Reuni Akbar dan Harlah ke-45 Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, Satukan Alumni Lintas Generasi

Reuni Akbar dan Harlah ke-45 Nuris Jember Berlangsung Meriah dan Hangat

Pesantren Nuris – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam acara Reuni Akbar dan Harlah ke-45 Pondok Pesantren Nurul Islam Jember yang digelar pada 23 Agustus 2026. Bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Nuris, kegiatan tersebut mempertemukan para alumni dari berbagai generasi bersama seluruh jajaran pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Jember.

Para alumni hadir dari berbagai angkatan, mulai dari generasi awal berdirinya pondok pesantren hingga alumni yang lebih muda. Pertemuan lintas generasi tersebut berlangsung meriah sekaligus sarat hikmah. Selain menjadi momentum memperingati usia ke-45 tahun pondok pesantren, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga tradisi yang telah terbangun sejak dahulu.

Rangkaian acara dipandu oleh Dinda Salsabila Alfianti dan Talita Qonita Zafkira yang bertugas sebagai pembawa acara. Keduanya juga merupakan alumni Pondok Pesantren Nurul Islam Jember.

Kegiatan dimulai pukul 09.17 dengan pembukaan dan pembacaan Surah Al-Fatihah secara bersama-sama. Sesaat kemudian, pada pukul 09.18, suasana menjadi lebih khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Obeirtan Alfrido, anggota Ashabul Muhyi.

(Baca juga : 45 Tahun Nuris, Penuh Doa dan Harapan: MA Unggulan Nuris Rayakan Harlah di Dalem Selatan)

Memasuki pukul 09.30, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Rangkaian tersebut dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia Harlah Pondok Pesantren Nurul Islam Jember pada pukul 09.35.

Kesan nostalgia mulai terasa ketika acara memasuki sesi penyampaian pesan dan kesan alumni pada pukul 09.40. Sesi tersebut dibawakan oleh Ustadzah Hasanatul Hasanah bersama Ustadz Iqbal Khofi. Keduanya turut menghidupkan kembali cerita dan kenangan selama menjadi bagian dari Pondok Pesantren Nurul Islam Jember.

Selanjutnya, pada pukul 10.15, Gus Robith Qoshidi, L.C. menyampaikan sambutan pengasuh. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa reuni akbar tersebut menjadi salah satu cara untuk menyambungkan sanad para alumni kepada kiai dan nyai. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk kembali mempererat hubungan silaturahmi antara alumni dan pondok pesantren.

Rangkaian acara berlanjut dengan pelantikan Ketua Pengurus Pembantu Pondok Pesantren Nurul Islam Jember atau P4 Nuris untuk masa jabatan 2026–2027 pada pukul 10.35. Pelantikan dilakukan oleh Ustadz Abu Bakar selaku Ketua P4 Nuris masa jabatan 2025–2026.

Tidak lama setelah prosesi pelantikan, suasana semakin hangat dengan pemotongan tumpeng pada pukul 10.47. Gus Robith Qoshidi, L.C. memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada Syaikhul Ma’had Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, K.H. Muhyiddin Abdusshamad, sebagai simbolis dibukanya rangkaian acara.

Pada pukul 10.49, lantunan syi’ir Mabruk Alfa Mabruk yang dibawakan oleh Ashabul Muhyi turut mengiringi suasana. Beberapa menit kemudian, tepat pukul 10.53, perwakilan dari angkatan pertama menyerahkan tumpeng kepada Gus Robith.

Momentum spiritual kembali terasa pada pukul 10.56 melalui prosesi pengijazahan, selawat, dan doa yang dipimpin oleh Syaikhul Ma’had K.H. Muhyiddin Abdusshomad. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan, “Orang yang hadir di acara ini bukan orang yang rela mengorbankan waktunya, melainkan orang yang hatinya suci, murni, dan ikhlas ingin menghadiri acara ini.”

Kebersamaan semakin terlihat ketika K.H. Muhyiddin Abdusshamad mengajak anak-anak yang hadir untuk mendekat dan mengikuti sesi foto bersama jajaran pengasuh pada pukul 10.59.

Setelah itu, giliran para alumni mengabadikan momen bersama para pengasuh. Mulai pukul 11.13, sesi foto dilakukan secara bertahap berdasarkan angkatan, dimulai dari angkatan 1983–2000, kemudian dilanjutkan dengan angkatan 2001 hingga angkatan berikutnya.

Setelah seluruh rangkaian foto bersama selesai, acara ditutup dengan ucapan syukur dan pembacaan hamdalah bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Salah satu alumni angkatan 2006 mengungkapkan kebahagiaannya dapat kembali bertemu dengan teman-teman lama.

“Pesan saya untuk acara ini, semoga para alumni bisa hadir semua pada acara reuni akbar tahun depan. Kesan saya sangat senang karena bisa bertemu lagi dengan teman lama yang sudah lama tidak bertemu,” ujarnya.

Reuni akbar tersebut tidak hanya menjadi perayaan 45 tahun perjalanan Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para alumni untuk kembali menyambung silaturahmi, mengenang perjalanan masa lalu, dan menjaga hubungan dengan almamater serta para pengasuh. (JUL/FDL/FNF.Red)

Related Post