Di Panggung UNEC 2026 UPN Veteran Jawa Timur, M. Vidic Alghanis Raih Juara 1 Story Telling Nasional

Santri Piala dengan Segudang Prestasi Membanggakan tetap Rendah Hati dan Fokus Gapai Impian

Pesantren Nuris – Sepertinya bagi Vidic, tak sah rasanya jika setiap mengikuti kompetisi tanpa membawa pulang piala. Dari puluhan kompetisi yang pernah diikutinya, nyaris tak pernah tuntas dengan tangan hampa. Berjuluk santri piala, ia kembali berhasil menorehkan prestasi gemilang sebagai juara 1 story telling di ajang UNEC (UPN National English Competition) 2026 tingkat nasional.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Language Center (Pusat Bahasa) UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya ini diikuti oleh ratusan peserta pada 08 Oktober 2026 kemarin. Santri asal Kalisat Jember ini tampil memukau dan penuh percaya diri hingga dinobatkan sebagai pemenang serta berhak membawa medali emas, piagam juara, serta sejumlah uang pembinaan.

Santri yang duduk di kelas XII E MA Unggulan Nuris tersebut semakin gacor dalam mencatatkan namanya dalam papan prestasi. Baginya produktivitas dalam belajar bukan sekadar duduk anteng di bangku kelas menyimak guru mengajar, tetapi melakukan apa yang telah didapatkan di kelas menjadi talenta berkarya dan berprestasi.

(baca juga: Terinspirasi Keindahan Murottal Al Qur’an, Riset Santri MA Unggulan Nuris Juara 2 LKTI Nasional di ITS Surabaya)

Kompetisi story telling bukan sekadar kemampuan menyampaikan cerita dengan mahir dan penuh ekspresi, tetapi juga terdapat proses inovasi karya story telling yang baik dan representatif sehingga layak untuk dipanggungkan. Vidic mengemas naskah dongeng melalui riset, pengalaman, diskusi hingga bimbingan guru agar menghasilkan karya yang maksimal.

“Saya menyadari apa yang telah saya capai sejauh ini bukan perkara instan dan mudah. Sejak di bangku MI Unggulan Nuris, MTs Unggulan Nuris, hingga sekarang di MA Unggulan Nuris saya benar-benar terfasilitasi pembimbingan yang berkelanjutan. Saya juga tak mudah puas dengan pencapaian, justru saya banyak belajar dalam berbagai lomba dan mungkin kegagalan yang pernah saya alami.” Tukas nama lengkap M. Vidic Alghanis ini.

Vidic bukan hanya termasuk dalam peringkat kelas terbaik, ia menunjukkan kualitas talenta belajarnya hingga berhasil menorehkan banyak piala. Lihat saja, pada 18 September 2026 kemarin, ia mengguncang panggung Muamalah Festival 2026 di UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya dengan gagasan inovatifnya dalam cabang lomba pidato bahasa Indonesia sehingga didapuk sebagai pemenang kedua.

(baca juga: Riset Cemerlang Santri MA Unggulan Nuris Juarai LKTI Nasional Ajang Pekan Ilmiah Fisika Universitas Negeri Yogyakarta)

Deretan prestasi santri piala ini memang mentereng apalagi di tahun 2026 ini. Pada 31 Mei 2026 lalu, Vidic berhasil memenangi kompetisi story telling di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo sebagai pemenang kedua. Tak cukup di situ, rekor prestasi Vidic dalam rentang tahun pelajaran 2025/2026 pernah meraih juara 2 story telling ajang Beldufest 2026 di UNIPDA Jombang; Juara 1 Story Telling Nasional di UIN Maliki Malang. Ia juga pernah meraih juara 1 Story Telling Nasional Esa FEST 2025.

Ia juga meraih Juara 1 Story Telling Nasional Semarak Fikes UM Jember; juara 2 story telling ajang Final Cambridge Class nasional di UIN KH. Achmad Siddiq Jember, juara 1 story telling ajang U’Fest 2026 di UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, dan juara 2 Debat Bahasa Inggris (NSDC) Kemendikdasmen tingkat Kabupaten Jember.

Di bulan Agustus 2026 lalu ia juga telah berhasil meraih juara 1 pidato bahasa Indonesia ajang Bahana Muharram, juara 3 story telling di Universitas NU Sidoarjo. Dengan meyakinkan dan percaya diri, santri asal Kalisat, Jember ini berhasil meraih juara harapan 2 Story Telling tingkat nasional dalam ajang Voice in Brilliant English (VIBE) 2026 di Politeknik Negeri Malang (Polinema) pada 05 September 2026 kemarin.

Saat ini, ia menatap persiapan ujian TKA dan bersiap lebih berprestasi di kampus impiannya kelak. Meski demikian, “nafsu” untuk terus berkompetisi dan meraih prestasi tetap membara dalam dadanya. Baginya, selama masih ada kesempatan, mengapa tidak.[AF.Red]

Related Post