Bersiap Bawa Almamater MA Unggulan Nuris dan Kabupaten Jember Terbang di Ajang OMI Provinsi
Pesantren Nuris — Gelaran ajang bergengsi bertajuk Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Jember yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia pada 07 s.d 08 September 2026 kemarin menyisakan kisah membanggakan. Pasalnya, Musfirotun Nawiroh berhasil merebut juara 2 bidang biologi dan melaju ke tingkat Provinsi Jawa Timur.
Dengan perolehan nilai yang cukup meyakinkan yakni, 72 (melalui informasi dari laman webiste OMI 2026 Kemenag RI pada 13 September 2026), santri yang kini duduk di kelas XI F MA Unggulan Nuris Jember tersebut berhak melanjutkan berkompetisi mewakili Kabupaten Jember ke tingkat provinsi yang kabarnya akan dilaksanakan pada pekan pertama Oktober 2026 mendatang.
Saat dikonfirmasi oleh tim website pesantrenuris.net, Firoh, sapaan akrabnya di Pesantren Nuris Jember, tak bisa menyembunyikan rasa senang dan bangganya saat mendapat kabar dari para guru MA Unggulan Nuris atas keberhasilannya pada ajang OMI 2026 kali ini. “Alhamdulillah saya sangat senang dan tidak menyangka seperti mimpi sebab persaingan lomba kemarin sangat sulit.” Tukas Firoh.
(baca juga: Vidic Menyala, Jaminan Piala, Kembali Banggakan Lewat Story Telling di Universitas NU Sidoarjo)
Santri asal Tegalrejo, Mayang, Jember ini juga menuturkan tentang persiapannya selama kompetisi ini berlangsung. “Kurang lebih hampir 2 bulan saya dan teman-teman mempersiapkan materi, diskusi, latihan soal bersama guru pembimbing. Kegiatan sekolah, pesantren juga tetap dijalani sebenarnya meski porsi intensif OMI lebih padat. Meski terkadang merasa lelah, alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan. Semoga ke depannya juga diberi kemudahan.” Imbuhnya.
Keberhasilan Firoh memenangi ajang OMI 2026 menambah catatan emas bagi lembaga yang dipimpin oleh Ning Balqis Al Humairo selaku Kepala MA Unggulan Nuris tersebut. Pasalnya, ia terus melanjutkan estafet prestasi setidaknya dalam kurun waktu 3 tahun terakhir dalam ajang resmi Kemenag RI ini.
Dua tahun sebelumnya, atas nama Asna mampu menembus OMI (sebelumnya bernama Kompetisi Sains Madrasah /KSM) pada bidang kimia hingga ke kancah nasional di Gorontalo. Sementara, pada tahun 2025 lalu, Fauzan Muhtar Fadilah mampu menembus OMI kabupaten pada bidang fisika.
(baca juga: Raih Piala MQK Fathul Qorib Tingkat Nasional di Sarang Jawa Tengah, Santri MA Unggulan Nuris Membanggakan)
“Setelah dinyatakan lolos ini, saya tidak boleh berpuas diri. Meski cukup sedih karena hanya sendiri yang akan melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi. Semoga saya diberi kekuatan untuk semakin semangat belajar, melatih mental sehingga tetap bisa memberikan yang terbaik untuk MA Unggulan Nuris dan Jember di ajang OMI ini.”
Bagi Musfirotin Nawiroh yang menjadi salah satu kunci keberhasilannya dalam meraih kemenangan ini karena totalitas fokus dan hobinya dalam membaca. Kekuatan literasi menjadi salah satu fondasi kuat dalam meningkatkan wawasan dan ketajaman nalar dalam memecahkan soal-soal sulit.
Apalagi, ia memang nyaris setiap bulan kerap mengikuti berbagai kompetisi secara daring demi melatih kecermatan dan membangun mental juaranya. Ruang kreativitas dan kesempatan belajar yang intensif di MA Unggulan Nuris turut menjadi dorongan dan dukungan baginya untuk tetap bisa bersaing meski berada di lingkungan pesantren.
Sepulang belajar di kelas MA Unggulan Nuris, Firoh dikenal aktif dalam kegiatan ekskul sains khususnya bidang biologi. Ini menjadi bukti totalitasnya dalam belajar dalam meningkatkan kompetensi di bidang biologi baik secara teoritis maupun praktik di laboratorium yang representatif.
Deretan prestasi yang pernah diraih oleh remaja yang juga memiliki talenta suara merdu ini di antaranya, medali perak olimpiade bahasa Indonesia ajang OSPN 2026; medali perak olimpiade bahasa Indonesia ajang OSPENAS 2026; medali perunggu olimpiade biologi ajang OSH 2026; dan medali perak olimpiade biologi ajang KSN 2026. Keempat prestasi nasional ini diraihnya dalam 3 bulan terkahir, amazing bukan?
Ning Balqis Al Humairo, turut menyatakan rasa bangga atas capaian prestasi anak didiknya. “Alhamdulillah saya sangat bangga kepada ananda Musfirotun Nawiroh atas pencapaiannya sebagai juara 2 OMI 2026 pada bidang biologi ini. Kita terus melanjutkan estafet juara semoga di tingkat provinsi juga diberi kemudahan dan terus menginspirasi bagi semua santri.”[AF.Red]
