Semangat Riset, Geliat Literasi Santri di Tengah Arus Globalisasi, MA Unggulan Nuris Luar Biasa
Pesantren Nuris – Putra Dewa Nichola kembali mengibarkan bendera almamater MA Unggulan Nuris dengan torehan prestasi gemilang. Belum genap sebulan berlalu berhasil meraih prestasi di ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat nasional di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), ia kembali mencatatkan namanya dalam prestasi Lomba Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an (LKTIQ) ajang MTQ Pemkab Jember 2026.
Jika pada gelaran Pekan Ilmiah Fisika Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Sabtu, 03 Oktober 2026 lalu ia bersama tim LKTI MA Unggulan Nuris berhasil meraih juara 2, kali ini secara individual berhasil meraih juara 3. Semangatnya dalam menggali ide dan menuangkan riset dalam karya ilmiah semakin menggelora.
(baca juga: Di Panggung UNEC 2026 UPN Veteran Jawa Timur, M. Vidic Alghanis Raih Juara 1 Story Telling Nasional)
Ajang bergengsi MTQ tingkat Kabupaten Jember yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember pada 17 Oktober 2026 kemarin memberikan pengalaman yang mengesankan bagi Putra, sapaan akrabnya. Di tengah kesibukan padatnya pembelajaran di MA Unggulan Nuris, santri yang kini duduk di kelas XII B ini masih bersemangat melakukan riset dan berprestasi.
“Bagi saya literasi dan dunia riset itu memiliki tantangan dan keseruan tersendiri. Meski terbilang rumit dan butuh ketelatenan, tetapi alhamdulillah MA Unggulan Nuris memberikan saya ruang dan pengembangan sehingga saya terus bersemangat. Sejak kelas X saya aktif di kegiatan jurnalis dan sekarang buah dari kebiasaan dalam menulis itu yang saya dapatkan.” Tukas Putra.
(baca juga: Mental Juara, Ahmad Harisun Nafi’ Boyong Piala Khitobah Ajang Hazaroby 2026 di UIN Ponorogo)
Santri asal Mumbulsari, Jember ini memang dikenal memiliki hobi membaca dan menulis. Meski juga dikenal cukup pendiam di kelas, tetapi daya baca dan wawasannya membuatnya menjadi pribadi yang kaya ide dan memiliki rasa ingin tahu yang besar. Tak ayal, dunia riset betul-betul membuatnya terpikat dalam produktivitas sebagai santri.
Bertepatan dengan puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 pada 22 Oktober 2026 kemarin, ia diundang Bupati Jember, Gus Fawait, untuk turut hadir dalam seremonial penganugerahan jawara MTQ Pemkab Jember 2026. Ia berhak mengantongi piala juara 3, piagam prestasi, hingga uang pembinaan juataan rupiah.
Selain di bidang literasi dan riset, santri cerdas kelahiran Agustus 2009 ini juga pernah meraih medali perak olimpiade fikih tingkat nasional dalam ajang Siswa Muslim Nusantara yang diselenggarakan oleh Lembaga Bina Prestasi Nusantara pada 02 Maret 2026 lalu. Kecintaannya pada dunia fikih membuatnya bercita-cita kelak menjadi seorang guru PAI yang modern yang kaya ide dan inovatif.[AF.Red]
