Fathin Nafisa, Alumni MA Unggulan Nuris 2026, Lanjutkan Langkah ke Pendidikan Bahasa Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Fathin membawa satu cita-cita yang semakin jelas: menjadi guru yang mengajarkan bahasa Arab

 Pesantren Nuris — Tidak semua langkah setelah kelulusan harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Bagi Fathin Nafisa Aulia Rahma, langkah itu dimulai dengan memilih bidang yang benar-benar ingin ia tekuni. Alumni MA Unggulan Nuris tahun 2026 tersebut kini melanjutkan pendidikan di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Kabar diterima di perguruan tinggi negeri itu disambut Fathin dengan rasa senang. Baginya, menjadi mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab bukan sekadar melanjutkan pendidikan, tetapi juga mendekatkan diri pada cita-cita yang ingin ia wujudkan: menjadi seorang guru.

Pilihan itu memiliki alasan yang sederhana sekaligus kuat. Fathin ingin mengajarkan bahasa Arab. Karena itu, ia memilih program studi yang menurutnya dapat menjadi jalan untuk memperdalam ilmu sekaligus mempersiapkan diri menjadi pendidik.

Namun, perjalanan Fathin menuju bangku kuliah tidak hanya diisi dengan kegiatan akademik. Selama menjadi siswa di Nuris, ia aktif dalam organisasi sebagai sekretaris Divisi Ubudiyah. Dari sana, ia belajar menjalankan tanggung jawab, bekerja bersama orang lain, dan terlibat dalam berbagai kegiatan di lingkungan madrasah.

(Baca juga: Elly, Alumni MA Unggulan Nuris 2026, Mengubah Hobi Memasak Menjadi Langkah Menuju Ahli Gizi)

Ketertarikannya pada bidang keislaman juga pernah mengantarkannya meraih prestasi. Fathin berhasil meraih Juara 3 Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) kategori Mukhtasar Jiddan.

Pengalaman tersebut kini menjadi bagian dari bekalnya memasuki dunia perkuliahan. Bahkan, aktivitasnya di lingkungan pesantren tetap berlanjut. Di kampus, Fathin aktif sebagai pengurus ma’had.

Bagi Fathin, perjalanan pendidikan tidak berhenti ketika berhasil diterima di perguruan tinggi. Ia sudah memiliki target berikutnya. Ia berharap dapat mengikuti program fast track hingga jenjang S2.

“Harapannya bisa fast track S2,” ungkapnya.

Keinginan tersebut sejalan dengan cita-citanya menjadi guru. Ia ingin ilmu bahasa Arab yang dipelajarinya kelak tidak hanya menjadi bekal untuk dirinya sendiri, tetapi juga dapat diajarkan dan bermanfaat bagi orang lain.

Berasal dari Dusun Pondok Waluh, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Fathin kini memulai fase baru di Malang. Dari lingkungan pendidikan Nuris, ia melangkah menuju perguruan tinggi dengan membawa pengalaman organisasi, prestasi, dan cita-cita yang semakin terarah.

Untuk MA Unggulan Nuris, tempat yang menjadi bagian dari perjalanan pendidikannya, Fathin menyampaikan pesan singkat: “Sukses terus.”

Langkah Fathin masih panjang. Pendidikan Bahasa Arab yang kini ia tempuh hanyalah satu bagian dari perjalanan menuju cita-cita yang lebih besar. Kelak, ia ingin kembali membawa ilmu itu ke ruang pendidikan bukan lagi sebagai siswa, melainkan sebagai seorang guru. [LA.Red]

Nama                  : Fathin Nafisa Aulia Rahma

Alamat                : Kencong, Jember

Hobi                    : Membaca

Cita2                   : Guru

Lembaga            : MA Unggulan Nuris

Tahun Lulus      : 2026

Kuliah                 : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Related Post