Yusril kini menempuh pendidikan di Universitas Jember sambil tetap aktif bermain voli dan basket
Pesantren Nuris — Bagi Muhammad Yusril Muqoddas, olahraga bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu luang. Voli menjadi olahraga yang dekat dengan cita-citanya, yakni menjadi atlet. Bahkan setelah lulus dari MA Unggulan Nuris Jember, kegemarannya itu tetap ia pertahankan di tengah kesibukannya menjalani kehidupan sebagai mahasiswa.
Alumni MA Unggulan Nuris tahun 2026 asal Ajung Klanceng, Jember, ini kini menempuh pendidikan di Universitas Jember, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Program Studi Pendidikan Ekonomi. Ketika mengetahui dirinya diterima di perguruan tinggi tersebut, Yusril mengaku merasa biasa saja. Baginya, penerimaan itu menjadi bagian dari perjalanan yang harus dijalani, termasuk ketika program studi yang diperoleh ternyata berbeda dari harapan awal.
Yusril secara terbuka mengakui bahwa dirinya merasa salah jurusan. Pendidikan Ekonomi bukan pilihan yang sepenuhnya sesuai dengan keinginannya. Meski demikian, ia berusaha menerima keadaan dengan ikhlas. Sikap tersebut menjadi bekal untuk tetap melangkah dan menjalani kesempatan pendidikan yang telah diperolehnya.
Alih-alih berhenti pada perasaan bahwa jurusan yang dijalani tidak sesuai harapan, Yusril memilih untuk tetap melanjutkan perjalanannya. Ia berharap dapat menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Harapan itu menjadi tujuan sederhana yang ingin diwujudkannya selama menempuh pendidikan tinggi maupun dalam kehidupan sehari-hari.
(Baca juga: Cerdas dan Bertalenta, Lulusan MA Unggulan Nuris Sandang Duta Psikologi di Universitas Negeri Surabaya)
Di luar kegiatan perkuliahan, olahraga tetap menjadi bagian penting dalam keseharian Yusril. Ia sering bermain voli dan basket. Aktivitas tersebut memberinya kesempatan untuk tetap dekat dengan dunia olahraga yang disukai sekaligus mengisi waktu di tengah rutinitas sebagai mahasiswa.
Kecintaannya terhadap voli sejalan dengan cita-citanya untuk menjadi atlet. Walaupun kini sedang menempuh pendidikan di bidang ekonomi, keinginan tersebut tetap menjadi bagian dari dirinya. Perjalanan akademik dan minat terhadap olahraga menjadi dua hal yang ia jalani berdampingan, sembari terus membuka diri terhadap pengalaman baru.
Selama bersekolah di MA Unggulan Nuris Jember, Yusril juga mengikuti kegiatan Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan tersebut menjadi salah satu pengalaman di luar pembelajaran kelas yang mewarnai masa sekolahnya. Pengalaman selama menjadi siswa madrasah turut menjadi bagian dari perjalanan yang kini ia lanjutkan di lingkungan perguruan tinggi.
Sebagai alumni, Yusril memiliki kebanggaan tersendiri terhadap MA Unggulan Nuris. Madrasah tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikannya hingga ia menyelesaikan jenjang menengah atas dan melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Kebanggaan itu menjadi kenangan yang ia bawa saat memasuki lingkungan baru sebagai mahasiswa.
Ke depan, Yusril berharap dapat terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik daripada sebelumnya. Ia masih memiliki perjalanan panjang untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan menemukan berbagai peluang. Dengan tetap menjalani kuliah serta mempertahankan kecintaannya pada voli dan basket, ia memiliki kesempatan untuk terus bertumbuh melalui beragam pengalaman.
Perjalanan setelah lulus sekolah tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada kalanya seseorang harus menerima pilihan yang berbeda dari keinginan awal dan belajar menjalaninya dengan lapang hati. Bagi Yusril, kuliah di Universitas Jember menjadi babak baru yang ia jalani dengan ikhlas, sembari tetap menjaga semangat terhadap olahraga yang dicintainya. Kini, ia melangkah ke depan dengan satu harapan sederhana: menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. [LA.Red]
Nama : Muhammad Yusril Muqoddas
Alamat : Ajung Klanceng, Jember
Hobi : Olahraga
Cita2 : Atlet
Lembaga : MA Unggulan Nuris, 2026
Kuliah : Universitas Jember, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Program Studi Pendidikan Ekonomi
