Mengusap Wajah Setelah Shalat

Soal:

Salah satu kebiasaan yang sering kita lihat, setiap selesai salam dalam shalat, orang-orang mengusap wajah dengan tangan kanannya. Bagaimanakah hukumnya?

Jawab:

Setelah berdoa, Rasulullah SAW selalu mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. Dalam sebuah hadits disebutkan:

عَنِ السَّائِبِ بْنِ يَزِيْدَ عَنْ أَبِيْهِ أَنَّ النَّبِيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ إِذَا دَعَا فَرَفَعَ يَدَيْهِ مَسَحَ وَجْهَهُ بِيَدَيْهِ (سنن أبي داود، رقم ١٢٧٥)

“Dari Sa’ib bin Yazid dari ayahnya “Apabila Rasulullah SAW berdoa beliau selalu mengangkat kedua tangannya lalu mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.” (Sunan Abi Dawud, 1257).

Begitu pula orang yang telah selesai melaksanakan shalat, ia juga disunnahkan mengusap wajah kedua tangannya. Sebab shalat secara bahasa berarti berdoa karena di dalamnya terkandung doa-doa kepada Allah SWT Sang Khaliq. Sehingga orang yang mengerjakan shalat juga sedang berdoa. Maka wajar jika setelah shalat ia juga disunnahkan mengusap muka.

(baca juga: Dzikir dan Syair Sebelum Shalat Berjama’ah)

Imam Nawawi dalam kitab al-Adzkar mengutip hadits yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW selalu mengusap wajah dengan tangan, sekaligus tentang doa yang beliau baca setelah salam:

وَرَوَيْنَا فِي كِتَابِ ابْنِ السُّنِّي عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، كَانَ رَسُوْلُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا قَضَى صَلَاتَهُ مَسَحَ وَجْهَهُ بِيَدِهِ الْيُمْنَى.ثُمَّ قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيْمُ. اَللَّهُمَّ أَذْهِبْ عَنِّي الْهَمَّ وْالْحَزَنَ. (الأذكار، ٦٩)

 “Kami meriwayatkan (hadits) dalam kitabnya Ibn al-Sunni dari sahabat Anas RA bahwa Rasulullah SAW apabila selesai melaksanakan shalat, beliau mengusap wajahnya dengan tangan kanannya. Lalu berdoa, “Saya bersaksi tiada Tuhan kecuali Dia Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Ya Allah, hilangkanlah dariku kebingungan dan kesusahan.” (Al-Adzkar, 69)

(baca juga: Qunut Shalat Shubuh)

Hal ini menjadi bukti bahwa mengusap muka setelah shalat memang dianjurkan dalam agama, karena Nabi Muhammad SAW juga mengusap muka setelah shalat.

Sumber: KH Muhyiddin Abdusshomad. 2010. Fiqih Tradisionalis. Surabaya: Khalista.

 

Related Post