Taklukkan Tantangan Kimia, Shofiyah Persembahkan Medali Perunggu untuk SMA Nuris Jember

Aktif di Ekstrakurikuler Kimia, Shofiyah Perkuat Persiapan dengan Latihan Soal dan Pemahaman Materi

Pesantren Nuris – Tidak selalu mudah untuk memulai belajar. Bagi Shofiyah Sayyidatur Rohmah, rasa malas terkadang menjadi tantangan yang harus ia hadapi sebelum mempersiapkan diri untuk sebuah kompetisi. Namun, keinginan untuk berkembang membuat siswi SMA Nuris Jember itu memilih melawan rasa tersebut dan kembali menekuni materi yang akan diujikan.

Perjuangan itu kemudian berbuah prestasi. Shofiyah berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Kimia dalam ajang “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional pada 26 April 2026.

“Kadang sebelum belajar saya merasa malas, tetapi rasa malas itu harus saya lawan. Kalau terus mengikuti rasa malas, persiapan tentu tidak akan maksimal,” ujar Shofiyah.

Saat mengikuti kompetisi tersebut, Shofiyah masih duduk di kelas X-1 Brainy Class. Kini, ia telah naik ke kelas XI MIPA 1 Brainy Class. Prestasi tersebut juga bukan pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi kimia tingkat nasional. Sebelumnya, ia pernah memperoleh Medali Perunggu Olimpiade Kimia dalam ajang Pekan Sains Pelajar Indonesia.

Ketertarikannya terhadap bidang kimia turut tumbuh melalui kegiatan di sekolah. Shofiyah mengikuti ekstrakurikuler kimia, sehingga kesempatan mengikuti olimpiade menjadi salah satu ruang baginya untuk menguji sekaligus memperdalam pengetahuan yang telah dipelajari.

“Saya mengikuti lomba ini karena ingin menambah pengalaman dan mencoba kemampuan saya dalam bidang kimia. Apalagi di sekolah saya juga mengikuti ekstrakurikuler kimia, jadi saya ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar lebih banyak,” jelasnya.

(Baca juga: Langkah Raya Aulia Berbuah Medali Perak, SMA Nuris Jember Ukir Prestasi di Olimpiade Bahasa Indonesia Nasional)

Untuk menghadapi kompetisi, Shofiyah tidak hanya mengandalkan pemahaman yang diperoleh selama pembelajaran. Ia mempersiapkan diri dengan memperbanyak latihan soal, mengingat kembali berbagai rumus, serta berusaha memahami materi secara lebih mendalam. Cara tersebut dilakukan agar dirinya lebih siap ketika berhadapan dengan soal-soal olimpiade.

Proses belajar itu tentu membutuhkan dorongan untuk tetap konsisten. Shofiyah memiliki sebuah pemikiran yang selalu ia ingat ketika semangat belajar mulai menurun. Baginya, rasa lelah dalam belajar perlu dibandingkan dengan perjuangan orang tua dalam memenuhi kebutuhan dan memberikan pendidikan.

“Kalau mulai merasa lelah, saya selalu mengingat bahwa orang tua juga lelah membiayai kebutuhan dan sekolah saya. Dari situ saya berusaha untuk kembali semangat dan tidak mudah menyerah,” ungkapnya.

Shofiyah merupakan putri dari Bapak Buhari dan Ibu Misini. Berasal dari Kalisat, Jember, ia memiliki cita-cita menjadi dokter. Keinginannya tersebut menjadi salah satu alasan untuk terus membangun kebiasaan belajar dan mengembangkan kemampuan akademik.

Perjalanan Shofiyah di lingkungan Pesantren Nuris Jember juga telah dimulai sejak jenjang sebelumnya. Sebelum menjadi siswi SMA Nuris Jember, ia bersekolah di MTs Unggulan Nuris, yang sama-sama berada di bawah naungan Pesantren Nuris Jember. Berlanjutnya pendidikan di lingkungan yang sama membuat perjalanan belajarnya terus bersambung hingga saat ini.

Bagi Shofiyah, mengikuti olimpiade memberikan kesan tersendiri. Selain memperoleh pengalaman baru, ia merasa senang dapat kembali mencoba kemampuan melalui kompetisi. Medali yang diraih menjadi hasil dari proses persiapan yang telah ia jalani.

“Saya senang bisa mengikuti lomba ini. Pesan saya untuk diri sendiri dan teman-teman, teruslah berusaha dan jangan mudah menyerah, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil,” tuturnya.

Di balik medali perunggu yang kini menjadi bagian dari perjalanan prestasinya, Shofiyah menyimpan harapan yang sederhana sekaligus berarti. Ia ingin setiap usaha yang dilakukan dalam belajar dapat menjadi langkah untuk mewujudkan cita-cita sekaligus memberikan kebahagiaan bagi kedua orang tuanya.

“Saya berharap bisa terus berkembang dan yang paling utama saya ingin membahagiakan orang tua melalui apa yang saya capai,” pungkas Shofiyah. [ANF.Red]

 

Nama : Shofiyah Sayyidatur Rohmah

Alamat : Kalisat, Jember

Cita-Cita : Dokter

Kelas : X-1 Brainy Class

Lembaga : SMA Nuris Jember

Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Kimia dalam ajang “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional, 26 April 2026.

Riwayat Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Kimia “Pekan Sains Pelajar Indonesia” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Generasi Maju Indonesia, 19 April 2026

Related Post