Tiga Kitab Kuning Warnai Perjalanan Prestasi Willy Gunawan Menuntut Ilmu di SMK Nuris Jember

Belajar Jaringan, Mendalami Kitab: Kisah Willy dari Simalungun

Pesantren Nuris – Perjalanan menuntut ilmu tidak selalu berhenti pada ruang kelas. Hal itu tercermin dari pencapaian Willy Gunawan Hartono, siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Nuris Jember, yang berhasil mengkhatamkan tiga kitab kuning dalam kegiatan Wisuda Kitab dan Tahfiz ke-10 pada April 2026 lalu.

Siswa yang berasal dari Bandar, Simalungun, Sumatera Utara, tersebut menuntaskan tiga kitab yang menjadi bagian dari pembelajaran keagamaan di lingkungan pesantren, yakni 101 Hadis, Ta’lim Muta’allim, dan Safinatunnajah. Keberhasilan itu menjadi catatan penting dalam perjalanan pendidikannya, sekaligus menunjukkan kesungguhan Willy dalam menjalani pembelajaran yang memadukan pendidikan kejuruan dan pendalaman ilmu agama.

Bagi siswa SMK, kemampuan akademik tentu tidak hanya diukur melalui pemahaman teori umum. Penguasaan mata pelajaran produktif menjadi bagian penting karena berhubungan langsung dengan kompetensi sesuai jurusan. Willy termasuk siswa yang memiliki kemampuan akademik menonjol di jurusan TKJ, terutama dalam mata pelajaran produktif.

(Baca juga: Khatam Tiga Kitab Kuning Jadi Catatan Istimewa Irham, Siswa Jurusan TSM SMK Nuris Jember)

Di jurusan TKJ, mata pelajaran produktif berkaitan dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan teknologi informasi, seperti perangkat komputer, jaringan, sistem kerja perangkat, serta pemecahan masalah teknis. Kemampuan dalam bidang tersebut membutuhkan ketelitian, logika, ketekunan, dan kemauan untuk terus mencoba. Potensi Willy dalam bidang produktif menjadi modal untuk mengembangkan kompetensinya, baik selama menempuh pendidikan maupun sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi.

Di sisi lain, Willy juga berusaha menjaga kedekatan dengan kegiatan mengaji. Kesibukan belajar di kelas tidak menghalanginya untuk menyelesaikan tiga kitab kuning. Pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan keterampilan dan pendidikan agama dapat dijalani secara beriringan. Keduanya memberikan bekal berbeda, tetapi sama-sama penting dalam membentuk pribadi yang berpengetahuan dan bertanggung jawab.

“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mengkhatamkan tiga kitab dan mengikuti Wisuda Kitab dan Tahfiz ke-10. Saya mengucapkan terima kasih kepada para kiai, ustaz, guru, dan orang tua yang sudah membimbing, mendoakan, serta mendukung saya selama belajar. Semoga ilmu yang saya pelajari bisa bermanfaat dan menjadi bekal untuk masa depan,” ungkap Willy.

Selain memiliki kemampuan akademik yang baik, Willy juga dikenal sebagai siswa yang takzim kepada guru. Sikap tersebut tercermin dalam penghormatan dan kepatuhannya terhadap arahan pendidik. Ia juga memiliki sopan santun dalam berinteraksi, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Karakter tersebut menjadi nilai penting yang melengkapi kemampuan akademiknya.

Tiga kitab yang dikhatamkan Willy memiliki pembahasan yang saling melengkapi. 101 Hadis menjadi sarana mempelajari hadis dan tuntunan Nabi Muhammad saw. Ta’lim Muta’allim membahas adab dalam menuntut ilmu, sedangkan Safinatunnajah memberikan dasar-dasar ilmu fikih.

Pencapaian Willy menjadi bukti bahwa prestasi siswa dapat tumbuh melalui banyak jalur. Kemampuan produktif di bidang TKJ, ketekunan mengaji, sikap takzim kepada guru, dan sopan santun merupakan bagian dari proses pendidikan yang saling menguatkan di SMK Nuris Jember. (MFAF.Red)

 

Nama : Willy Gunawan Hartono

Kelas : XII TKJ

Alamat : Bandar, Simalungun, Sumatera Utara

Hobi : olahraga

Cita-cita : pengusaha sukses

Lembaga : SMK Nuris Jember

Prestasi : Khatam 3 Kitab (101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)

Related Post