiliki peran yang saling berkaitan.

Bagi para santri taruna dan siswa SMK Nuris Jember, perjalanan dari Jalan Pangandaran menuju Perumahan Mahkota Raya Rengganis menjadi pengalaman yang berbeda dari latihan rutin. Mereka tidak hanya berlatih memainkan alat musik, tetapi juga belajar tampil dengan penuh tanggung jawab di ruang publik. Kegiatan pun berlangsung dengan semarak hingga rombongan tiba di tujuan. Antusiasme masyarakat yang menyaksikan menjadi bagian dari cerita tersendiri dalam peringatan Hari Pramuka kali ini.

Melalui dentuman drum dan langkah yang serempak, SMK Nuris Jember tidak hanya berlatih mereka turut menghadirkan semangat kebersamaan dan hiburan bagi masyarakat sepanjang Jalan Pangandaran. (MFAF.Red)

Related Post