Semangat belajar dan keberanian menghadapi tantangan pada Olimpiade Matematika OSPENAS 2026 tingkat Nasional
Pesantren Nuris — Prestasi akademik kembali diraih oleh peserta didik MA Unggulan Nuris Jember pada ajang Olimpiade Sains Pelajar Nasional (OSPENAS) 2026. Kali ini, Siti Masythoh, siswi kelas XI F yang akrab disapa Sita, berhasil meraih Medali Perunggu pada Olimpiade Matematika tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (PUSKASNAS). Keberhasilan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa semangat belajar dan pembinaan yang berkelanjutan di MA Unggulan Nuris Jember terus melahirkan siswa-siswi berprestasi di tingkat nasional.
Sita berasal dari Jombang, Kabupaten Jember. Di sela kesibukannya sebagai pelajar dan santri, ia memiliki hobi membaca. Kebiasaan tersebut membantunya memperluas wawasan dan melatih kemampuan berpikir kritis. Baginya, membaca menjadi salah satu cara untuk terus belajar dan menemukan pengetahuan baru yang bermanfaat dalam kehidupan maupun dunia akademik.
Siswi kelas XI F ini memiliki cita-cita menjadi seorang CEO yang sukses. Impian tersebut menjadi penyemangat baginya untuk terus mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan membangun mental yang tangguh melalui berbagai kegiatan, termasuk mengikuti kompetisi akademik.
Keikutsertaan Sita dalam Olimpiade Matematika OSPENAS 2026 didorong oleh keinginannya untuk memperluas pengetahuan. Menurutnya, kompetisi bukan hanya tentang memperoleh penghargaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus belajar dari tantangan yang dihadapi.
“Saya ingin memperluas pengetahuan melalui perlombaan ini,” ungkap Sita.
(Baca juga : Optimis Jadi Kunci, Sita Persembahkan Medali untuk MA Unggulan Nuris Jember)
Motivasi yang selalu ia pegang sangat sederhana tetapi penuh makna, yaitu selalu bersikap optimis. Menurutnya, seseorang yang memiliki keyakinan terhadap dirinya sendiri akan lebih berani mencoba dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
“Optimis, bukan pesimis,” tuturnya singkat.
Untuk menghadapi Olimpiade Matematika tingkat nasional, Sita melakukan persiapan dengan memperbanyak latihan mengerjakan soal-soal serta memperdalam materi yang telah dipelajari. Ia memanfaatkan waktu luang untuk berlatih secara konsisten agar semakin terbiasa menghadapi berbagai tipe soal yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.
Meskipun telah melakukan persiapan dengan baik, Sita mengaku masih menghadapi tantangan saat perlombaan berlangsung. Beberapa soal membutuhkan kemampuan analisis yang lebih mendalam sehingga cukup sulit untuk dipahami.
“Sulit memahami beberapa soal yang diujikan menjadi tantangan terbesar bagi saya,” jelasnya.
Namun demikian, ia tetap berusaha menyelesaikan setiap soal dengan kemampuan terbaik yang dimiliki. Baginya, setiap kesulitan merupakan bagian dari proses belajar yang akan memberikan pengalaman berharga untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Selain aktif dalam bidang akademik, Sita juga mengikuti ekstrakurikuler Matematika dan Pramuka. Melalui ekstrakurikuler Matematika, ia memperoleh pembinaan yang membantu meningkatkan kemampuan berpikir logis dan analitis. Sementara kegiatan Pramuka membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
Kerja keras yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil membanggakan. Pada pengumuman hasil Olimpiade Matematika OSPENAS 2026 tingkat Nasional, nama Sita tercatat sebagai peraih Medali Perunggu. Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan akademiknya.
“Saya merasa sangat senang, happy, dan bangga atas prestasi ini,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Bagi Sita, medali yang diraih bukanlah akhir dari perjalanan. Justru prestasi tersebut menjadi langkah awal untuk terus berkembang dan berusaha meraih pencapaian yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Di akhir wawancara, Sita menyampaikan pesan kepada teman-teman agar tidak mudah menyerah dalam mengejar impian.
“Tetap semangat dan terus tingkatkan usaha untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi serta menjadi yang terbaik,” pesannya.
Ia juga berharap dapat meraih prestasi yang lebih baik pada kompetisi tingkat yang lebih tinggi. Harapan tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus belajar, memperbanyak pengalaman, dan meningkatkan kemampuan di bidang Matematika.
Prestasi yang diraih Sita kembali menunjukkan bahwa MA Unggulan Nuris Jember terus berhasil menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan potensi peserta didik. Melalui pembinaan akademik yang berkesinambungan, dukungan para guru, serta semangat belajar siswa, madrasah terus melahirkan generasi yang mampu bersaing dalam berbagai kompetisi nasional.
Keberhasilan Siti Masythoh meraih Medali Perunggu Olimpiade Matematika OSPENAS 2026 tingkat Nasional diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MA Unggulan Nuris Jember untuk terus belajar, berani menghadapi tantangan, dan tidak pernah berhenti mengembangkan kemampuan. Dengan optimisme, kerja keras, dan ketekunan, prestasi yang lebih tinggi akan selalu dapat diraih pada masa depan. [LA.Red]
Nama : Siti Masythoh
Hobi : Membaca
Cita2 : CEO Kaya raya
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Kelas Formal : XI F
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Matematika pada Olimpiade Sains Pelajar Nasional (OSPENAS) 2026 tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (PUSKASNAS)
